CEO Yang Posesif Menerkam Ku

CEO Yang Posesif Menerkam Ku
Perpisahan....


__ADS_3

Hari Sabtu di mana waktu nya untuk santai-santai malah diganggu oleh ghostingan dari bos.


Rena yang ternyata jam 9 pagi masih tidur karena dia menghabiskan sepanjang malam nya dengan membaca novel favorit nya sampai jam 2 malam.


Sebenarnya Rena sangat jarang untuk bergadang seperti ini karena dia sangat memperhatikan kesehatan nya namun karena author dari novel tersebut tiba-tiba upload sampai 50 episode ke depan karena ia akan break sampai beberapa minggu untuk menulis novel karangan nya.


Rena yang arwah nya sudah kembali dalam tubuh nya setelah berjalan-jalan dalam mimpi, ia terbangun dengan membuka kelopak mata nya dengan perlahan.


Melihat hari yang sudah mulai terang Rena segera bangun dari posisi tidur nya, ia mengucek wajah nya dengan kasar dan berjalan dengan mata yang masih belum terbuka sepenuh nya dengan berjalan menuju ke kamar mandi.


Rena mengambil handuk dan melangkah melewati batasan ambang pintu kamar mandi, ia meletakkan handuk di bagian hanger di kamar mandi.


Baru saja ia ingin melepaskan baju nya tiba-tiba ia mendengar handphone nya berbunyi nyaring, ia pun agak ragu untuk terus melanjutkan ritual pagi nya dan memilih keluar dari kamar mandi.

__ADS_1


Rena pun membuka handphone nya lalu ia ternyata mendapatkan panggilan dari Dito namun ketika Rena menghubungi Dito kembali tidak mendapat jawaban dari Dito.


"Sebenarnya, ada apa?, " Tanya Rena dalam hati yang mulai khawatir.


Dalam pikiran Rena ia sudah membayangkan hal yang buruk, karena tidak biasanya bos nya seperti ini dan untuk apa Dito menghubungi nya di hari libur kalau itu tidak penting


Sementara itu Dito ia hanya duduk dengan telanjang dada dan celana boxer ia sebenarnya ingin mengajak Rena untuk sarapan sekaligus membahas tentang keberangkatan mereka berdua menuju ke Paris.


"Akhhh, apa yang kulakukan jelas dia harus siap ke sana nanti dan tidak ada alasan untuk tidak berangkat, apa yang ku khawatir kan, " Ucap Dito sambil mengacak-ngacak rambut nya.


Rena yang membayangkan yang buruk-buruk tentang bos nya mungkin karena hobi nya membaca novel yang banyak fantasi nya menjadi terlalu berlebihan.


Ia membayangkan bos nya sedang dalam bahaya ia di sandera oleh orang yang gila harta dan saat orang menyandra nya sedang lengah ia pun mendapatkan kan kesempatan untuk mengambil handphone nya dan karena panggilan nya tak kunjung di jawab membuat ia ketahuan oleh penyandera nya, semua ini ada di dalam pikiran Rena.

__ADS_1


Seperti nya Rena memang cocok menjadi pengarang karena banyak berkhayal.


Karena saking khawatir nya ia pun segera bergegas untuk menuju ke rumah Dito ini pertama kalinya Rena ke rumah Dito namun karena ia sekretaris nya ia tahu jelas di mana alamat rumah Dito.


Karena panik nya ia pun lupa bahwa ia memiliki nomor dari supir pribadi Dito dan dia tidak menghubungi nya.


Rena menaiki bus untuk menuju ke alamat yang pernah dikirim oleh Gabriel namun sepanjang perjalanan ia tidak bisa menenangkan diri nya karena merasa bos nya dalam bahaya.


Setelah lebih dari setengah jam.....


Dito berniat untuk pergi ke gym dengan kaus putih polos dan celana boxer ia berpenampilan sangat santai.


Namun Rena datang...... dia terlihat sangat lelah bahkan nafas nya masih tidak teratur (terlihat dari posisi Dito berdiri).

__ADS_1


"Pak, Dito ada, di culik?," Tanya Rena.


...... SELAMAT MEMBACA.......


__ADS_2