
Aku mengecek jam tangan setelah parkir di gedung B, sepertinya aku lebih cepat 15 menit dari jam meeting seharusnya. aku memutuskan masuk dan tunggu saja dalam ruang meeting.
Berbeda dengan gedung A yang bebas dimasuki siapa saja, gedung B hanya bisa dimasukin team research karena segala sesuatu yang ada digedung ini bersifat rahasia dan tentu saja termasuk kawasan tidak boleh difoto.Team research yang kurang dari 50 orang membuat gedung ini terlihat sepi, bahkan suara langkah kakiku bergema sepanjang koridor.
"Do you think this is a joke?!"Aku kaget dengan suara yang keluar dari salah satu ruang meeting, suara yang tidak asing ini membuatku berjalan menelusuri nya
Terlihat Cesper yang sedang mengamuk ditengah meeting, tidak ku sangka seorang Cesper yang biasanya terlihat lembut bisa mengeluarkan ekspresi seperti ini, Cesper terlihat sangat mendominan di ruang meeting tersebut, melihat sisi lain Cesper yang seperti ini membuatku semakin sadar bahwa aku memang tidak mengenali pria ini sama sekali. Ekspresi marah yang ditunjukan saat ini benar-benar mengintimidasi hingga ke tulang-tulang, bisa dilihat dari reaksi semua peserta meeting yang sudah pucat dan diam seribu bahasa.
Tanpa sengaja mata kami bertemu dan ekspresinya langsung berubah dari seekor harimau menjadi anak kucing, perubahaan ekspresi Cesper sontak membuat semua peserta meeting berpaling melihat kearahku
"Miss Joline?" Kata Cesper, aku langsung salah tingkah karena terciduk dengan posisi mengintip mereka meeting.
"I am sorry, looks like I came earlier than I should" Kataku kaku
"It's Okey, we just finish this meeting" Kata Cesper dan membubarkan meetingnya
"Your are our saviour" Bisik seseorang saat berjalan keluar ruang meeting
"It's been a while since our last meeting, Anda terlihat semakin cantik Miss Joline" Puji Cesper melihatku dari atas sampai bawah, aku memang tidak pernah terbiasa dengan sikapnya yang terus terang ini
"Terima kasih" Balasku dengan sedikit merona, aku memang sedikit berdandan karena kencan buta nanti. Hari ini aku menggunakan tank top hitam bahan satin hitam dengan celana kain high waist warna beige dan tentu saja blazer senada untuk memberi kesan semi formal. Ditambah dengan beberapa aksesoris berupa kalung dan gelang berwarna emas yang memberi sedikit kesan feminim.
"Selamat siang" Kedatangan peserta meeting lain memutuskan pembicaraan kami dan akhirnya meetingpun dimulai
Setelah selesai, aku berjalan ke kamar kecil untuk mengganti safety shoes ke heel yang ku kenakan tadi dan melihat Cesper yang berdiri depan pintu kamar kecil sambil tersenyum melihat ponselnya. Senyumannya begitu manis, kira-kira apa yang dilihatnya hingga membuatnya tersenyum seperti itu. Mungkin pesan singkat dari pacarnya?
"Apa yang lucu Mr Cesper?" Kataku berusaha mengintip layar ponselnya dan Cesper terkejut hingga terloncat kecil dan buru-buru mematikan ponselnya.
"Anda mengagetkan saya" Kata Cesper sedikit salah tingkah, aku juga ikutan kaget dengan reaksi yang sedikit berlebihan itu.
"Anyway sudah mau balik? barengan yuk" Ajak Cesper dan aku mengangguk mengekorinya kearah parkiran
__ADS_1
"Apakah Anda ada acara nanti malam? bagaimana jika makan malam bersama?" Ajak Cesper saat tiba dipintu keluar
"Maaf aku ada janji malam ini" Jelasku
"Sayang sekali" Balasnya dengan wajah kecewa, akhirnya kami pun berpisah dan saat aku sampai di depan mobil aku mencari-cari kunci mobil dalam tasku
"Hmm?" Aku mengecek semua isi tas dan kantong
*Tidak ada! Perasaan tadi sudah saya masukin kedalam tas *Batinku, Rasa paniku mulai menyerang karena aku sudah hampir telat untuk kencan buta dan malah terjadi drama kunci hilang seperti ini, apa ku telepon Nita? Tapi dia hari ini lembur, aku kembali mencari isi tas aku berharap mungkin terselip disuatu tempat tapi hasilnya nihil.
