Change With Sistem: AI Technology

Change With Sistem: AI Technology
AI Technology •17•


__ADS_3

Seorang perempuan sedang mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang, bisa kalian tebak itu siapa


"kau keras kepala sekali ,Zeline!"


[Tuan, kenapa kau tidak mengaku]


ya, beberapa saat yang lalu Zeline tak sengaja menangis dan membuat heran Geline dan juga peri kecilnya


"Haish, td ada debu yang masuk!"


memang tipikal dari seorang Zeline yang tak mau mengakui bahwa memang terjadi


sifat tsundere nya memang sejak dulu ada namun semakin kesini semakin kumat😔


hingga ia akhirnya sampai di suatu villa yang berisikan kurang lebih 10 orang


"Hai semuanya!!"


Dan ia melihat teman temannya yang sedang sibuk membersihkan rumah, ya memnag berantakan sekali


"Apakah ada angin topan disini?"tanya Zeline keheranan kenapa tempat ini kacau sekali


"Itu tuh, Ultima sama Carrera berantem, udah dibilangin juga tetep aja ngeyel"ucap salah seorang perempuan


Testarossa namanya


"Oh, terus mereka kemana?"


"Dihukum ma Diablo, di gantung di pohon belakang sana"


Zeline menggelengkan kepalanya sambil menahan tawanya, ia lalu pergi ke belakang tuk melihat kondisi Iblis kecilnya itu.


"kau hebat sekali, Tuan. bawahan mu semuanya iblis"


Akhirnya Angel muncul diatas kepalanya, dan juga Feth and Geline yang duduk di pundaknya


Keadaan Carrera dan Ultima....


"Kamu sih!!!"


"Apaan sih! orang kamu yang duluan nonjok!!"


"Hisssssh!!"


Mereka sedang di gantung diawasi oleh Moss yang duduk di bangku taman


"Kalian ini, udah dihukum masih aja berantem"


"Hai orang-orang yang di hukum"


Zeline sengaja mengejek Carera dan Ultima, jarang jarang kan dia main main ma bawahan


"Huhuhu Tuan, tolong kami...."


"Tuan, tolong aku saja jangan si Makmak tuh!!"


"Diam!! Huhu~ Tuan tolong"


Zeline hanya menjulurkan lidah lalu pergi setelah mengambil buah dari pohon itu


"Yee, orang mau ngambil buah juga.."


"Hahaha Kasian banget lu berdua"


Alhasil mereka pun nangis kencang hingga membuat tetangga tetangganya heran


"Eh no rumah sebelah di huni berapa orang sih?"


"tauk, rame banget, tp cowok cowoknya ganteng beh.."


"Ceweknya juga cantik!!"


"kayaknya kos kosan deh, tp ada aja orang yang ngekos-in Villa bagus nan mahal kayak gini buat bocah bocah"


Gak tau aja mereka kalau umur bocah bocah itu adalah 3.000 tahun (buat Iblis itu masih anak anak)


Zeline sudah tenang melihat kehidupan mereka yang memang layaknya bersaudara


"Bagaimana, Abang Diablo? susah tak ngurus adik adiknya?"


"Susah, Boss!! rasanya mau ngelempar mereka ke dunia asal!"


Begitulah keluhan si "Kakak" pertama dari kelompok iblis ini, bagi yang nanya "Kak kenapa mereka gak nikah aja?"

__ADS_1


Begini, author cape bikin shipnya, juga kayaknya lebih enak kalo tentang Kakak-beradik aja deh


Lebih gimanaaaaa gitu


Maaf kebanyakan ngomong, skip balik ke cerita


"Baiklah, berjuang terus ya, Abang! Zeze mau pulang dulu, mau ketemu Alaska tercintah! Papay"


Sikap Zeline memang selalu berganti ketika bertemu orang yang dekat dengannya


Hingga akhirnya sang pengendali 10 Iblis itu memasuki mobil miliknya dan pergi ke suatu tempat tuk membelikan hadiah kecil buat si kecil


"Hem.. boneka/mainan yang mana ya?"


"Permisi kak, ada yang bisa dibantu?"


"Mainan untuk bayi di bawah 1 tahun yang mana?"


Pelayan itu lalu menunjukkan mainan yang mungkin bisa di pakai oleh sang anak


"Ini bisa kak, buat mengasah otak"ucap si pelayan sambil menunjukkan mainan memasukan balok


namun bukannya berminat, Zeline malah tertarik pada kubik 3×3 yang berwarna pastel


"Ini berapa?"


"Eh? itu 195rb, kubik yang lancar di puternya juga gak gampang rusak, tp bukan kah untuk Bayi?"


Zeline mengangguk seraya berkata "Iya, tp sepertinya ini lebih menarik, bentuk lain ada?"


