
𝙷𝚊𝚙𝚙𝚢 𝚁𝚎𝚊𝚍𝚒𝚗𝚐 ♡♡♡
Gatra mengantar Alaska sampai kerumah, ia mencium dahi Alaska dan melambaikan tangan.
"Sampai jumpa, Daddy!!"
Gatra tertegun dan tersenyum sumringah, awalnya ia ingin masuk kemobilnya namun suara perempuan yang memanggilnya menghentikan dirinya tuk melangkah.
"Masuklah dahulu, Aku ingin bicara"
Entah ia harus sedih, terharu atau senang. Gatra mengalihkan tujuannya, ia masuk ke rumah Zakeisha mengikuti Zeline yang membelakangi nya.
"Duduklah dulu"
Gatra dengan senang hati duduk di sofa dan menunggu dan tampak Alaska sedang mondar mandir untuk menaruh barang dan melambai ke dirinya.
"Ada apa?"
"Alaska ingin jalan jalan dengan mu, tunggulah dia bersiap"Ucap Zeline sembari menghidangkan kopi yang masih ber-asap.
Alaska yang mendengar itu mendelik tak percaya ibunya memakai namanya untuk itu. Ia menggeleng sambil menyilangkan tangan dari atas.
Gatra terkekeh.
"Baiklah"
"Aku mau pergi tapi Mommy harus ikut!"
Zeline memerah, dia menoleh dan mendapati sang anak keburu lari ke kamarnya.
"Jadi?"
"Kau menularkan virus apa sampai dia memanggilku Mommy?"
"Not me"
Zeline menatap mata Gatra lekat, jelas ada rasa sedih dimatanya.
"Aku akan ikut, beri waktu untuk bersiap"
"Of course"
Jadilah Gatra sendirian di ruang tamu, ia menunggu dengan sabar, perasaannya berbunga bunga membayangkan mereka bertiga berjalan bersama.
__ADS_1
Dia sangat bahagia.
"Ayo"
Tampak Zeline dan Alaska sudah memakai baju casual, entah kenapa wajah Zeline memerah.
Kedua perempuan itu mengikuti Gatra yang berjalan menuju mobil, Gatra berusaha mengendalikan kesenangannya agar tetap terlihat Cool.
Stay cool..-Gatra
Di mobil, banyak hal yang dibicarakan Alaska dan Gatra, Zeline memilih untuk duduk dibelakang namun sang anak sudah masuk duluan yang membuatnya harus duduk didepan.
"Tau gak, Dad? Tadi tuh aku gak ngajakin lho, tapi itu Mommy"
Gatra melirik Zeline yang seketika membuang muka namun terlihat jelas bahwa telinganya memerah.
"Hayolo, Mommy malu tuh"
"Apaan sih kalian"
Zeline diam diam tersenyum, Melihat Alaska yang sehari hari bak kulkas 12 pintu kini tertawa lepas.
Gatra lelaki yang ia benci (sedikit) kini mengejeknya, persis seperti dulu saat ia memerah.
"Ke Mall!!/Mall aja"
Gatra mengangguk, ia terkekeh mendengar kedua malaikatnya (belum sah woy) mengatakan hal yang sama di waktu yang sama.
"Ayo jalan jalan!!"
Sesampainya di Mall mereka turun dari mobil dan Alaska tampah berbinar melihat hal itu, bukan karna mallnya namun ia senang karna bersama orang tuanya.
"Aku mau nonton bioskop!!"
"Makan dulu!/Makan dulu ya"
Mereka saling bertatap dan membuang muka, Alaska tersenyum ceria melihat mereka.
"Baiklah, ayo makan"
Mereka berjalan bergandengan dengan Alaska, Alaska melihat satu restoran yang menurutnya menarik.
"Disana saja, Daddy"
__ADS_1
"Oke"
Gatra segera melihat tempat duduk yang cocok dan mengajak mereka ke sana dan begitu sampai pelayan tentu saja langsung datang.
"Selamat datang, ini buku menunya"
Zeline memesan beberapa menu tanpa bertanya kepada Gatra maupun Alaska membuat pelayan itu agak bingung.
"Suaminya?"
"Dia yang memilih"
"Owh begitu"
Romantis banget-Pelayan
Perbincangan mereka kembali berlanjut, namun kali ini entah kenapa Zeline lebih banyak tersenyum.
"Mommy inget makanan kesukaan Daddy ya?"
"Begitulah "
"So sweat..."
Selang beberapa waktu, pelayan datang membawa pesanan mereka bertiga.
Makan berlangsung dengan khidmat dan sunyi hingga Zeline pergi ke kamar mandi.
[Zeline kalau malu tunjukkan saja]
"Mati saja sana kau Geline"
[Zeline terlalu kejam]
------------------------------------------------
**Like
komen
share
follow
__ADS_1
TBC**