
Akhirnya Arga di pindahkan ke ruang VIP saat ini dia tidak sadarkan diri. Handphone nya berdering papanya arga menelpon dan aku mengangkat.
Aku belum tau pasti siapa yang membuat nya seperti ini aku hanya menjelaskan saat teman ku melaporkan kejadian itu dan aku segera minta orang tua Arga untuk datang melihatnya disini.
Namun sayang ternyata orang tuanya sedang di luar negeri Papa nya menelpon karena kangen. Orang tuanya menyerahkan Arga ke aku selama orang tuanya belum kembali.
Setelah selesai mengobrol dengan orang tuanya papa dan mama datang,aku menceritakan hal yang sama seperti yang kukatakan kepada orang tua arga,orang tuaku menemaniku saat ini menunggu arga.
Pukul 10 malam waktu mengunjungi pasien sudah habis. Hanya aku yang tinggal di rumah sakit menjaga Arga,papa dan mama mengizinkan ku untuk menjaganya berhubung besok tanggal merah jadi sekolah libur 2 hari
Arga masih belum sadarkan diri,biram di sekujur tubuh dan wajahnya ini membuat aku ingin mencari tau siapa dalang di balik ini
Arga apa ini balasan dari orang yang membenciku karena kamu mau melindungi aku?Batinku
Aku mengantuk aku terus saja menggenggam tangannya dan menaruh kepalaku dipinggir tempat tidurnya
Keesokan pagi
Rasanya seperti ada tangan yang membelai setiap helai rambutku,kemudian aku membuka mata segera bangun dari tidurku
__ADS_1
"Kamu sudah bangun,maaf ya repotin"kata arga
"Arga! syukur kamu udah sadar aku khawatir,kamu lapar ngga aku suapin makan ya?atau kamu haus,mau minum? susu?teh?air putih?"tanyaku panik
"Raya aku hanya butuh tangan kamu"kata arga
Lalu aku memberi tangan kananku dia menggenggam tanganku dan menatapku dengan senyuman
"Ada spongebob pagi ini kita tonton yuk hehe"
"Dasar ke kanak kananakan"katanya
Kemudian kami menonton tv bersama dan tertawa bersama. Hingga waktu makannya tiba aku memberi suapan hangatku kepadanya merawatnya sampai perban dari segala perbannya itu sudah boleh dibuka
hari ke 2 orang tua arga datang,Aku memberi salam dan kami mengenal satu sama lain.Tak lama orang tuaku juga datang mengunjungi Arga. Disaat itu lah orang tua kami berkenalan dan terasa akrab. Orang tuaku yang menganggap Arga sudah seperti anaknya dan orang tua Arga yang sangat menyukaiku
__ADS_1
Keadaan Arga sudah mulai membaik dan diperbolehkan pulang namun belum diizinkan dokter untuk mengikuti pelajaran di sekolah selama 3 hari,Sore harinya kami pun pulang kerumah masing masing
Saat aku kembali kerumah bibi sibuk menanyakan tentang arga aku pun menceritakan nya
"Non bukan maksud menjelek jelekkan Kevin tapi perasaan bibi gak enak,bibi curiga sama nak Kevin"kata bibi
"Ya bisa jadi sih soalnya mereka gak pernah akur juga"balasku
Aku pun jadi semakin penasaran siapa dalang yang mencelakai Arga jika itu sunggu kevin aku tak akan memaafkannya karena dia sungguh keterlaluan. Aku masih khawatir dengan Arga hingga aku mengirim pesan dari WhatsApp
Raya Sheila
"Makan jangan telat ya,hati hati sama lukanya jangan asal gerak,obat nya juga di minum. Aku khawatir. Good night"
Arga Azhari
"oke sayang,mimpi indah"
__ADS_1
Sayang? hahah dasar masih sakit sempat sempatnya merayu,batinku