CEO Yang Posesif Menerkam Ku

CEO Yang Posesif Menerkam Ku
Masalah nya adalah di rasa percaya


__ADS_3

"Sebelumnya bukan, maksud saya untuk mencampuri urusan keluarga, namun saya rasa saya bisa memperbaiki ini semua,"


"Makan malam kami ketunda karena harus mendengarkan omong kosong ini! , " Ucap papah Anthony dengan marah.


"Sebelum saya selesai tolong jangan berbicara, " Ucap Rena tersenyum sangat lebar.


"Di dunia ini terkadang apa yang kita inginkan tidak berjalan sesuai keinginan kita, kita ingin menjadi orang kaya, mandiri finansial, pekerjaan yang tetap, semua yang baik-baik untuk diri kita namun siapa di dunia ini yang mengharapkan yang buruk datang ke hidup mereka, saya adalah Anthony,... yang saya sampaikan berdasarkan catatan yang tertulis di buku diary dari Anthony...., "


...Saya hanya berharap saya lulus dengan IPK yang baik dan menjadi dokter, selain itu saya juga memiliki bisnis sampingan (bisnis makanan cepat saji) saya berharap akan merauk untung yang banyak.... namun seperti nya saya salah semua nya gagal dan tidak berjalan semestinya... apa benar saya tidak berguna seperti kata papah.......


...lembek, dan tidak mandiri....


...Saya tahu saya tidak terampil saya b*doh lembek, gak mandiri saya tahu semua itu tapi saya juga bukan orang yang malas berusaha saya sudah mengikuti jejak papah dan kaka namun saya memang belum berhasil.... bisakah kalian tidak menatap ku dengan mata penuh hina dan kebencian itu......


...Aku hanya tertekan, akan tuntutan untuk sukses dan aku terus gagal sebab itu aku melakukan hal bodoh mengonsumsi obat-obatan terlarang, maaf.......


...Aku sendiri di rumah kecil ini aku seraya di makan oleh kesedihan rasanya makin menggigit setiap hari nya membuat aku jatuh dan semakin jatuh...


...Aku... hanya ingin melihat mata dan senyum kalian yang indah yang pernah aku lihat terakhir kali saat aku SMA.......

__ADS_1


...Aku tahu kalian merasa benci atas apa yang kulakukan.... tapi bisakah kalian tersenyum kepada ku..... di depan jenazah ku....


Anthony adalah seorang anak yang baik namun memang prestasi nya dari SD sampai SMA selalu berada di bawah, walaupun dia sudah berusaha keras.Saat dia lulus SMA dan mengambil kuliah kedokteran, dia menjadi semakin stress karena desakan dari papah nya ( karena ia selalu mendapatkan nilai jelek) stress diakibatkan oleh tuntutan papah nya dan akibat pelajaran yang semakin menumpuk...pada suatu malam saat dia belajar dan dia menyadari dia tidak bisa seperti kaka nya yang menghapal dengan cepat dan ingatan nya pun akan membekas dalam waktu yang lama, ia tidak seperti itu... makin hari-makin lama ia menjadi frustasi... suatu hari ada teman nya yang menawarkan obat penenang dan ternyata itu adalah narkoba.... dan akhirnya dia tertipu... saat ia menjadi ketagihan.... ia terus mengonsumsi narkoba itu sampai... akhirnya papah nya mengetahui nya... dan semenjak itu papah dan kedua kaka nya kesal dengan Anthony.


Selain kecanduan obat, sampai ia menjalani pengobatan dan berhasil sembuh, tapi tatapan ketiga nya papah dan saudara-saudara nya mulai berubah, hanya ibunya yang membantu nya bahkan saat melakukan bisnis semua modal dari ibu nya namun usaha itu juga gagal dan membuat Anthony semakin stress ia pun kemabli kepada obat yang awal nya dia tahu itu penenang namun sekarang ia sudah tau itu adalah narkoba, tetap ia gunakan,... tapi kali ini ia bukan di tangkap oleh papah nya namun oleh polisi yang membuat nya harus di penjara dan yang pasti nya memalukan keluarga.


Setelah kejadian itu papah nya menyuruh ibu Anthony untuk tidak membantu Anthony kemabli kalau tidak diancam untuk di ceraikan, sehingga tidak ada satupun yang membantu Anthony.


Setelah membacakan semua yang Anthony tulis dan memberikan gambar milik Anthony, ketiga es itu nampak nya mulai mencair.


Nampak nya Rena berhasil dengan misi yang satu ini...


Jangan pulang malam-malam (Dito mengetik untuk untuk Rena).


Lalu di hapus.


Jangan lupa kerja. (Dihapus lagi).


"Akh... s*lan susah sekali!," geram Dito.

__ADS_1


..."Besok kerja dipercepat! Jam 6:30"...


"Ah...sudah lah ini saja, " Ucap Dito yang agak puas akhirnya ia menemukan kata yang pas.


Karena Rena ingin berkomitmen dengan pertemuan ini handphone Rena dimatikan jadi jelas saja pesan dari Dito belum di baca oleh nya.


"Besok jam berapa?, " Ucap Papah Anthony dengan ragu.


Seketika semua tatapan matanya menyoroti Papah Anthony.


Dito menaruh handphone nya di atas nakas setelah itu ia pergi ke bathroom untuk cuci muka,namun ketika ia melihat handphone nya tidak ada notifikasi ia sedikit agak kesal.


"Akh.. sudah lah, " Ucap Dito menatap handphone nya kesal dan setelah itu ia membaringkan tubuh nya di ranjang.


......... Selamat Membaca...........


sketsa


__ADS_1


__ADS_2