"Something wrong Miss Joline?" Suara Cesper mengagetkan ku
"Sepertinya kunciku terjatuh saat tinjauan lapangan tadi" Kataku tidak yakin
"Mau kutemani cari kedalam?" Tawar Cesper, daripada itu
"Karena aku buru-buru untuk acara nanti malam, bolehkah Anda beri saya tumpangan?" Pintaku
"Sepertinya ini acara yang cukup penting" Kata Cesper membuka pembicaraan, aku hanya tersenyum mengiyakan tanpa ada niat memberitahunya bahwa ini adalah kencan buta. Entahlah rasanya malu saja jika Cesper sampai tau aku mengikuti acara seperti ini, mungkin dia akan menertawakan ku. Sejujurnya aku sedikit gugup karena ini pertama kalinya dan beberapa kali aku berkaca dan memperbaiki make up ku. Aku bisa merasakan tatapan penasaran Cesper yang beberapa kali menoleh kearahku
"Btw biasanya jika Anda lagi nongkrong dengan teman-teman Anda, apa saja yang kalian bahas? Lebih spesifiknya teman laki-laki" Tanyaku semakin membuat Cesper bingung tapi Cesper tetap menjawabnya
"Saya juga tidak yakin karena saya jarang nongkrong dengan teman-teman tapi jika ada biasanya saya bahas soal kerjaan" Jawab Cesper dengan nada datar, seperti dugaanku dia memang seorang workaholic.
"Ah disini!" Kata ku setelah melihat nama resto yang diinfo Nita, Sekali lagi aku berkaca untuk memastikan make-up ku
"Terima kasih atas tumpangan Anda" Kataku pada Cesper dan buru-buru keluar dari mobil sebelum Cesper bertanya
Aku menghembuskan nafas begitu keluar dari mobil, bersyukur Cesper tidak bertanya lebih lanjut walau aku bisa merasakan aura dan tatapan penasarannya yang begitu mengintimidasi. Baiklah mari kita lupakan Cesper sejenak dan lakukan Kencan buta ini dengan sukses. Kataku dan berjalan masuk Resto.
Aku duduk disalah satu meja yang dekat dengan jendela yang ada tulisan reserved, sepertinya saya datang duluan. Karena buru-buru tadi badanku jadi sedikit gerah dan aku memutuskan membuka blazerku.
__ADS_1
"Joline?" Panggil seorang pria yang menggunakan kaca mata sambil tersenyum ke arahku
"Iya benar" Balasku
"Maaf saya sedikit terlambat, kenalkan saya Leo" Katanya sambil mengulurkan tangan
"Hai tidak masalah, saya juga baru tiba" Kataku membalas jabat tangannya
"Anda terlihat jauh lebih cantik dari foto" Basa basi Leo dan kami pun mulai memesan makanan
Ting! Pesan singkat dari Nita mengalihkan pandanganku
*"Kamu dicariin Cesper tuh, katanya urgent" *Chat Nita dan disusul foto screen shot chat Cesper pada Nita yang berisi
-------------------
Cesper : Hi Nita, ini Cesper. Maaf ini agak urgent. Apakah Anda sedang bersama Joline? Ada yang mau saya tanyakan soal pekerjaan tapi dia tidak menjawab telepon saya sama sekali.
Nita : Saya tidak bareng Joline,tapi saya rasa sekarang dia sedang kencan buta
------------------
Aku yang masih belum mengerti maksud dari chat Nita dan membalas
*"Loh tapi barusan dia yang mengantarku ke lokasi kencan buta dan tidak ada panggilan masuk dari dia sama sekali kok" *Balasku ke Nita
*"Oh ****!" *Balas Nita
Disaat aku hendak membalas lagi tiba-tiba tanganku ditarik dengan sangat keras sampai hand phoneku jatuh, aku langsung menoleh dan siap memaki tapi mataku blakblakan melihat siapa pelakunya
"Cesper?!"
__ADS_1