Black Heart

Black Heart
Eps. 53


__ADS_3

"Kenapa kamu tak meminta gadis lain menemanimu?"tanya ku


"saya bisa membaca karakter seseorang,dan hanya kamu yang bisa menemaniku"katanya


"Kenapa?"tanya nya


"Karena kamu setia,kamu baik hati dan cerewet"katanya


"saya cerewet?Enak aja,kamu tuh cerewet!"


kataku


"Tuh kan cerewet"katanya dan meledekku


"Rese' banget"balasku


Aku turun dari ayunan itu menghampiri tanaman bunga mawar berwarna biru


"Kamu suka?"tanya nya


"Aku suka warna biru,dan mawar ini berwarna biru melambangkan cinta yang mendalam,


kepercayaan,komitmen dan komunikasi positif untuk pasangan yang saling mencintai"kataku


"Benar sekali"katanya


"Mawar tidak ada pigmen biru asli pasti ini melalui metode pembiakan tradisional,siapa pemiliknya?"tanyaku


"Aku"katanya


"Mawar ini langkah apa tak pernah ada yang mencuri?"tanyaku


"Tempat ini terjaga tak sembarang orang bisa masuk kesini,tapi jika kamu selalu ingin kesini datang lah tempat ini selalu terbuka untukmu,Sebelum kita masuk tadi ada gerbang untuk masuk kesini,Kunci cadangan ini aku berikan untuk akses kamu masuk kesini"


katanya dan memberikan kuncinya padaku


"Terima kasih"kataku


Tak lama ia yang terduduk di bawah pohon itu tertidur dan aku duduk di dekatnya berhadapan dengannya di bawah pohon besar itu

__ADS_1


Manis sekali kalau tidur,dibalik dirinya yang ditakuti warga karena kekuasaan ternyata disisi lain dia sangat lembut dengam perempuan.


batinku


Sudah 1 jam membiarkan ia tertidur dibawah pohon itu aku memutuskan untuk mengajak nya kembali pulang


"Bram,pulang yuk"ajakku


"Hmm"sahut nya yang masih ingin tidur


"saya kabur nih"kataku


"Eh! Iya iya yuk pulang"kata nya kaget dan menggenggam tanganku


Dia mengantarku kembali ke gubuk dan berbicara pada bunda


"Bu,Saya minta maaf membawanya diam diam"


kata bram


"Tidak apa apa tuan" kata bunda


"Baik nak bram"kata bunda


"Boleh saya panggil ibu,bunda?"tanya Bram


"Bo..Boleh nak"kata bunda


"Terima kasih bunda,kalau begitu Bram pulang ya bunda"kata Bram


"Baik nak,terima kasih kembali"kata bunda


Bunda menarik tanganku membawaku kedalam gubuk bunda


"Raya coba jujur sama bunda,kamu santet bram ya?"tanya bunda


"Hah!!! Tidak bun"kataku


"Lalu kenapa dia berubah jadi baik dan tak seperti biasanya ya?"tanya bunda

__ADS_1


"Raya tidak tahu bun"kataku


"Ah sudah lah lupakan,Ayo kita makan"


kata bunda


Setelah selesai makan aku pergi ke gubuk seberang membawa makanan untuk Elvaro


"Kamu sudah membaik seperti nya"kataku


"Ya,Ini berkat kamu terima kasih"kata nya


"Terima kasih lah pada Tuhan"kataku dan memberinya senyuman


"Raya,tetaplah seperti ini menjadi orang yang baik hati"katanya


Aku hanya membalas dengan senyuman dan memberi Makanan itu kepadanya


"Kamu dipaksa menikah ya sama bram putra kepala desa itu?"tanya nya


"Ya"kataku


"Apa kamu mencintainya?"tanya nya


"Tidak,saya baru putus beberapa bulan lalu rasanya saya belum siap kembali menjalani hubungan"kataku


"Jika kamu ingin membatalkan pernikahan itu saya bisa membantumu"katanya


"Terima kasih tapi Saya sedang menyelidiki dia"


kataku


"Baiklah tapi jika ingin membatalkan katakan saja kepada saya" katanya


"Baiklah,Kalau begitu saya kembali pulang"


kataku


Aku pergi meninggalkannya kembali ke gubuk bunda dan masuk ke dalam kamar,aku terbaring di atas tempat tidurku

__ADS_1


Bram kenapa aku? aku belum bisa melupakan Arga dan luka yang di beri gevano begitu dalam,Hingga aku membenci banyak pria selama ini tapi kenapa tidak denganmu?Apa kamu memang orang baik?.Batinku


__ADS_2