Black Heart

Black Heart
Eps. 61


__ADS_3

Keesokan hari


Aku menemui bunda di gubuknya


"Bun,ini hari terakhir raya disini,Raya mau mendaki ke mahameru"kata ku


"Baiklah nak,Hati hati"kata bunda


"Mau saya temani?"tanya bram


"Tidak"kataku


"Pengawal saya?"tanya nya


"saya ingin sendiri"kata ku


"Baiklah saya menunggu di rumah ayah"kata bram


Setelah Bram pergi aku juga menyiapkan apa yang perlu kubawa untuk menuju mahameru


Setelah 3 jam berlalu


Aku sampai di puncak mahameru


Air mataku tak dapat di bendung aku mengingat kembali tentang Arga


Aku teriak di atas puncak itu


"Arga aku akan melupakan mu aku tak mencintaimu lagi,AKU BUKAN DEWIMU!!!"


Jeritan ku


Rasa sakit di hati ku perlahan hilang karena aku sudah melampiaskan segalanya


"Sebegitu bencinya kamu?"tanya El


Ternyata dia ada disini


"Kamu kenapa disini?"tanya ku


"saya mengikuti mu"kata nya

__ADS_1


"Kenapa?"tanyaku


Dia membuka penutup mulutnya


"Karena aku adalah arga" kata El


Aku terdiam meratapinya,air mataku semakin deras mengalir


"Aku mengikutimu karena mencintaimu"


kata Arga


"Aku sama sekali tak mencintaimu lagi!"kataku


"Kamu berbohong! Ingatlah dulu kenangan bersamaku"kata Arga


"Kenangan pelecehan itu kah?"tanyaku sinis


"Bukan,Raya percayalah aku mencintaimu"kata nya


"Sebaiknya jauh jauh darinya,dia milikku"


Kata Bram


"Kali ini aku minta kamu jangan ikut campur !"


tegas arga


"Saya menyelamatkan dia dan mendapatkan hatinya sedangkan kamu?Dia tenggelam kamu pergi"kata bram


"Itu karena aku tak mau identitas ku ketahuan"kata Arga


"Arga dialah yang kupilih aku akan bersamanya kamu sebaiknya mengalah saja"kata ku


"Kamu menghasut raya!!!"teriak Arga dan memukul Bram


"Bram!!!! Stop arga!!!"teriak ku


Hidung Bram berdarah namun dia tak diam begitu saja dia menyerang Arga


"Sudah Hentikan ini semua!!!"teriak ku

__ADS_1


mereka tidak mau berhenti juga dan bram semakin babak belur,mereka sama sama lelaki tangguh tapi bagaimana pun tetap arga yang paling kuat karena dia mengikuti pelatihan ayahnya sebagai tentara


"Terima lah kematian!!!"teriak arga yang akan memukul Bram yang sudah terjatuh


"Hentikan!Pukul saja aku,Pukul aku!!!!"teriak ku


menghalangi Arga


"Kamu membelanya?"tanya Arga


"Tolong jangan sakiti dia dan lupakan lah aku"


kata ku


Arga kecewa dan pergi entah kemana sementara aku menelpon lisa dari ponsel Bram untuk memanggilkan ambulan


Saat ambulan tiba kami pergi ke rumah sakit terdekat bram tidak menyadarkan diri saat kami di rumah sakit selama dia di ugd lisa menemaniku,saya duduk bersama lisa di luar ruangan ugd dan lisa memeluk saya


"Lisa saya mencintainya"ucapku


"Saya mengerti non,tenanglah"kata lisa


"saya tak ingin kehilangan orang yang saya cintai"kata ku


"Bersabar ya non"kata lisa


"Ada yang bernama Raya?"tanya suster yang baru keluar dari ruang ugd


"Saya raya"kata ku


"Mari mbak ikut saya"kata suster itu


Ternyata Bram mencariku dan dokter juga suster meninggalkan kami


"Ray.."kata bram


"Sshh Tenanglah dulu kamu butuh istirahat,saya ada disini bersama mu"kata ku


Dia menjulurkan tangannya dan memberi sebuah cincin


"Ini cincin pernikahan kita,Saya hadiahkan untuk kamu karena saya tak yakin akan bertahan hidup"kata Bram

__ADS_1


"Saya mohon bertahanlah"kata ku


Sudah seminggu Bram di rumah sakit dan mulai pulih,Pak kepala desa juga datang ke rumah sakit


__ADS_2