Black Heart

Black Heart
Eps. 40


__ADS_3

(📍Husein Sastranegara Airport,Bandung)


Turun dari pesawat semua orang melihat Vano termasuk kak Riyan,Jeje dan Clarissa yang menertawakannya


"Apasih yang lucu?"tanya Gevano


"Kamu ganteng makanya banyak yang lihat"


balasku


"Perasaanku gak enak"kata gevano


"Nih lihat muka kakak"kata Jeje yang memberikannya cermin kecil


"Sial! Siapa yang buat!!!Ah udah ayo cepat Vano mau cari toilet"kata Gevano


Setelah dia keluar dari toilet kami mengambil koper.Setelah keluar dari bandara kami dijemput oleh keluarga Aileen termasuk orang tua Gevano


"Hai Raya lama tak ketemu"kata tante sarah


"Iya nih makin cantik"kata om Zarka


Aku hanya tersenyum dan memberi salam kepada mereka lalu kami masuk ke dalam mobil,Kami menginap dirumah mereka


Lebih mewah dari rumahku,ada kolam renang nya lagi wah nyaman banget.Batinku


"Kamar Raya di atas ya disebelah kamar Vano,Nanti vano yang antarkan kamu.Tapi,kita makan siang dulu, koper kopernya kasih aja ke pak dadang(pembantu rumah mereka) biar pak dadang antar ke kamar kalian masing masing"

__ADS_1


kata tante Sarah


"Terima kasih tante"kataku


"Kak Raya nanti malam berenang yuk"ajak jeje


"Dia gak bisa berenang"kata vano


"Bisa kok,jangan sepele!"kata ku


"Hahaha yasudah yuk kita makan,raya jangan sungkan ya"kata tante sarah


"Oke tante"kataku


Tante sarah begitu baik tapi kenapa aku gak suka lihat kak Clarissa dan Gevano,Sebenarnya kak Clarissa itu sih baik juga tapi karena sifat manjanya aja yang buat aku muak sedangkan


Vano,Hmph!!! Dia memang menyebalkan.


Kemudian kami makan bersama di ruang makan mereka,Setelah selesai makan semua bubar masuk ke kamar masing masing untuk istirahat


"Vano antar Raya ya ke kamar di sebelah kamu"


kata tante Rachel


"Oke Mama"kata Gevano


Lalu di ruang makan itu hanya kami yang tersisa,Dia menatapku dan tersenyum sinis

__ADS_1


"Kenapa?"tanyaku


Dia menghampiriku dan menawarkan genggaman tangannya


"Untuk apa?"tanyaku


"Ajak kamu keatas"balasnya


"Kamu pikir aku ini nenek nenek masih di papah"kataku


"Aku mau perlakukan mu sebagai tuan putri bukan nenek nenek bego,kenapa sih sensi banget"kata Gevano


"Orang kayak kamu tuh banyak niat busuk dari pada tulus,Udah buru antarkan aku ke kamar aku mau mandi udah panas banget nih ditambah lagi liat setan di depanku ini"kataku


"Tega banget sih jadi cewek"kata Gevano


Lalu kami menaiki tangga yang bercabang 2 arah,Cabang kiri mengarah ke dua kamar yaitu kamarku dan Gevano sedangkan ke cabang kanan mengarah ke 2 juga kamar yang ditempati jeje dan kamar Kak Clarissa dan ada satu tangga menuju lantai 3 tempat dimana kolam renang itu berada.


"Oke,ini kamarnya kalau perlu apa apa panggil aku aja"kata Gevano


"Terima kasih"kataku


Lalu kami masuk ke kamar masing masing


Kamar yang ku tempati begitu Indah seperti kamar ku di surabaya,Tempat tidur yang sama besar,Ada Tv,Ac,meja untuk ngopi,Sofa kecil,toilet hanya satu hal yang kurang dirumahku tak ada balkon sedangkan di rumah Vano ada balkon lebih tepatnya Kamar ini seperti Hotel.


Aku menyusun baju baju ku di lemari Lalu aku mandi.Setelah selesai aku keluar menggunakan Bath robes yang tersedia di Toilet kamar ini dan berjalan membuka pintu Balkon

__ADS_1


Udara yang sejuk menenangkan Hati dan tubuh yang lelah ini.Batinku


Tiba tiba..


__ADS_2