
Tanpa sengaja Elna mendengar perbincangan Arka dan Denis begitu dirinya hendak keluar membeli air minum untuk Anne Efrina."Apa maksudmu Denis?Aku ingin kau menjelaskan semuanya padaku."Elna marah,karena semua yang ada di sana tau ada sesuatu yang terjadi,hanya dia yang terlihat seperti orang bodoh,tidak paham dengan situasi yang ada.Denis ingin menjelaskan,namun Arka melarangnya."Tidak usah,aku yang akan berbicara dengan nya,sebaiknya kau temani Anne di dalam."Arka menarik tangan Elna menjauh dan mengajaknya masuk ke dalam mobil.
"Aku ini siapa sih di mata kakak?"Elna kesal,Arka menggenggam tangan Elna,mencoba meredam kekesalan istrinya."Maafkan aku sayang."Arka memeluk Elna,pelukan yang membuat air mata seorang Elnara Ziya kembali luruh."Menangislah,karena apa yang akan aku katakan ini harus kamu terima dengan tegar dan jiwa yang lapang."Elna masih sesenggukan kala dirinya melepas pelukan Arka.
"Kau siap mendengar apa yang akan aku katakan?"Ujarnya menatap mata sang istri.Sebenarnya dia tidak tega,namun cepat atau lambat Elna harus mengetahui nya,dan saat ini adalah kesempatan yang tepat."Sayang,,"Arka menggenggam kedua tangan Elna,dengan melakukan hal tersebut,setidaknya dia punya keberanian untuk membuat istrinya kembali menangis untuk yang kesekian kali."Maaf kan suami mu ini,ini semua karena ketidakberdayaan ku,saat ini keluarga kita sedang tidak baik baik saja sayang,ada pihak yang mengincar kebahagiaan keluarga kita,beberapa hari belakangan ini,ada seseorang yang selalu mengikuti Ozkhan,begitupun dirimu."Mata Elna membola,terus terang dia tidak menyangka hal hal sulit datang mengganggu kehidupan nya.
"Dan kecelakaan Anne hari ini kemungkinan besar di lakukan oleh orang yang sama yang mengikuti mu dan Ozkhan.Tapi kau tenang saja,aku pasti akan mencari tau secepatnya."Arka mengusap pelan wajah Elna.Arka berhenti sesaat dan berusaha menyusun kalimatnya."Beberapa saat lalu saat buyukbaba datang,dia sebenarnya menginginkan Anne kembali ke Istanbul,begitu banyak pertimbangan yang Anne pikirkan hingga dia memutuskan kali ini untuk berbakti pada Babanya,dia berencana menyampaikan nya padamu,tapi Anne menunggu waktu yang tepat,dan buyukbaba memberi kesempatan pada Anne untuk merampungkan segala sesuatu nya dalam waktu satu bulan."Elna menghela napas nya kasar,mungkin memang sudah saat nya Anne kembali ke tempat asal nya di mana semua kemewahan bisa dia nikmati kembali setelah cukup lama hidup dalam keterbatasan ekonomi.
"Namun,buyukbaba menginginkan Ozkhan untuk ikut dengan Anne."Elna yang semula terlihat bisa menerima keadaan kini menatap wajah Arka dengan tatapan tidak terima.Elna menggeleng."Tidak kak,aku tidak mau."Ini lah yang di takutkan Arka,penolakan keras dari Elna."Aku tau kamu sangat menyayangi Ozkhan,begitupun dengan ku,apalagi aku yang belum lama ini merasakan punya seorang anak yang sangat tampan dan pintar seperti anak kita itu,di awal aku pun tidak bisa menerima nya,aku kecewa dengan sikap buyukbaba yang semau nya saja,tapi di balik sikap nya itu,aku tau dia melakukan semuanya demi kebaikan anak kita,semua demi Ozkhan.E&E,perusahaan yang di rintis buyukbaba sejak masih remaja,untuk sementara kepemimpinan nya akan dia serahkan pada Anne,menunggu hingga Ozkhan dewasa dan sudah bisa menggantikan Anne nantinya.Dengan situasi yang kacau seperti ini,aku setuju kalau Ozkhan tinggal bersama Anne dan buyukbaba."
"Kak,tapi bagaimana mungkin aku bisa hidup tanpa Ozkhan?"Sesuai dugaan Arka,tangis Elna kembali pecah dan itu membuat Arka tidak sanggup melihatnya.Arka memeluk Elna,mencoba memberi ketenangan di sana."Aku harap kamu bisa melepas Ozkhan sayang,maaf karena aku yang seharusnya membuatmu tertawa justru membuat matamu terus meneteskan air mata.Maafka aku."Arka mencium pucuk kepala sang istri kemudian dengan lembut dia beralih ke kedua mata Elna yang tidak berhenti mengeluarkan cairan bening pertanda bahwa saat ini dia tidak mampu menahan kesedihannya.Dia tidak bisa membayangkan hari harinya ke depan tanpa Ozkhan.
