
"Jangan dingin-dingin nanti aku pilek !!"
-Cia Farasya -
Flashback sebelum Faradina mendatangi Cia..
Cantika Faradina adalah sahabat Cia yang menemani Karir Cia dari nol. Bagaimanapun Faradina adalah satu-satunya orang yang tersisa untuk Cia karena kedua orang tua Cia telah meninggal dunia dan Kakek serta neneknya menitipkan pada Faradina.
Mereka berdua sejak lulus SMA telah berkelana di berbagai kota hingga Cia menemukan sebuah sanggar. Sanggar yang menampilkan drama, tari, puisi dan banyak hal. Dari situlah awal Cia yang berkeinginan untuk menjadi tokoh dalam drama hingga sekarang Cia dapat menjadi bintang film yang melejit.
Cia akhirnya dapat tinggal di tempat yang jauh lebih nyaman bersama dengan Faradina. Mereka menjalani hari bersama dan Cia pun akhirnya menemukan sosok pemuda yang dicintainya yaitu Caesar Gin Regulus. Kehadiran Caesar Gin membuat Faradina yang semula selalu menemani Cia kini digantikan oleh kekasih Cia. Dan semua berjalan dengan baik hingga tepat hari dimana Launching Film besar Cia telah sibuk kesana kemari bersama Caesar Gin. Disitu lah awal Cia menghilang.
Faradina terus mencarinya namun tak ada sedikitpun kabar dari sang sahabatnya. Begitupun Caesar Gin yang selalu mendatangi apartemen Cia. Faradina selalu membuat alasan yang lain agar Caesar Gin tetap percaya dan tak curiga pada Cia. Pencariannya terus berlanjut hingga akhirnya whatsyoo milik Cia aktif. Faradina langsung menyambungkan panggilan pada Cia dan Cia menceritakan semuanya. Cia memintanya datang ke sebuah taman. Faradina mengiyakan permintaan Cia dan segera pergi ke taman.
@Taman Perum Xx..
Faradina telah sampai dan ia segera memarkirkan motor miliknya. Setelah melepas helmnya ia langsung berjalan mencari Cia. Tepat di sebuah bangku taman ia melihat sosok tubuh yang mirip dengan Cia.
Iya! Itu pasti Cia! Aku harus kesana untuk memastikannya! Kata Faradina dalam hati
Saat Faradina menghampirinya posisi Cia telah dipeluk oleh sosok pemuda lain yang tentunya bukan Caesar Gin kekasihnya Cia. Faradina yang berdiri di samping Cia kaget.
"Cia.., Siapa pemuda di samping lu? " Tanya Faradina
Cia dan Neo mendongakkan kepalanya ke atas dan melihat kehadiran seorang wanita yang tak lain adalah Faradina sahabat Cia.
Oh sial!!
Kenapa Faradina harus melihatnya bersama Neo dalam keadaan seperti ini sih??
Flashback off..
Neo langsung menjauhkan kepala Cia darinya. Neo dan Cia sama-sama membuat jarak diantara mereka.
"Faradina.., Kenapa gak telfon kalo udah sampai? " Tanya Cia dengan kikuk
"Ya gimana lu angkat orang lu lagi bermesaraan dengan pria di samping lu Cia.. ". Ucap Faradina dengan pedas
Wajah Neo dan Cia seketika memerah mendengar ucapan yang dilontarkan Faradina.
Neo berfikir dalam hatinya jika dirinya harus pergi dan biarkan Cia menjelaskan semua pada sahabatnya.
Setelah berfikir Neo bangkit dari duduknya "Duduklah di samping Cia. Lebih baik kalian bicara berdua dulu. Aku akan belikan minuman dulu untuk sahabatmu Cia biar kalian bisa seluasa menceritakan semua.. ". Pamit Neo mempersilahkan Faradina tuk duduk di samping Cia
Cia mengangguk pada Neo kemudian ia meminta Faradina duduk di sampingnya "Duduk sini dir. Oh iya, belinya jangan jauh-jauh ya dan cepat kembali.. ".
"Iya. Gua pergi dulu.. ". Ujar Neo
Neo pun pergi meninggalkan mereka berdua. Mata Faradina masih menatapnya dengan killer. Seakan ingin menikam Cia.
