Captain Agent My Heart

Captain Agent My Heart
episode 4


__ADS_3

Part 4


*the country's best university*


"aaaaa"


"aaaa*


Jeriatan para mahasiswi kampus ketika mereka melihat berita di sosial media mereka.


*breaking news


Sosok misterius kembali menggemparkan dunia,Arya kembali membawa nama baik negara.


Menangkap pengedar narkoba terbesar se-Asia.


Arya membunuh buronan tersebut dengan sangat sadis.


Dirinya meledakkan tubuh pria tersebut*!!.


Kemudian di susul Vidio pernyataan seorang anak laki-laki 6 tahun.


"Nak apakah kamu melihat wajahnya?".tanya seorang reporter yang sedang mewawancarai bocah yang menjadi tawanan pria pengedar narkoba.


" Tidak bibi,Kakak itu mengunakan masker hitam."


"Kakak?,dia masih muda nak?".Tanya reporter itu lagi.


"Ya bibi aku mendengar suaranya,aku yakin dia pria dewasa.Kakak itu menenangkan ku saat aku menangis."


"t-tapi kakak itu tertembak ibu hiks,hiks,hiks".Bocah itu menangis melihat ke arah samping dimana ibunya berada.


Ibunya berlari dari tempat duduknya untuk memeluk menenangkan bocah itu.


"Tenanglah Aron,Kakak itu pasti kuat,Aron harus bisa menjadi seperti kak Arya yang kuat jangan menangis". Ibu Aron memeluk putranya mengusap kepala bocah itu.


"M-mommy kakak itu tertembak saat menyelamatkan ku".Tangis bocah itu langsung pecah.


"Aron harus berdoa pada Tuhan agar kakak itu segera sembuh nak".


Aron putra kedua keluarga Satmaja keluarga konglomerat negara P .Berita penculikan Aron sempat viral seminggu yang lalu.Dan sekarang Bocah 6 tahun itu berhasil selamat.


"really,pray?".Tangis Aron sedikit mereda.


"Yes prince"


"Can't we meet him?"


"Can not, dear.Identitas kakak itu di sembunyikan agar dia tidak dapat di ganggu para musuhnya sayang.Kita harus menghargai keputusanya.oke?".


"Yes mom"


"Good"


Perbincangan ibu dan anak tersebut tidak luput dari rekaman live banyak orang yang menyaksikanya dan semakin di buat kagum oleh sosok Arya.


Kembali ke dunia nyata*


Mahasiswi kampus tak bisa berhenti mengagumi Arya.

__ADS_1


"Kina kau sudah tau berita menghebohkan hari ini".Sindy sahabat Kina duduk di meja kantin setelah mengambil pesanan makanannya.


"Tentang sosok Arya?".Tanya Kina mulai memakan makanannya.


"Kau tidak kagum?dan sekarang satu kebenaran tentang pria itu adalah dirinya masih muda!!".Ucap Sindy heboh.


"lalu?, walaupun masih muda sekalipun kau tidak akan pernah bisa bertemu denganya."


"Ck.Kau jahat sekali."Sindy memanyunkan bibirnya.


"Aku hanya menyandarkan dirimu jangan menghayal terlalu tinggi.Kau tau bukan jika Arya itu sudah menutup identitasnya selama beberapa tahun.Sangat konyol jika dia membuka identitasnya agar kau bisa melihatnya."


"Jodoh itu di tangan Tuhan siapa tau aku kelak akan menjadi ibu dari anak-anaknya."Ucap Sindy


Kina yang mendengarnya langsung merinding.


"Terserah padamu aku hanya mengingatkan mu agar kelak jika kau gila aku tidak merasa bersalah karena lupa memberi tahumu".


"Kina kau mendoakan aku gila!!". Ucap Sindy.


Kina tidak menanggapi dirinya melihat jam di pergelangan tangannya.


"Aku mau ke musholla kau habiskan makananmu".Mengambil tas dan beranjak dari tempat duduknya.


"Kina aku bahkan belum makan,tunggu sebentar ya please".Rengek Sindy.


"Tidak bisa urusan dengan Tuhan ku lebih penting,kita akan bertemu lagi di kelas bye". Kina meninggalkan Sindy sendirian.


Kina dan Sindy adalah sahabat tapi mereka berbeda keyakinan.Itu tidak membuat halangan untuk mereka menjadi dekat.Bahkan terkadang mereka saling mengingatkan untuk beribadah.


Kina sampai di depan musolla terdapat beberapa mahasiswa/mahasiswi yang juga akan beribadah.Karena negara yang ditinggalinya mayoritas beragama non muslim jadi tidak banyak yang melaksanakan ibadah.


