
Setelah selesai makan dia membawaku pergi ke suatu tempat
(📍Pasar malam)
"Wahhh asyik!!"kata ku
Aku dari kecil tak pernah ke pasar malam yang pernah dibawa orang tuaku hanya taman bermain yang mahal namun tak disangka yang sederhana seperti ini juga seru dan ramai bahkan ada permen kapas
"Apa ini aman?"tanyaku
"Tentu"kata bram yang meyakinkan aku
Dia menggenggam tanganku dan membawaku ke biang lala
"Wah seru nih,Tapi saya takut ini tak aman"
kata ku
"Tenang saja,Genggamlah tanganku kucing liar"
kata Bram
Walaupun disisi lain dia begitu pengatur,menyebalkan,dingin dan kejam ternyata dia bisa menyayangi wanita seperti ini.Lisa kini aku sudah bisa berada di sisinya meski luka lama ku belum terlalu pulih tapi dia tak sama seperti Arga dia mengajarkan ku kesederhanaan dan aku suka pria ini.Batinku
Setelah turun dari bianglala kami berkeliling melihat wahana mana yang akan jadi tujuan kami selanjutnya
"saya mau naik komedi putar!"
kata ku bersemangat
"saya jadi tidak percaya umur kamu 17 tahun"
kata bram
"Oke oke saya serahkan padamu"kata ku
"Yakin?"tanya nya
"Yap"balasku
"Kalau begitu Ayo,Ombak banyu"kata Bram
"Apa itu?"tanya ku
"Ikut saja lah kamu anak kota"kata bram
__ADS_1
Dia menarik tanganku mengajakku ke tempat ombak banyu itu berada dan kami menaiki ombak banyu itu
Oh tuhan aku mau muntah!!!. Batinku
Setelah turun dari ombak banyu ada seorang anak kecil kira kira berumur 6 tahun tersesat
"Bunda..Bunda"kata anak itu
Aku segera menghampirinya dan Bram mengikutiku
"Adik manis,Kamu terpisah dari orang tua kamu ya?"tanyaku
"Kakak,Tolong aku"kata anak itu
"Kamu ikut kakak yuk,Kita akan umumkan tentang kamu sampai orang tua kamu jemput"
kata ku
Dia pun hanya bisa menuruti kami lalu aku dan bram membawanya ke pusat informasi pasar malam itu dan karyawan informasi itu mengumumkan tentang anak itu tak lama orang tua anak tadi pun datang dan mengucapkan terima kasih kepada kami
"Untung saja kalian orang baik"kata ibu nya
"Lebih hati hati lagi ya tante"kata ku
"Ini tuan bram kan?"tanya ibu itu
"Dan gadis ini..?"tanya ibu itu
"Dia adalah calon istri saya"kata bram
"Bu...Bukan"kataku mencoba membantah
"Sudah nak,Tak perlu malu malu lagian kalian sangat cocok"kata ibu itu
Hueekk!!! (Aku mual dan ingin muntah)
Oh tuhan,Untung aja muntahannya tak keluar kalau sampai terjadi malu banget pastinya
"Wahh semoga punya bayi kembar ya"kata ibu itu
"Hahh!"kata ku kaget
"Semoga saja bu"kata Bram
"Apa apaan! saya bukan wanita seperti itu bu"
__ADS_1
kata ku
"Hehe sebaiknya kami pulang duluan ya bu,dia lagi tidak enak badan"kata bram
kami pun berpisah dengan ibu itu dan jalan menuju pintu keluar
"Karena ombak hanyu mu itu!"kataku cetus
Dia hanya tertawa kecil
"Kamu harus ganti rugi!"kata ku
"Saya bahkan belum menanam benih atas hal apa saya ganti rugi dan ganti rugi seperti apa?"
tanya bram
"Dasar bodoh,saya minta ganti rugi karena saya pusing,Kamu sudah besar pikir aja sendiri ganti pakai apa"kata ku
"Pakai muntahku?"tanya nya
Aku hanya memasang muka datar menahan segala emosi yang akan meluap
"Duduk di bangku ini sebentar saya akan kembali"kata bram
Tak lama ia datang membawakan cup berisi es krim stroberi,boneka kuda poni berwarna biru,5 batang cokelat silver queen dan 3 permen kapas
Astaga dia benar benar mencintaiku. Batinku
"Ini semua untuk mu"kata bram
"Tulus?"tanya ku
"Sangat tulus"balasnya
Tanpa basa basi aku memeluknya karena rasa bahagia ku
"Terima kasih kamu baik sekali"kata ku
"Nikmati ini semua bocah kecil"kata Bram
"Baiklah paman"kata ku
"Kenapa saya dipanggil paman? kita hanya beda 3 tahun"Tanya Bram
"Kalau begitu berhentilah memanggil saya bocah kecil"kata ku
__ADS_1
Dia tertawa kecil dan mengajakku kembali pulang ke villa nya