"Katakan Padaku Cia.., Kamu berselingkuh dari Caesar Gin? Dan sekarang dengan pemuda tampan itu? Mangkanya kamu hilang kontak? " Tanya Faradina secara beruntun mendekatinya
"Eh semua yang kau fikirkan salah dir. Aku tak berselingkuh dari Caesar Gin. Dia hanyalah seorang siswa yang telah menolongku selama ini karena ada suatu kejadian yang harus ku ceritakan padamu.. ". Jelas Cia
"Cepat ceritakan itu padaku Cia!! " Ujar Faradina
"Iya iya tapi kamu menjauh dulu dari tubuhku..". Pinta Cia
Faradina pun menjauh dari tubuh Cia "Okey fine, ceritakan semua sekarang! "
"Okey gua akan ceritakan semuanya. Semua berawal dari.. ".
Cia menceritaka semuanya dari awal. Dari ia mengenal sosok mbok ijah, sikap Cia dan Caesar Gin pada Mbok Ijah hingga kutukan itu terjadi pada diri Cia. Cara Cia menutupi kutukannya hingga bertemu dengan Neo Arjuna. Cia menceritakan semua perjanjian yang ia lakukan bersama Neo. Setelah menceritakan itu ia bernafas lega. Cia diam-diam melihat ekspresi Faradina yang berubah menjadi Khawatir.
"Huwaa Cia kenapa kau tak ceritakan semua padaku hiks.., Kenapa tak mencariku? " Rengek Faradina
__ADS_1
"Aku tak mungkin mendatangimu dalam bentuk fisik kutukannya dir.., Maafin gua ya." Jawab Cia
"Iya gak nyangka aja Ray. Lu ngehadapin semua dengan sendirian. Maafin gua ya Cia.. ".
Cia memeluk sahabatnya dan menenangkannya. Setelah itu Faradina menatap mata Cia dengan ekspresi aneh.
"Kenapa lu liat gua kek gitu dir? " Tanya Cia yang berusaha menghentikan Faradina yang tersenyum aneh
"Lu sama tuh cowok gak ada apa-apa kan? Apa kalian dah chu.. ". Goda Faradina
"Bego!! Ya enggaklah. Orang tuh anak dingin bet kek kulkas. Lagian mana mungkin lah.., gua kan dah punya Caesar Gin My Charming." Elak Cia
"Tapi dia tampan dan masih muda lho Cia. Berondong pula masa lu gak mau? " Goda Faradina
"Bodo amat.., Gua dah punya Caesar Gin. Lagian gua gak suka berondong!! Udah ah gak usah mancing amarah gua ya.. ". Ujar Cia menepis semua godaan Faradina
"Awas marah-marah gini nanti jadi cinta lho sama dia haha.. ". Ujar Faradina tertawa dengan keras
"Faradina Denebolaaa.. Awas ya lu!! " Teriak Cia
Itulah persahabatan antara Cia dan Faradina. Namun bagaimana dengan perasaan Cia yang sebenarnya?
Apakah Cia tertarik pada Neo?
Semua tak ada yang tau dan hanya Cia yang mengerti isi hatinya. Di sisi lain Neo berjalan dengan menenteng plastik yang berisi minuman dan camilan.
Bodoh Neo!!
Kenapa lu harus diliat sahabat Cia sih!!
Tapi kenapa detak jantungnya masih bergetar dengan hebat!!?
Apakah lu mulai mencintai Cia??
Tak mungkin!!
Cia's Calling..
Ponselnya bergetar dan melihat nama Cia yang memanggilnya. Neo segera mengangkatnya
"Halo, apa? " Ujar Neo dengan datar
"Lu dimana aja sih? Udeh malem nih.. ". Ujar Cia dari sebrang telfon
"Iya ini gua balik.., Tunggu bentar." Jawabnya
"Okey.., Hati-hati di jalan ya.. ".
Tutt..
Panggilan terputus dan Neo memasukkan kembali ponselnya di sakunya.
Argh!!
Kenapa lu masih saja berdetak mendengar ucapan Cia sih Neo??
Persetan dengan semuanya!!
