Change With Sistem: AI Technology

Change With Sistem: AI Technology
AI Technology •12•


__ADS_3

𝙷𝚊𝚙𝚙𝚢 𝚁𝚎𝚊𝚍𝚒𝚗𝚐 ♡♡♡


"Gara gara Aska Alno jadi kecelakaan"


Aska menggenggam tangan Alno pelan sembari menunduk dalam, ia berusaha menahan air matanya.


"Eh kamu gak salah koq--"


"Hiks... Alno sakit gara gara Aska, Alno jangan benci Aska.. Hiks"


Alno tampak kebingungan, lelaki bersurai putih itu berusaha menghentikan agar Aska tak lagi menangis namun tubuhnya saja susah digerakkan.


Alno bersusah payah untuk mendudukkan badannya.


"Udah.. cup cup cup"


"Hiks..maafin Aska...hiks"


"Nanti Alno nangis nih"


Alaska terhenyak, dia mengusap air matanya dan menatap Alno sembari tersenyum.


"Maafin"


"Iya, cantik"


Muncul semburat merah di pipi Aska, ia mengangguk sembari tersenyum.


"Alno mau buah gak?"


"Gak ah, capek makan buah mulu"


"Yaudah, mau apa?"


"Mau Aska disini aja boleh gak?"


Alaska kembali dibuat malu karna kata katany tersebut.


"Nanti Nyonya dan Tuan Lavian akan marah seperti waktu i--"


Alaska menutup mulutny, hampir saja ia keceplosan mengatakan hal tersebut pada Alno yang membuat Alno penasaran.


"Mama marah? mereka ngapain kamu?"


Alaska mengumpati dirinya sendiri karna mengatakan hal itu, dengan cepat dia menggeleng .


"Tak ada koq, haha haha"


"Aska..."


"Nggak koq.. Nggak ada apa apa"

__ADS_1


"Katakan Aska"


Alno menatap Alaska tajam, dia membuat Alaska merasa terpojok dan mau tak mau harus mengatakannya.


"Tak boleh, Alno gak boleh tau!"


"Alaska Zakeisha..."


"Um!! Nanti Alno marah sama Nyonya dan Tuan!"


"Alka!"


"Ah.."


Alaska diam lalu menunduk dengan badan bergetar.


"Sehari setelah Alno kecelakaan, saat pulang sekolah, Aska masih belum dijemput dan Orang tua Alno mendatangi Aska lalu tiba tiba menampar wajah Aska"


Alno membelalakkan mata.


"Nyonya Lavian menangis sambil menyalahkan Aska, dia menampar Aska dua kali lalu setelah itu Tuan Lavian datang menenangkan Mamanya Alno"


Tangan Alno terkepal.


"Lalu Tuan Lavian berkata, 'Untuk saat ini dan seterusnya jangan dekati anak saya, kau hanya membawa musibah bagi dirinya' begitu katanya"


Air mata mengalir bebas, keheningan diantara mereka merekah, Alno berusaha menahan amarah dan Aska yang berusaha menahan tangis.


"Aku tak menyangka mereka begitu--"


(Alno\=Alvino)


Alvino meraih tangan Alaska dan membawanya ke wajahnya. Lalu ia mencium tangan Alaska.


"Jangan menangis lagi, aku akan mengatakannya pada Mama nan--"


"Jangan..."


"....."


"Hiks.. Alno jangan benci sama siapa siapa, Alno harusnya marah sama Aska kan? Aska yang bikin Alno begini"


Alaska mengeluarkan sihirnya, membuat tangannya bercahaya samar samar, ia berniat meringankan kesakitan yang ada di tubuh Alvino.


"Mana yang di tampar?"


Alaska menggeleng.


"Aska.."


Alaska menunjuk Pipi kiri nya lalu tiba tiba saja ia disuruh mendekat.

__ADS_1


Cup~


Alvino mencium Pipi Alaska membuat sang empu bersemu merah. Ia malu sekaligus terkejut.


"Nah, sudah tak sakit.."


Alaska menangis di kaki Alvino, semua kesedihannya ia lupakan dan setiap air mata yang dikeluarkannya sengaja ia tambahan sihir penyembuh.


"Hiks.. Maafkan.. Hiks.. Aska.."


Carera yang mengamati dari luar tersenyum simpul, ia mengabadikan momen itu dengan meng-foto hal itu dan mengirimkannya ke handphone Zeline.


"Sudah Aska.."


Alvino mengusap kepala sang empu lembut. Badannya lebih enteng dari sebelumnya.


"Kau menggunakan sihir mu ya?"


Alaska mengangguk


"Dasar, padahal aku ingin lebih lama dirumah sakit ini"


"Tak boleh!! Aska jadi sendiri tau!"


Alvino tertawa kecil melihat wajah dan mata Alaska yang sudah memerah.


"Aska mau Alno cepet sembuh"


Aska mengeluarkan feromonnya membuat Alno yang menghirup nya merasakan kantuk. ia tersenyum kecil.


"Aku tidur dulu"


"Besok harus masuk!"


"Semoga saja?"


Alvino tertidur pulas, luka luka yang awalnya masih terbuka menutup dan membaik tanpa ada bekas luka.


Tangan dan Kakinya yang patah kembali lagi tanpa ada bekas, dan setelah itu ia keluar serta pulang


"Ayo"


-----------------------------------------------


**Like


komen


share


follow

__ADS_1


TBC


Oh Ya jangan lupa Vote**!!


__ADS_2