
pukul 01.45
Aku terbangun dari tidurku,pergi keluar kamar menuju dapur untuk mengambil segelas air putih,Tak sengaja aku melihat pintu ruang kerja daniel terbuka dan melihat di sofa ruang tamu tidak ada daniel,aku memasuki ruangan itu
"Daniel,apa kamu disini?"tanyaku
Tak ada suara yang menjawab,Aku memutuskan untuk menghubunginya karena rasa khawatir,terdengar suara ponselnya dari dalam kamar mandi,aku berjalan menuju kamar mandi dan mengetuk pintunya tapi ia tak membuka pintu dan tak bersuara
"Daniel kamu baik baik saja?"tanya ku
(Hening)
"Aku masuk ya"kata ku
(Hening)
Lalu aku membuka pintu kamar mandi itu melihat dia di dalam bathub dengan mata yang terpejam,bibir yang pucat dan hanya mengenakan celana boxer,aku mengelus pipinya ia tak terbangun juga tak lama dia menggenggam tanganku begitu erat
"Kamu kenapa?"tanya ku khawatir
"Huh...Tetap lah disini,ku mohon"kata daniel
"Badanmu dingin sekali,kenapa jadi seperti ini padahal air yang kamu kenakan air hangat"
kataku
"Aku butuh kehangatan"kata daniel dengan nafas yang tak beraturan
"Kamu menakutiku,kita ke rumah sakit ya"
kata ku
"Tidak,aku akan baik baik saja setelah hangat"
__ADS_1
kata daniel
"Baik baik,kalau begitu ayo keluar aku akan mencari baju hangat di lemari mu"kata ku panik
"Raya,kumohon jangan pergi"kata daniel
"Aku tak pergi,ayo keluar dari kamar mandi"kataku dan memapahnya keluar kamar mandi
Otot dadanya besar sekali,Uhhh apasih aku harus menolongnya. Batinku
Aku memberikannya sebuah bathrobes untuk dia kenakan
"Ganti ini dulu,aku akan ambil bajunya"kata ku
Saat aku kembali aku memberinya pakaian hangat lalu ia kenakan setelah itu dia menatap lemas aku
"Sakit sekali ya?"tanyaku
"Aku kedinginan,dingin sekali...dingin"
Aku memapahnya kembali ke kamar dan membaringkannya diatas tempat tidur
"Sekarang kamu harus tidur"kata ku
"Raya"ucapnya dan menggenggam tanganku
"Tenang,aku akan bersama mu tapi aku harus ambil air hangat untukmu dulu"kataku
Setelah aku kembali ke dapur aku melihat ia yang menggigil terduduk diatas tempat tidur
"Hei,Tenanglah"kataku cemas
"Dingin sekali"kata daniel
__ADS_1
Aku memberikannya air putih hangat lalu meletakkan di atas meja setelah air itu habis,dan dia menarik aku keatas tempat tidur hingga aku terjatuh ke pelukannya
"Kamu..hangat sekali"kata daniel
"Segeralah tidur kalau begitu"kata ku
Aku menunggunya hingga ia tertidur.Namun,aku di kagetkan dengan tangisannya dan memelukku yang berbaring di sampingnya
"Mama"ucapnya
"Ssshh"ucapku yang mencoba menenagkan nya dengan mengelus kening nya hingga ia tertidur lelap
Keesokan pagi,
Aku terbangun dari tidur karena jeje memanjat ke atas perutku
"Pagi sayang,sudah bangun ya"ucapku
Aku melihat daniel masih tertidur saat itu,Namun suhu tubuhnya sudah kembali normal,aku memutuskan untuk pergi memasak,Saat menuju dapur aku berpapasan dengan kedua adik angkatku lisa dan jasmine
"Kak,mari biar jeje sama kami saja,kakak pasti lelah"kata jasmine
"Baiklah,kakak akan membuatkan sarapan untuk kalian,dan sup untuk daniel"kata ku
"kak Daniel kenapa?"tanya lisa
"Suhu tubuhnya dingin sekali tadi malam"
kata ku
"Oh begitu ya,kak di dekat simpang ada taman bermain kami akan pergi kesana bersama jeje juga,boleh kan?"tanya jasmine
"Ya boleh,Tapi kalian pergi setelah makan dan jangan terlalu lama,kalau ada masalah hubungi aku segera"kata ku
__ADS_1
"Baik kak"kata jasmine