__ADS_1
Karena kecelakaan yang menimpa Anne dan Denis,Anne yang memang sedikit lebih banyak mendapat luka di banding Denis,harus menginap di rumah sakit,itu di lakukan agar dokter bisa mengobservasi kondisinya.Elna yang menemani Anne di rumah sakit berusaha menutupi kesedihannya,tidak ingin Anne nya yang sedang terbaring lemah harus ikut merasakan kepedihan nya.Setelah Arka menjelaskan panjang lebar dan banyaknya air mata yang harus dia tumpahkan,akhirnya dia setuju dengan keinginan buyukbaba.Itu dia lakukan dengan penuh pertimbangan,mengingat Ozkhan yang memang lebih dekat dengan Anne di bandingkan dirinya.Dan Anne pun akan sedih jika Ozkhan tidak ikut dengan nya ke Istanbul,jadi yang harus dia lakukan adalah menerima dengan lapang dada.
"Bagaimana?"
Pria tadi mengakhiri panggilannya,seringai mengerikan tampak dari wajahnya yang tampan rupawan."Ini baru permulaan,kita tunggu hadiah hadiah selanjutnya yang sudah ku siapkan untuk kalian."Minuman beralkohol yang dia pegang kini sudah beralih ke lambungnya,menyisakan gelas kosong yang kemudian dia letakkan kembali di atas meja.
__ADS_1
Dia kembali ke tempat tidur,merebahkan tubuhnya yang terasa lelah."Kenapa lama sekali?"Wanita yang berada di balik selimut yang sama dengannya kini bergelayut manja dan mulai memberikan manuver manuver kecil di bagian dada sang pria yang memang sejak tadi tidak mengenakan atasan karena mereka baru saja akan menuntaskan birahi bercinta nya sampai sebuah panggilan telpon harus menunda hasrat mereka yang sudah hampir mencapai puncak.
Tiga hari menjalani perawatan,Anne di bolehkan pulang setelah dokter memastikan kalau semua pemeriksaan di nyatakan aman.Dan di sinilah sekarang mereka berada,ruang keluarga di mansion Arka,membicarakan tentang keberangkatan anne dan Ozkhan.Keberangkatan sisa menunggu tuan Ehran Mehr untuk menjemput mereka,kesempatan satu bulan yang di berikan Tuan Ehran Mehr ternyata dua minggu lebih cepat dari perkiraan,Arka menyuruh Anne untuk segera membawa Ozkhan ke Istanbul.Meskipun orang yang berusaha melukai mereka tau kalau Anne dan Ozkhan sekarang berada di Turki,dia tidak akan berani untuk melukai anak dan mertuanya itu.Kekuasaan buyukbaba di sana sungguh di luar dugaan.jangan karena melihat dia sudah uzur hingga tuan Ehran Mehr tidak mampu melakukan sesuatu.Itu adalah pemikiran yang sangat naif.
"Maaf kan Anne karena harus memisahkan mu dengan Ozkhan."Ujar Anne Efrina,Ozkhan yang sedang duduk di antara Ayah dan bundanya terlihat sedih.Sebelum duduk dan mendiskusikan kepergian mereka ke Turki,Arka dan Elna terlebih dahulu berbicara dengan Ozkhan.Di awal bocah itu sama sekali tidak ingin berpisah dengan ayah dan bundanya.namun berbagai alasan Arka berkan hingga akhirnya Ozkhan setuju meskipun raut wajahnya terlihat berat menerima keputusan ayah dan bundanya.
"Ini semua demi kebaikan kita Anne,lagian aku dan kak Arka bisa sesekali ke Turki,itu bukan hal yang susah untuk kami berdua."Elna mencoba tersenyum."Benarkah Bunda dan ayah akan datang melihat Ozkhan?"Ekspresi sedihnya berubah dengan memasang wajah penuh senyuman."Tentu saja son,bunda mu benar,kami akan mengunjungi kalian di sana.Apalagi ayah kan punya hotel di sana juga,tentu saja ayah dan bunda akan sering datang mengunjungimu."Ozkhan memeluk kedua orang tuanya.Dia mulai terlihat tidak sabar untuk menginjakkan kakinya di tanah kelahiran ayah dan bundanya.
__ADS_1
...****************...