
Aku kembali pulang kerumah saat sampai dirumah aku memeluk bibi menangis sekuat kuatnya sampai papa dan mama keluar dari kamar
"Raya kenapa?"tanya papa panik
Lalu aku menceritakan saat kevin melukai Arga
"Jadi sekarang arga dimana?"tanya mama
"Di rumah sakit"Kataku
"Yasudah besok kita jenguk dia ya...Oia tadi Gevano telpon mama. Dia minta tolong kamu temani dia ke acara ulang tahun teman nya,Kamu mau kan?"tanya mama
Sebenarnya aku lelah dan sangat mengkhawatir kan Arga namun saat ini aku harus pergi sama vano lagian kemarin aku menolak ajakan nya
Rasanya tidak enak kalau kali ini menolak juga
"Yauda ma raya siap siap dulu"kataku
Saat aku telah selesai mandi,bibi datang ke kamarku membawakan paper bag yang berisi gaun mewah bewarna merah yang berkelap kelip dan sepatu high heels
"Non,Nak vano sudah datang dia minta non pakai gaun ini"kata bibi
kemudian aku memakai gaun yang membuatku terlihat sexy pada saat itu.Sungguh bukan seperti diriku yang biasanya,setelah selesai aku menemui vano,Dia memakai jas hitam dan mengendarai mobil ferrarinya yang membawa kami ke acara ulang tahun temannya dan kami pun berangkat.
"Kamu kenapa,gak enak badan?"tanya vano
"Aku gak nyaman sama gaun ini"balasku
"Terpaksa lama lama terbiasa"katanya
__ADS_1
"Acara ulang tahun teman kamu dimana?"
tanyaku
"hotel java paragon"Balasnya
"Berarti di citilites skyclub and bistro itu?"
tanyaku
"Ya" balasnya
"Kenapa gak datang sendiri aja?"tanyaku
"Mereka datang kesana membawa pasangan masing masing,aku kan gak punya hehe.Lagian itu pesta kalangan atas,ya..aku pikir cuma kamu yang bisa temani aku"katanya
(📍Citilites skyclub and bistro)
Saat masuk ke dalam,Gevano memperkenalkan aku dengan teman temannya kemudian aku menyapa mereka begitu pun mereka sebaliknya
Pesta kalangan kelas atas,penuh kesepian dan bualan,Wanita cantik yang sexy dan minuman keras.Namun,gaya hidup seperti ini bagiku hanyalah kebisingan. Aku berjalan ke outdoor menghindari mereka, Menatap bintang dan hanya memikirkan kondisi Arga.
Sayang sekali tas ku tertinggal di mobil kalau tidak aku pasti menelponnya sekarang.Batinku
Seseorang merangkul pinggang ku dari belakang
"jangan seperti itu"kataku
"Oke maaf,aku cuma mengejutkanmu"kata vano
__ADS_1
"Kita masih lama disini?"Tanyaku
"kamu mau pulang?"tanya nya
"Yaa"balasku
"Kalau gitu minum dulu lalu kita pulang"
kata Vano
"Aku gak bisa minum alkohol"kataku
"Ngga ini hanya air putih"kata vano dan dia memberikan ku segelas air
"Rasanya aneh"kataku
"Perasaan kamu aja,itu hanya air putih biasa"
kata vano
Setelah minuman itu aku habiskan,Dia mengajakku pulang tapi saat aku melangkahi kaki ku kepalaku terasa pusing dan vano terlihat panik lalu membawaku ke sebuah kamar hotel
Dia hanya duduk di atas kursi kamar hotel dan tidak menyentuhku sedikit pun yang berbaring di atas tempat tidur dia hanya sibuk dengan handphonenya
"Vano aku mau pulang aku gak mau disini"
kataku
"Ya,yasudah kita pulang"kata nya
__ADS_1
Kemudian dia menggendongku ke dalam mobil
dan mengantarku pulang kerumah.Keesokan paginya aku bangun dari tidurku melihat notif di handphoneku Arga ternyata menelponku malam itu,12 panggilan tak terjawab