
"Sedikit pusing"balasnya
"Kamu demam"kata ku
"Benarkah?"tanya nya
"saya bantu kamu ya,kamu harus makan"kataku
Lalu aku membawanya duduk di depan teras gubuknya dengan menyandarkan sebuah bantal di belakang punggung nya dan memberinya segelas teh untuk ia minum
"Kamu makan dulu ya"kata ku
"Kenapa kamu begitu baik padaku?Padahal aku ini pendatang"kata nya
"saya juga pendatang,Kalau boleh tahu kenapa sih kamu selalu pakai penutup mulut?"tanya ku
"saya punya penyakit" balasnya
"Apa penyakit itu berbahaya?"tanya ku
"Berbahaya buat saya namun tak menular ke orang lain,Jika saya tak menutup mulutku bagian hati saya bisa sakit"kata nya
"Gejala aneh"kata ku
"Ya,saya juga merasa begitu"kata nya
"Yasudah nanti kamu makan ya,saya kembali ya kami sebentar lagi berangkat ke kebun teh,saat kembali nanti saya akan memberikan kamu obat deman"
kataku
"Terima kasih"balasnya
"Jangan terlalu banyak berterima kasih,Kamu adalah tamu bunda saya hanya membantu bunda"kataku
__ADS_1
Dia hanya membalas dengan senyuman,Dan aku kembali ke gubuk
"Wah romantis sekali"kata bunda
"Apa yang romantis bun?"tanyaku
"Awalnya tak saling mengenal tapi kelihatannya lama lama akrab juga,pertama menolong si pia kedua menyuapi nya makan"kata bunda
"Ahhh bunda mengintip?"tanyaku
"Haha sudahlah tak masalah lagian bunda suka melihat kalian seperti itu"kata bunda
"Ih bunda"kataku jengkel
"Pasti nanti pacaran"kata azura
"Ih ogah!" kata ku
Kemudian kami keluar gubuk dan pergi ke kebun teh pak kepala desa.Tak hanya bunda ternyata banyak warga lain yang bekerja pada pak kepala desa untuk mengurus kebun tehnya,
Kebun teh yang begitu luas dan tersusun seperti anak tangga
"Raya ambil pucuk nya ya"kata bunda
"Baik bun"kata ku
Capek juga berarti ini yang dirasakan bunda selama ini,seletih nya mama ku bekerja rasanya lebih capek kerja seperti ini deh,Dibagian sini udah beres aku ke bagian atas deh. Batinku
"Bunda Raya ke atas ya"kata ku
"Ya Raya"kata bunda
Aku memetik pucuk teh yang berada di atas
__ADS_1
lalu tak sengaja ada seorang lelaki yang menyenggolku
"Eh mbak maaf"kata nya
"Ia gpp"kata ku
"Cantik banget mbak,orang baru yah?"tanya nya
"Ia"kata ku
"Cantik cantik jangan jutek lho"kata nya dan mengelus dagu ku
"Apaan sih! jangan macam macam ya!" kata ku
"Raya ada apa?"tanya bunda yang panik segera menghampiriku
Dan beberapa ibu ibu warga lain ikut melihatku yang di ganggu lelaki itu.Namun,Tak seorang ibu ibu berani memarahinya
Buset dah biasanya ibu ibu galak ini kenapa gak ada yang marah ya. Batinku
"Hahaha kenapa diam semua?"tanya lelaki itu
"Dia siapa sih sebenarnya bun?"tanya ku pada bunda
"Raya dia anak kepala desa,dia diutus ayahnya untu memberi gaji kalau kami berani melawan dia tak akan memberi gaji pada kami dan dia banyak anak buah disini yang suka mengganggu warga"bisik bunda
"Oh begitu" kataku
"Kenapa takut?"tanya nya
"Gak,Siapa yang takut"kata ku
"Hmm,saya cukup berkuasa lho disini. Oia bu persiapkan dia untuk pernikahan kami minggu depan"kata nya pada bunda
__ADS_1