
Seakan tak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar,tapi Arka kembali mengingat beberapa hari lalu saat bertemu dengan Freya di lobi hotel,kalung yang di gunakan Freya sama persis seperti mirip Elna.Namu tidak lama berselang ,pesan yang Denis kirim melalui aplikasi dalam ponsel pintar Arka mengurai kebingungan yang sedari tadi melandanya.
"Tuan Hadyan Daniswara adalah ayah Nona muda tuan,itu berarti,nona Freya dan nona muda bersaudara." Pesan Denis.
"Apa lagi ini?kenapa terlalu banyak kejutan yang terjadi padaku akhir akhir ini?"Gumam Arka dalam hati.
Tuan Hadyan pun tidak pernah menyangka jika akan berbesan dengan keluarga Gaozhan meskipun itu anak dari istri keduanya.
Setelah menyapa Tuan Hadyan,Arka kembali masuk ke dalam ruangan perawatan,dia tidak ingin meninggalkan Elna terlalu lama.Kini di kursi panjang ruang tunggu rumah sakit,tersisa Baba,Anne dan tuan Hadyan.
"Tuan Daniswara."Anne Alara memecah kesunyian.
"Puluhan tahun Efri mencari anda,dia memilih meninggalkan orang tuanya dan datang ke sini untuk mencari anda.Dia tidak meminta kembali hidup bersama,apalagi perlakuan anda yang tega meninggalkan Efri saat kalian baru saja menikah dan saat itu dia sedang hamil.Apa anda tau tuan Hadyan?Setelah mengetahui kalau kalian menjalin kasih,orang tua Efrina menyuruh anaknya untuk meninggalkan anda,tapi tidak,dia mempertahankan seorang hadyan Daniswara,pria yang sangat dia cintai."
"Dari mana nyonya tau tentang semua cerita masa lalu saya dengan Efrina?"Tuan Hadyan terkesiap.Ada hubungan apa antara nyonya gaozhan dan istri keduanya.Pertanyaan itu terus berputar di kepalanya.
"Karena Efrina adalah sepupu saya tuan Hadyan,dia terlahir dari keluarga Mehr,selama bersama,anda mungkin tidak tau kalau sepupu saya adalah pewaris tunggal perusahaan E & E Corp.Sebagai pengusaha,anda pasti pernah mendengar nama perusahaan itu bukan?"Anne Alara tersenyum sinis.
Tuan Hadyan nampak membisu,perusahaan yang di sebutkan Anne Alara tentu saja dia tau bahkan sangat mengenal perusahaan yang sudah menolak untuk bekerja sama beberapa kali dengan perusahaannya dengan alasan yang tidak masuk akal,namun setelah mendengar kenyataan hari ini,dia tidak perlu susah susah mencari tau apa sebab penolakan itu,ternyata pemilik perusahaan adalah ayah dari Efrina.
"Mana Efrina sekarang?"Tuan Hadyan syok, surprise tak terduga datang dari keluarga Gaozhan seperti layaknya kado ulang tahun yang tidak sesuai dengan harapan.
"Istanbul,kalau anda ingin bertemu dengannya,dia sekarang ada di sana,melanjutkan perusahaan Baba Ehran,tapi sebaiknya untuk saat ini,lupakan dulu Efrina,sekarang yang perlu anda lakukan adalah mendekat perlahan dan meminta maaf pada Elna,karena saya punya firasat,menantu saya itu akan lebih sulit anda hadapi di banding Efrina."
Tuan Hadyan menghela nafasnya kasar,tentu saja dia khawatir dengan perkataan Anne barusan,apalagi dia belum tau sifat anak keduanya.
"Hari ini sebaiknya anda pulang dulu tuan,nanti jika kondisi Elna sudah kembali stabil,saya akan menghubungi anda.Dan saya mengucapkan terima kasih banyak untuk bantuan anda hari ini.Dengan ini,siapa tau menantu saya akan luluh dan mengakui anda sebagai ayahnya."Ujar Baba Aslan.
"Tidak perlu berterima kasih padaku tuan Gaozhan,sebagai seorang ayah tentu itu sudah menjadi tugas saya.Dan saya rasa juga demikian tuan Gaozhan,saya pun belum berani untuk menghadapinya secara langsung."Gurat khawatir jelas terlihat dari raut wajah tuan Hadyan.
__ADS_1
Jam dinding sudah menunjukkan pukul sepuluh lewat lima belas menit,Baba Aslan dan Anne Efrina sudah pulang tidak lama setelah tuah Hadyan Daniswara meninggalkan rumah sakit.
Arka masih setia duduk di samping istrinya,menatap wajah lemah yang sedang berbaring menutup mata.Dokter mengatakan kalau jumlah hemoglobin Elna sudah naik,dan itu terlihat dari wajah wanitanya yang sudah tidak terlalu pucat,selang oksigen pun sudah di buka,namun masa kritis yang di lewati sang istri tidak membuat rasa khawatir Arka berkurang.
