
"Mereka tidak menyiksaku kamu lah yang menyiksaku!kamu buat aku menunggu,kamu berjanji akan datang menemuiku di umurku 12 tahun,apa buktinya!kamu hanya bisa memberikan luka!"ucapku tegas
"oh begitu ya?mereka tidak menyiksamu Tetapi mereka lah yang membuat kamu terikat dengan gavano! aku lah yang dari dulu menemanimu bermain dimana kakakmu itu?! aku lah yang mengingatkanmu makan dimana mamamu itu?! aku lah yang memberi tahumu banyak hal yang aku tahu dimana papamu?!"ucap daniel tegas
"mereka tidak salah"ucapku yang mulai menangis
"Memang orang tuamu tidak salah,tetapi kamu harus menerima takdir bahwa kita dipisahkan seperti itu dan dipertemukan seperti ini,apa kamu ingat aku pernah bilang aku akan mengajakmu tinggal dirumah pohon bersama selamanya,anggaplah villa ku ini rumah pohon itu dan tinggallah bersamaku selamanya disin,apa kamu tak pernah berpikir setiap pasangan tidak punya masalah ataupun rintangan,anggaplah menunggu itu adalah rintangan,dan soal bram kalian tidak berjodoh karena itu tuhan memanggilnya dan menetapkanmu di dunia ini agar bisa bertemu kembali denganku,kita sudah ditakdirkan sedari kecil"ucap daniel
"Bahkan perasaan ini masih ada"ucapku spontan
Daniel mendekatkan diri kepadaku merangkul pinggangku dan membelai halus rambutku
aku menangis di pelukannya,dia menggendongku ke kamar dan meletakku diatas ranjang
Tatapan hangatnya sentuhan lembutnya entah kenapa rasanya ingin memilikinya kembali,dia menggigit kupingku dan tangannya sudah menjangkau ke bagian atas lalu meremasnya
"Emmh...Ahhh! sakit!!!tidak jangan sekarang"
ucapku spontan
"Hukuman buat kamu agar tidak sembarangan kabur dari ku"kata daniel
"Aku masih kesal sama kamu,aku akan tetap balas dendam"kata ku
"Aku sudah menyuruh orang untuk membunuhnya"ucap daniel
"Kamu serius?"tanyaku
__ADS_1
"Demi kamu"kata daniel
Aku duduk diatas pangkuannya,merangkulkan tanganku di lehernya lalu mencium nya
saat aku mencium bibirnya aku mengingat kembali semua kenangan manis yang terjadi saat kami masih kecil
"Aku janji kita tak akan terpisah lagi kecuali kematian yang pada dasarnya tak bisa kita hindari"ucap daniel
Keesokan pagi (Di bagian daniel)
📞Call
Kevin : Halo bos
Daniel: Ya
Daniel:Kerja bagus,itu sudah takdirnya urus pemakamannya kami akan segera kesana
Akhirnya sudah ku katakan karma pasti ada mungkin dengan hanya dikejar anak buahku kamu bisa mati
(Di sisi lain-Raya)
"Siapa yang menelpon sepagi ini?"tanyaku
"Hanya seorang teman saat kuliah"kata daniel
"Teman kamu meninggal?"tanyaku
__ADS_1
"Ya,teman palsu"ucap daniel
"Maksud kamu?"tanyaku heran
"Hei nona,jangan bergerak gerak tetaplah seperti ini aku masih ingin memelukmu lebih lama"kata daniel
"Kamu ini!"ucapku
"jangan gerak gerak nanti dia bangun"ucap daniel
"Siapa?jeje? jeje kan tidak disini dia tidur sama jasmine kamu lupa ya?"tanyaku
"Bukan adikmu tapi adikku"ucap daniel
"Dasar pria mesum! ini masih pagi!"kata ku cetus
"Justru karena pagi dia kedinginan,diamlah"
kata daniel
Oh tuhan! Apa ini?ada sesuatu menjanggal di belakang ku,apakah adiknya beneran bangun,
batinku
Daniel berbisik di telingaku
"Jika saja kamu tidak mens mungkin adikku ini akan mencari lubang hangat untuk menghangatkannya"ucap daniel
__ADS_1
"Daniel kamu benar benar nakal!"ucapku malu