
"Terima ini!"kata nya dan memukul Arga dari belakang
"Sialan!"ucap Arga
"Gev?Kamu jangan ikut campur!"kataku
"Aku gak bisa lihat kamu disakitin"kata Gevano
"Bukannya kamu yang menyakiti pacarku?kalau kamu saja bisa melalukannya kenapa aku tidak?"Tanya Arga
"Jika kamu memang mencintainya seharusnya kamu jaga"kata Vano
"Apa bedanya denganmu?kamu mencintainya tapi dia tidak,Namun kamu bisa menikmatinya
sedangkan aku tidak"kata Arga
"Diam kalian bodoh! Aku bukan pelacur!"
kataku cetus yang membuat mereka terdiam
"Gak usah munafik,mungkin Raya belum tau soal foto itu"kata Arga
"Foto apa?"tanyaku
Arga menunjukkan padaku fotoku sedang tidur di kamar hotel saat Gevano mengajak ku kepesta ulang tahun temannya,Foto kedua saat dia memberikan lemon tea kepadaku dan aku pingsan, foto ketiga di kamar hotel setelah aku diselematkan dari tenggelam di kolam renang dan yang keempat,saat pagi di kamar rumah Gevano tepatnya sebelum aku pulang ke surabaya
"I..I..Ini foto dari siapa?"tanyaku
"Ray maaf"kata Gevano
Aku menamparnya sekuat tenagaku
"Sialan! Aku tak melakukan apapun,Foto pertama dan kedua kamu sengaja membuatku mabuk yakan!foto ketiga karena aku tenggelam,dan keempat saat tadi pagi aku tidur,kenapa!!!Kenapa kamu melakukan ini! Kamu bahkan tidak menyetubuhi ku tapi kenapa kamu buat fitnah seperti ini,Arga yang tadinya menjagaku tak berani semena mena denganku namun sekarang jadi seperti ini,karena kamu dia seperti ini!!!"kataku
"Ray dengarin aku dulu..."kata Gevano
__ADS_1
"Diam kamu! aku benci sama kamu"kataku yang menghentikan ucapnya
"Berarti dia gak nyetubuhi kamu?"tanya Arga
"Aku sengaja kirim foto itu ke kamu karena aku mau kalian putus"kata Gevano
"Dia milikku"kata Arga
"Tapi dia pantas bersamaku"kata Gevano
"Diam kalian! kalian sadar kalau kalian itu sama aja? sama sama mesum! Arga sebaiknya kamu menjauh dari ku,dan kamu van aku minta lupakan perasaanmu terhadapku,Aku benci kalian,lupakan lah aku mulai dari sekarang"
kataku
"Ray,aku gitukan kamu karena aku dendam"
kata Arga
"Satu hal yang harus kamu tau,aku benci cowok pendendam kayak kamu dan gevano aku benci cowok licik sepertimu"kataku cetus
Saat sampai dirumah aku langsung menemui bibi dan menangis di pelukannya
"Non kenapa?kok pulang?"tanya bibi
"Raya gak enak badan bi"kataku
"Mana yang sakit non kenapa sampai nangis?"
tanya bibi
"Hati raya bi"kataku
Lalu ada seorang cowok teriak dari luar rumahku
"Bibi!!! Raya!!!"suara Arga
__ADS_1
"Bi,tolong bilang sama dia Raya gak mau ketemu dia bi"kataku
Aku berlari ke lantai dua masuk ke dalam kamarku dan mengintip dari jendela kamarku melihat bibi mengobrol dengan Arga.
Melihat muka Arga yang begitu kecewa,tak lama Gevano datang memukul Arga.
Mereka saling memukul bibir gevano berdarah dan hidung Arga berdarah
Aku mencintai Arga tapi dia menyakitiku dengan cara itu,mereka sama saja!. Batink
Aku keluar kamar naik tangga ke lantai tiga lalu Aku membuka pintu balkon yang ada di lantai tiga
"Hei kalian!"sahutku pada mereka
Mereka melihatku begitu pun dengan bibi yang terlihat panik
"Kalau kalian saling memukul seperti ini dan tidak berhenti aku akan lompat dari sini!"
kataku
"RAYA!"sahut kaila
"kamu bolos!"kataku
"Kamu jangan macam macam"katanya
Lalu kaila masuk ke dalam rumah sementara Arga,bibi dan Gevano berdiri di bawah balkon untuk menampungku
Lalu aku memanjat diatas pinggiran balkon itu,Menutup mataku dan menarik nafas dalam dalam
"Non bibi mohon turun jangan seperti itu"
kata bibi
"Raya kenapa harus gini sih ray?"tanya Arga
__ADS_1
"ini memang udah keputusanku dari dulu aku punya firasat buruk tentang pernikahan kak Riyan dan Clarissa.Ternyata benar,Gevano menghancurkan hubungan kita ga. Aku sangat mencintai kamu tapi atas perlakuan mu di sekolah tadi buat aku udah salah menilaimu selama ini.Dan tak hanya kalian,sebenarnya dari dulu aku mau lakukan ini karena orang tua ku tak peduli dengan ku yang mereka tau hanya uang,Aku cuma butuh kasih sayang bukan materi,Selama ini yang kurasakan hanya ada bibi dan kaila"kataku yang menangis