"A-ada, ini dan ini"Pelayan itu menunjukkan kubik berbentuk bulat dan juga yang berukuran 4×4


"Sama puzzle nya yang itu dan yang ini"


Akhirnya total akhirnya pembelanjaannya adalah 789.000 Rupiah, dan bukan Zeline namanya jika membayarnya dengan uang pas


"Ini sudah ya.."


"Eh, kak Kebanyakan!"


"Tip buat kamu"Ucap Zeline sambil mengedipkan sebelah matanya


pelayan Perempuan itu membungkukkan badannya berterima kasih


"Alaska pasti suka nih!!"


"Ululu Anak Mommy..."


"Mama~ Hee~ Ayayaya~ Nan!~"


Siapa pun tak bisa menahan keimutan sang baik kecil yang sangat lucu nan cantik ini, bahkan mungkin dia akan di karungin oleh orang jika bertemu


"Zeline, Aku pergi duku ya"


"Yoo Hati hati kencannya"


"A-apaan sih!!"


itu adalah Yuniar yang tadi meminta ijin tuk kencan dengan sang pacar Andreas, eh ralat Tunangan maksudnya


Karena malu, Yuniar segera berlari meninggalkan pintu kamar sang "Kaka"


"Alaska mau?"tanya Zeline yang mengalihkan perhatiannya kembali.pada anaknya


"Uuu~ Ma-u~~!"ucap Alaska sambil bertepuk tangan


Awalnya Zeline memberikan Puzzle dahulu yang ukurannya 2×2 untuk menguji


Dengan susah payah, si kiyowo kecil ini memasang puzzle dengan susah, dan hal itu yang membuatnya lucu.


Karena belum bisa duduk sendiri, Zeline pun memangku Alaska di pangkuannya


"Demi apa?! Anak mu lucu banget!! aaaaa Kawaiiiii"


[aaaaa Kawaiiiii!!! Alaska lucu banget mode seriusnya]


[Um um, mirip sama Gatra]


Tanpa sadar Geline mengucapkan kata kata yang membuat Zeline murung seketika karena, anaknya juga bisa mendengar ucapan mereka


"Apwa?~ Ga..Ga~tewa?~ Aha~ Pa~Pa!!~"


Entah mungkin Alaska mengerti ucapan Zeline atau bagaimana, seketika Alaska menyebut Papa saat mendengar kata Gatra.

__ADS_1


Zeline murung dan mengangguk ke Alaska


"Iya, Papa"





|





"Aduh, ku bulu mata aku copot?"


Gatra mengucek matanya yang sebelumnya kejatuhan bulu mata dan membuatnya perih


"Katanya kalo bulu matanya copot artinya ada yang benci kamu"


Namanya juga Iblis lah ya, pasti membawa ke jalan yang sesat walau Gatra tau bahwa tentu saja perkataan itu bohong!


"Ngaco, mana mana ya kalo bulu mata sebelah kanan yang jatoh pasti ada yang rindu!!"


"ish Tp bagi kami para Iblis itu ada yang benci"


"Sesad! bantuin kek ini, bantuin cari bini gue gitu!"


"Ogah, gak ngerti aku tuh"


Yap, sekarang bagi Gatra si Iblis "jahat" malah menjadi lawan bicaranya sehari hari sampai sampai karyawannya banyak yang mengira ia gila


"Ekhem, Gat, Lo lupa ada gue disini?"


"Gak, cuma gak Inget aja"


Si teman menahan amarah, kita sebut saja namanya Rio, Febrion Gabriel


Teman Gatra yang salah satu pemegang saham perusahaan


"Lo Ngomong ma siapa sih? stres Lo ditinggal bini?"


"Bawel Luh"


Rio menggeleng kan kepalanya sambil mengelus dada


"eh gua pernah ketemu cewek cantikkkkk banget dah!"


Gatra tak tertarik sama sekali, dia hanya tertarik dengan Zeline


"Sayangnya dah punya orang"


"Sungguh sad hidup Lo, jomblo seumur hidup"


"Iya Jomblo, gue ma gak kayak Lo cuma mainin, langsung nikahin gue mah!!"


"Serah"


memang kurang berbobot perdebatan mereka ini, tp tetap saja mereka sahabat yang tak akur


"Btw bayinya mirip banget sama elu"


Seketika Gatra menoleh dan mengulangi kata kata Rio


"Mirip ma Gue? maksud Lo?"


"Iya, matanya, hidungnya, apa lagi penampakan nya dari belakang, KL di samping lu pasti dah kayak bapak pa anak"


"Dimana Lo nemuinnya?!"


"nah kan tertarik loh"


"Di Mall, dia lagi beliin baju buat anaknya"


Gatra lalu mengira ngira pasti itu adalah Zeline namun siapa anak itu?


Hayoooo siapa tuhhh?


Like

__ADS_1


favorit


dan Comment sebanyak banyaknya!!


__ADS_2