Entah apa yang di pikir kan orang-orang itu,apa mereka tidak takut saat berada di hadapan sang pencipta.


Kina gadis 19 dirinya muslim tapi dirinya belum mengunakan hijab sering kali kakak pertamanya meminta dirinya mengunakan penutup kepala.


Dan Kina selalu beralasan padahal memakai hijab untuk perempuan hukumya wajib sama seperti solat lima waktu jika meninggalkannya akan mendapat dosa besar.


Kakaknya hanya bisa berdoa semoga kelak adiknya mendapat hidayah sang pencipta.Dan menaati aturanya juga menghindari larangannya.


Kina melepas sepatunya kemudian mengambil air wudhu.


Setelah itu masuk dan melaksanakan sholat Zuhur.


🍃


Setelah selesai mengerjakan kewajibannya.Kina pergi ke kelasnya dirinya masih memiliki jadwal kuliah satu jam lagi


Satu jam telah berlalu kini Kina dan Sindy sahabatnya sedang duduk di bangku taman kampus.


Sebelum pulang mereka memesan camilan dikatin dan memakannya di taman.


Karena belajar bukan cuman menguras energi tapi juga perutnya, begitu pikir mereka.


Ting


Notif di ponsel Sindy berbunyi detik berikutnya semua mahasiswi kembali di hebohkan dengan postingan foto.


"Aaaaaaaa"

__ADS_1


"Aaaaaa"


Kina yang bingung kenapa para mahasiswi berteriak kembali terkejut saat mendengar teriakan sahabatnya.


"Aaaaa"


Kina langsung menepuk pundak Sindy cukup keras.


"Kau ini kenapa!?"


"Sakit kina!!". Sindy memanyunkan bibirnya kesal.


"Kau cepat cek ponsel mu ada berita terbaru tentang Arya!!".Ucap Sindy heboh dirinya melupakan jika ia sedang kesal pada sahabatnya itu.


Sindy tak berhenti menatap ponselnya bakan ia mengezoom gambarnya berulang kali.


"memangnya terlihat jelas?."tanya Kina bingung tapi dirinya juga merogoh tasnya mengambil ponselnya.


"Tidak juga sih dia mengunakan masker dan ini sepertinya di ambil dari jauh,jadi sulit melihat jelasnya.Tapi dirinya sedang menatap di kamera terlihat jelas bola matanya.Wahh manik matanya coklat sangat indah."Jelas Sindy berbinar-binar.


Kina mulai mencari berita terbaru tentang Arya.Saat sudah menemukanya dia mengezoom gambarnya.


Deg


Dirinya seperti melihat mata Rey kakaknya,mata coklat teduh itu selalu melihatnya penuh kasih sayang.


Tapi yang dilihatnya sekarang manik matanya menajam seperti singa yang mengunci musuhnya.


Tidak! tidak mungkin itu Rey bagaimana bisa seorang Rey yang cupu berubah menjadi sosok Arya.


Dirinya langsung menepis pemikirannya itu.


"Bagaimana indah bukan".Tanya Sindy.


Lamunan Kina buyar saat Sindy berbicara.Kina menoleh ke Sindy.


Tetapi matanya menangkap sosok pria yang tidak asing.


"Ehh bukannya itu pria bus tadi kenapa dia berlari secepat itu."Gumam Kina.


Karena Kina ingin tau kenapa pria tadi pagi pergi ke arah jalan belakang kampus dengan berlari seperti itu dirinya juga ingin meminta maaf atas kejadian memalukan pagi tadi.


Kina memutuskan untuk mengikuti pria tersebut.


"Aku pergi dulu".Kina bergegas lari ke arah pria itu juga berlari


Sindy tidak menghiraukan perkataan Kina dia masih sibuk dengan ponsel di tangannya menuliskan di kolom komentar sosial medianya tentang betapa atletisnya tubuh Arya. Jika tadi mata yang dilihatnya sekarang tubuhya pria itu memakai rompi anti peluru di dadanya terkesan sangat gagah.Dirinya membayangkan betapa six pack nya perut Arya itu.


Sampai di belakang kampus pria yang dia kejar sudah hilang dari pandangannya.


"Kemana perginya pria itu,bukanya jalan belakang kampus di tutup karena perbaikan".Gumam kina sambil mengatur nafasnya.


Saat akan berbalik,dia melihat pria yang di ketahuinya duduk di balik pohon besar sedang mengutak-atik laptop yang berada di pangkuannya.Wajahnya terlihat tegang membuat Kina semakin penasaran di buatnya.


Jari-jari pria tersebut sangat lincah menari di atas keyboard laptop.


Kina dengan hati-hati menghampiri pria tersebut yang tak lain adalah Tae.


......................

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2