Sejam lalu,Denis menghubungi Arka,menyampaikan berita jika Alvano Narendra,pria yang dia anggap dalang dari semua ini ternyata hanya menerima perintah dari seseorang.Berarti ada seseorang yang sangat kuat yang berada di balik semua yang terjadi belakangan ini.Siapa dia?Pertanyaan yang sampai saat ini membuatnya geram.
"Aku sangat penasaran,tapi siapapun itu,tunggu pembalasan dariku."Arka mengepalkan tangan dengan kuat.
Di tempat lain,seorang wanita baru saja memunguti pakaiannya yang berserakan di lantai,ritual bercinta baru saja dia selesaikan.Sang pria yang lebih dulu terbangun sudah mengenakan pakaian rapi.
"Tidak,aku akan terus berusaha untuk mendapatkannya,aku kira memang itu tujuan awal kita bekerjasama bukan?"
"Aku tau,tapi jangan terlalu mengumbar seperti itu, kau jadi terlihat murahan."
"Diam kau."
__ADS_1
"Sudahlah hari ini aku akan bertemu dengan Alvano."Pria itu meninggalkan wanita yang baru saja mengenakan pakaiannya.
"Plaak.."
"Apa yang kau lakukan!"Bentak Rey setelah menampar Alvano hingga bibir pria tampan itu berdarah."Aku hampir saja kehilangan wanita yang sangat aku cintai karena kecerobohanmu."Lanjutnya masih tersulut emosi.
Rey Mazhar Gaozhan,putra kedua keluarga Gaozhan adalah dalang di balik semua masalah yang terjadi.Kecintaan nya pada Elnara Ziya membuatnya gila,sampai dia tega melakukan hal hal yang membahayakan orang orang terkasih di sekitar Elna dan keluarganya sendiri.
Sebenarnya cinta sepihak yang dia rasakan untuk istri sang kakak adalah segelintir masalah yang mengganggu ketenangannya,masalah utama dari perkara ini adalah,Rey yang merasa jika Baba dan Anne Alara berlaku tidak adil padanya.Sebagai putra kedua,dia paham betul dengan silsilah keluarga di mana anak pertama yang akan meneruskan kerajaan bisnis keluarga Gaozhan,namun bukan berarti kedua orang tuanya harus membeda bedakan antara dia dan sang kakak,Rey mengakui,bagaimana sepak terjang seorang Arka Kemal Gaozhan selama menjadi pewaris tunggal Iris Company,dia pun merasa tidak yakin bisa menyaingi sang kakak,hanya saja perasaan di kucilkan dari keluarga terlalu kuat dia rasakan,dia menganggap kalau Baba dan Anne lebih banyak menaruh harapan pada Arka di banding dirinya.
Jadi dengan perlahan menghancurkan kebahagiaan kakaknya,kesakitan yang dia alami sejak kecil akan terbalaskan dengan menyaksikan Arka yang kehilangan satu persatu orang yang dia cintai.
Selain cinta yang begitu besar untuk Elnara Ziya Mehr,Rey menganggap jika bisa memiliki wanita cantik itu,kekayaan Elna dari sang kakek bisa dia pergunakan untuk membalas dendam pada keluarganya sendiri.
"Aku sudah memberitahumu,kau boleh mencelakainya tapi jangan sampai membuatnya terluka parah."Bentak Rey.
Dia tau kalau Elna masuk ke rumah sakit dari mata mata yang dia pekerjakan di rumah utama.Dan diapun tau kalau wanita terkasihnya itu sedang mengandung,dan tujuan Rey yang paling utama merencanakan kecelakaan karena dia ingin melenyapkan bayi dalam kandungan Elna,artinya melenyapkan keponakannya sendiri.
Sungguh tega bukan?seandainya penjagaan untuk Ozkhan tidak ketat,sudah lama anak itu juga menghadap sang pencipta,apalagi yang masih dalam kandungan,dia sangat mampu melakukan itu semua.
"Maafkan saya,saya telah mengecewakan tuan,tapi dari pengintaian yang anak buah saya lakukan di rumah sakit tempat Elna,maksud saya nona Elna di rawat,kecelakaan yang terjadi tidak membahayakan jiwanya,hanya saja benturan di perut yang menyebabkan nona Elna kehilangan banyak darah,karena akibat benturan keras itu,nona mengalami perdarahan dan hampir saja merenggut nyawanya."
Deg!Rey tergugu,dia tidak menyangka,rencana nya hampir saja melenyapkan nyawa wanitanya.
"Tuan,apa hubungan ayah nona Freya dengan keluarga anda?anak buah saya mengatakan kalau tuang Hadyan Daniswara berada di rumah sakit karena mendapat panggilan dari ibu anda."
"Daniswara?Apa ada sesuatu yang saya lewatkan?"
__ADS_1
...****************...