Black Heart

Black Heart
Eps. 78


__ADS_3

"Kenapa diam!kenapa kamu tidak menangis?"


tanya nya


"Pria bodoh bagaimana aku bisa menangis jika aku pun menginginkan mu,tapi aku tak ingin caramu seperti ini!"ucapku


Tiba tiba lisa masuk ke dalam kamar karna mendengar daniel memarahiku di dalam kamar lalu ia membuka pintu,membawa mangkuk yang berukuran besar berisi air lalu menyiramkan seluruhnya kepada daniel


"Sadarlah kak!"ucap lisa


"Apa..apa yang kulakukan?Raya apa aku menyakitimu?"tanya daniel panik


Aku memeluk daniel saat ia menanyakan itu


"Aku baik baik saja,pergilah mandi kami akan siap siap kamu bilang besok kita akan pergi"


ucapku


"Maafkan aku Raya,aku hilang kendali"ucap daniel


Lalu ia segera pergi ke kamar mandi


"Kak,tak apa kan?"tanya lisa


"Tidak masalah lisa"ucapku


"Baiklah,aku pergi dulu ke kamar"kata lisa


Untuk pertama kalinya aku melihat daniel mabuk,sepertinya dia memiliki masalah,apa dia meragukan perasaanku?,batinku


"Cepat selesaikan mandinya,kamu harus minum air mineral"ucapku yang memberitahukan daniel


"Ya sayang"ucapnya


"Sayang apanya aku hampir mati kamu bunuh"


ucapku


Lalu ia membuka pintu kamar mandi dan mengintip pada saat aku sedang mengganti baju ku yang saat itu aku sedang mengenakan Bra


"Benarkah?"tanya nya

__ADS_1


"Ka..Kamu!cepat masuk kembali aku sedang mengganti bajuku"ucapku


"pakaian dalam Warna hitam ya,aku menyukainya"kata daniel


"Hentikan!"ucapku dan memasang raut wajah datar


Dia berjalan mendekatiku


"Sini aku bantu kaitkan"ucapnya


"Tidak perlu"balasku


"Hei,kelak aku juga akan melihat nya"ucapnya


Aku terdiam tersipu malu rasanya sangat bahagia kami bisa bertemu kembali,apakah nantinya kami akan menjadi sepasang kekasih yang saling melengkapi dan menerima apa adanya?,batinku


"Sudah selesai"ucapnya


"Terima kasih"balasku


kemudian ia pergi memakai baju,lalu kami tidur


Keesokan harinya


"Hoaammm!"ucap daniel


"Kamu sudah bangun?"tanyaku yang saat itu berada di pelukannya


"Kamu tidak tidur?"tanya nya


"Tidur kok,hanya saja aku bangun lebih awal dan ingin lebih lama berada di sampingmu"


balasku


Dia hanya tersenyum lalu mencium keningku


"Daniel apakah kamu meragukan aku?"tanyaku


"Apa maksudmu?"tanya nya


"Aku mencintaimu"ucapku spontan

__ADS_1


"Aku tahu itu,aku juga mencintaimu hanya saja semalam aku sedikit takut aku hanya teringat mantan istriku"


ucapnya


"Aku takkan seperti dia,percayalah"ucapku yang berusaha meyakinkan dia


"Ya aku percaya padamu"balasnya


"Kemana kita akan pergi?"tanyaku


"ke Medan"balasnya


"Jauh sekali"ucapku


"Ya,aku ada urusan penting"ucapnya


"Baiklah aku akan membuat sarapan dulu"ucapku


Daniel mencium tangan kanan ku lalu berkata "Lakukan lah,hati hati ya"


Dia tak berubah dari kecil selalu memprioritaskan aku,selalu melindungi dan pengertian.Rasanya bahagia sekali berada di dekatmu tetapi kenapa istrimu begitu tega meninggalkan kamu oia selama aku disini dia tidak pernah membahas tentang tante bela dan om heri,batinku


(Saat di meja makan)


"Ayo kita makan"ucapku


Setelah kami selesai makan aku mengajak daniel ke kamar


"Dimana om dan tante?aku kangen mereka"


tanyaku


BAMMM! (dia memukul meja rias yang berada di sampingnya)


"Hei ada apa?"tanyaku panik


"Jangan pernah tanyakan mereka!"tegasnya


"Apakah harus marah marah seperti itu"ucapku lembut


Dia menatapku kemudian memelukku sangat erat

__ADS_1


__ADS_2