
Dito dan Rena selesai menikmati makanan yang tersaji di atas meja,Rena nampak nya sangat puas dengan steak domba yang baru saja dia makan.
Setelah sarapan yang tertunda,mereka segera berangkat dari restoran menuju ke kantor.
Akhirnya Mereka sampai ke kantor....
_Bos, makasih sekali lagi, " Ucap Rena dengan senyum manis nya.
"Hemm, " Jawaban seikhlas nya dari Dito.
Mereka menuju ke ruangan nya masing-masing...
Rena mulai mengerjakan tugas nya begitupun juga dengan Dito, Dito memeriksa beberapa data begitupun juga dengan Rena di ruangan kerjanya.
Seiring berjalannya waktu sekitar jam dua belas,Hans datang dengan membawa minuman coklat dan roti untuk Rena.
"Hans, " Ucap Rena.
"Waktunya makan siang kok kamu gak makan, " Ucap Hans.
Hans mulai mendekat ke arah meja Rena dan menaruh makanan dan minuman yang dia sudah beli di atas meja Rena.
"Duduk dulu Hans," Ucap Rena mempersilahkan Hans untuk duduk.
Hans duduk di depan Rena, Hans yang belum di jawab pertanyaan nya kembali mengajukan pertanyaan nya kembali.
"Kenapa, gak makan siang," Tanya Hans, Hans menatap Rena dengan tatapan dalam.
Kamu gak bales chat aku?, " Tanya Hans.
"oh.. aku dari tadi gak buka handphone," Ucap Rena.
Rena pun merasa gugup... namun dia bisa mengendalikan nya.
__ADS_1
"Hehe, sebenarnya aku sudah makan jam 10 tadi sama bos," Ucap Rena.
"Makan sama pak Dito ?, " Tanya Hans.
"Iya, " Jawab Rena.
.
"Berdua? untuk urusan kerja?, " Tanya Hans yang mulai penasaran.
"Bukan pak Dito belum sarapan,terus aku diajak...ya mungkin dia tahu bahwa bawahannya belum pernah makan makanan mewah sebelum nya jadi dia kasihan." Ucap Rena.
"Sepertinya Pak Dito bukan orang yang seperti itu!!," Benak Hans.
Semua kenangan sikap Dito mulai bermunculan dalam ingatan Hans, dari mulai sikap kejam nya kepada bawahan nya sampai ia yang selalu menolak undangan dari bawahannya yang baru saja meraih pencapaian yang gemilang untuk perusahaan.
"Sangat mencurigakan, " ucap Hans dalam benak nya.
Segara setelah Rena menegur nya Hans kembali ke kesadaran nya. .
"Oh, iya," Ucap Hans.
"Inikan sudah jam 12 seperti nya makanan yang tadi sudah di cerna dengan sempurna, " Ucap Hans.
"Ini aku bawa, minuman dingin rasa coklat dan roti keju, "Ucap Hans yang mengeluarkan minuman dan makanan yang ada di dalam bag kertas warna coklat.
"Makasih," Ucap Rena.
"Jangan hanya terimakasih tadi dimakan roti nya dan di minum minuman coklat nya," Ucap Hans menggoda.
"Aku minum coklat nya dulu ya, kalau roti nya nanti kalau aku sudah lapar, " Ucap Rena.
"Badan kamu tuh kecil karena tidak suka makan, makan yang banyak mumpung masih belum punya suami nanti kalau sudah punya suami ribet loh!, " Ucap Hans menyodorkan roti lebih dekat ke arah Rena.
__ADS_1
"Hahaha.. kamu bisa aja," Ucap Rena sambil tertawa kecil.
Mereka sedang asik ngobrol tiba-tiba ada Dito yang menyela percakapan mereka.
Dito sama sekali tidak mengetuk pintu, karena ia mendengar suara pria di kantor nya Rena seperti nya sedang berbicara dengan Rena dengan asik nya.
"Seperti nya kedatangan saya akan menggangu kalian, " Ucap Dito dengan wajah tembok milik nya (tanpa emosi) namun sebenarnya ia menyembunyikan amarah nya.
"Pak,..," Ucap Hans yang berdiri dari posisi nya.
"Bos Dito," Ucap Rena menyambut nya dengan hangat.
"Sedang apa kalian berdua disini!, " Tanya Dito.
"Kami sedang istirahat bersama pak, saya khawatir Rena belum makan siang jadi saya bawakan makanan dan minuman ke sini," Ucap Hans menatap ke arah Dito.
"Bukan kah dia sudah besar,.... jika dia ingin makan dia akan turun ke kantin bukan!, " Ucap Dito menatap ke arah Hans dengan tatapan sadis.
"Tapi pak terkadang seseorang lupa akan penting nya makan secara teratur karena kesibukan pekerjaan pak, jadi saya pikir Rena lebih mengutamakan pekerjaan nya dari pada makan secara teratur jadi saya datang ke sini," Ucap Hans , Hans sama sekali tidak terlihat kaku di depan bos nya malah kepercayaan diri Hans membuat nya seolah-olah menentang Dito.
Tok... Tok
(suara ketok pintu)
"Hans... apa kamu ada di dalam," Suara wanita.
Wanita itu adalah Bella, Karena Bella menang orang nya tidak sabaran ketika baru beberapa detik saja tidak ada respon Bella begitu saja masuk ke ruangan Rena.
Ketika ia membuka pintu ia kaget bukan main karena ada bos nya juga di situ yaitu Dito,Bella pun segera membungkuk tubuh nya di depan Dito.
Seketika suasana menjadi canggung.
........ Selamat Membaca.......
__ADS_1