Ayo Neo fokus dan abaikan semuanya!!
Neo melanjutkan langkah kakinya tuk kembali ke taman. Ia menghampiri Cia dan sahabatnya.
"Ini minumannya.. ". Ujar Neo memberikan sebungkus plastik pada Cia
Cia melihat ekspresi Neo yang datar. Cia mengambil kantong plastik itu. Faradina mengarahkan tangannya di hadapan Neo "Oh iya gua Faradina. Lu pasti Neo kan? Salam kenal ya.. "
__ADS_1
"Iya gua Neo. Okey salam kenal juga.. ". Jawab Neo dengan datar
Tangan Faradina yang terjulur pada Neo tak kunjung ada balasan dari Neo. Bagi Neo itu semua tak penting. Faradina akhirnya memutuskan menurunkan tangannya dengan kecewa berat. Cia tampak geram melihat sikap Neo yang seperti itu pada sahabatnya.
Dasar cowo dingin!! Maki Cia dalam hati
Mereka bertiga berdiam diri hingga Faradina mencetuskan sesuatu pada Cia "Ray gimana kalo gua nginep di tempat lu? Sekalian gua liat kutukan lu bo.. le.. ".
"Enggak boleh.. ". Sahut Neo dengan cepat
"Eh kenapa Neo? Apa kamu keberatan?" Tanya Faradina
"Ya.. ". Jawab Neo dengan singkat
Cia langsung berdiri dan mengamit tangan Neo tuk pergi sebentar dari hadapan Faradina.
"Lu tuh ya! bisa gak sih gak dingin ke sahabat gua!! " Bisik Cia
"Gak bisa. Lu pasti dah tau kan." Jawab Neo
Cia menahan ekspresi marahnya pada Neo "Ehem.., Dede tampan jangan dingin-dingin dong nanti pilek aku!! "
"Ya udah tinggal minum obat kan bisa..". Jawab Neo
"Aih lu tuh yaaa haishh. Inget perjanjian kita. Plis lah Neo biarkan Faradina liat wujud gua lagian besok lu pasti sibuk kan? " Ujar Cia
"Gua sibuk? Sibuk apa emang? " Tanya Neo
"Iye lu besok ada kerja kNeompok lama di sekolah dan pastinya gua butuh orang yang nemenin gua.. ". Jawab Cia
"Darimana lu tau itu? " Tanya Neo
"Dari ponsel lu lah haha.. ".
"Lu melanggar privasi orang!!" Kata Neo dengan sedikit penekanan
"Bodo amat!! Izinin Faradina atau ku bongkar semua isi hp lu?" Ancam Cia
"Okey okey gua izinin argh.. ". Jawab Neo
"Makasih ya dede tampan.. ". Kekeh Cia melihat Neo
"Ya udah yok kembali lagi ke Faradina.. ".
Cia menarik tangan Neo kembali ke bangku yang diduduki Faradina.
"Diraa lu boleh kok tinggal di rumah gua besok.. ". Teriak Cia dengan kencang
"Beneran Cia? Beneran El lu bolehin gua? " Tanya Faradina dengan antusias
"Iya boleh.. ".
"Okey kita nanti barbeque party dan pajamas party ya Ciaa.. ".
"Siapp Diraa Yeayy.. ".
Cia dan Faradina bersorak gembira sedangkan Neo hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah konyol mereka berdua.
Selamat menghadapi dua cewek yang menyebalkan dan berisik Neo Huft. Batin Neo
Tapi apapun itu semua untuk Cia agar Cia tak sedih lagi. Selagi kau bahagia kenapa tidak?
Di sisi lain Caesar Gin dan Yolanda telah mendapatkan informasi yang banyak tentang Cia. Yolanda menarik tangan Caesar Gin menjauh.
"Sayang terus kita gimana besok? Pokoknya kau harus menculik. Cia!! Aku mau dia hancur sayang!! " Ujar Yolanda
__ADS_1
Caesar Gin menyentuh pipi Yolanda "Tenanglah Sayang.., Kita akan lakukan itu ketika Pemuda itu dan sahabat Cia yang bodoh itu lengah.. ".
"Cia Farasya silahkan menikmati nerakamu besok.. ".