
"Jika kata sederhana adalah dirimu maka sesederhana itulah aku mencintaimu, Denada Gracia Clarabelle.’’
- Caesar Gin Xaverius –
Hidup akan mengalami perubahan ketika kau mau berusaha tuk melangkah. Prinsip itulah yang selalu menjadi pegangan sebagai pijakan langkah kaki manusia. Setiap langkah kehidupan akan mengalami perubahan dan berusaha adalah cara kau merubah kehidupanmu. Dan semua telah terbukti pada kehidupan Denada Gracia Clarabelle.
Hari-hari Cia berubah sedikit demi sedikit. Jika dahulu dirinya sendiri kini dirinya memiliki fans yang selalu mendukungnya, dan terlebih ada seseorang yang mengisi kekosangan hatinya. Ya, lelaki yang berhasil mengisi kekosangan hatinya adalah Caesar Gin Xaverius . Semua berawal dari pertemuan singkat awal karirnya dan berubah menjadi sebuah perasaan yang jatuh dalam benaknya.
Sedikit cerita tentang diriku yang mulai mengenalnya. Dia yang selalu perhatian padanya dan selalu ada untuknya. Berbagai hal kecil nan sederhana Caesar berikan pada Cia. Dari hal kecil itulah yang membuat sebuah perasaan hadir pada hatinya. Teringat pada suatu hal yang pernah dilakukan Caesar pada Cia. Sikap Jonathan yang pernah membela habis-habisan pada Cia membuat dirinya jatuh pada Caesar. Dan mugkin inilah alasan perasaan Cia yang mulai bersemi.
Semua terjadi ketika Cia tengah syuting. Pada saat istirahat siang Yolanda mendatanginya.
''Cia.., habis ini kita syuting di taman.'' Ucap Yolanda bohong
''Lho iya kah? apakah pak hendra mengatakan itu? aku tak dengar tadi hmm..''. Jawab mengingat-ingat perkataan pak hendra saat syuting
Yolanda melirik ke arah Cia. Apakah Cia akan percaya dengan perkataannya ya?
''Iya Cia.., umm tadi pak hendra bilang pas kamu pergi ke toilet.'' Jawab Yolanda mencoba menyakinkan Cia
'' Oh jadi gitu ya.., Terus nanti kita syuting dimana Yol? '' Tanya Cia
''Di taman Ciaaa.., Oh iya syutingnya entar jam 1 dimulainya.'' Imbuh Yolanda berbohong lagi
''Wah bentar lagi. Ya udah ayo Yol kita ke taman sekarang.'' Ajak Cia
''Enggak kamu duluan aja Cia..''. Tolak Yolanda
''Lha kenapa Yol? " Tanya Cia
''Gua mau ambil barang dulu di lantai dua jadi lu duluan aja.'' Jawab Yolanda beralasan pada Cia
''Yahh..''. Jawab Cia kecewa
''Entar gua nyusul kok Cia.., Lu pergi duluan aja okey? '' Ujar Yolanda menyakinkan Cia sekali
''Okey.. , Gua duluan ya.'' Pamit Cia
__ADS_1
'' Okey..''.
Huft, Akhirnya tuh cewek pergi juga. Haha selamat menikmati kehancuranmu Denada Gracia!
Yolanda tertawa puas ketika ia berhasil melakukan rencananya dan di sisi lain Caesar melihat rencana licik yang Yolanda lakukan pada Cia. Caesar tersenyum sinis seakan dirinya memiliki sebuah rencana untuk Cia.
Waktunya menjalankan misi..
########
Cia sedang duduk manis di taman sembari menunggu kedatangan para Kru. Cia terus melihat Jam yang menunjukkan pukul 2 siang. Dan sudah satu jam dirinya menunggu para Kru untuk syuting.
Kenapa mereka gak datang-datang ya? Padahal udah satu jam dirinya menunggu . Pikir Cia
Cia mengambil ponselnya dan menelfon nomer Yolanda namun ponselnya tiba-tiba mati. Ternyata ponselnya kehabisan baterei.
Cia bersandar pasrah di bangku. Ia mencoba menikmati sejuknya udara yang berhembus menyapanya. Tiba-tiba Hujan datang mengguyurnya. Cia kaget dan menutupi dirinya dengan tas kecil miliknya.
Aku harus kembali ke Studio! Gumam Cia
Cia berlari dengan kencang. Menerjang hujan yang deras. Ia tak peduli jika dirinya kehujanan karena dirinya harus kembali secepatnya. 5 Menit kemudian Cia sampai di studio dan ketika Cia memasuki studio para Kru beserta pak hendra yang menatapnya dengan tajam dan marah. Cia berjalan ke arah para kru dan pak hendra.
''Saya menunggu kalian semua di taman pak .. ''. Jawab Cia
''Ngapain kamu di taman? Kau tau tidak jika saya menunggu kamu satu jam lebih! Kau taruh dimana otakmu itu ? Kau seorang artis dan dimana sikap professionalmu itu Cia? '' Tanya Pak Hendra dengan penuh penegasan
''Tadi Yola.. ''. ucap Cia yang ingin mengungkapkan perihal Yolanda yang mengatakan lokasi syutingnya di taman namun Yolanda menyelanya
''Cia hanya alasan aja pak, Emang ya kalo udah tenar mah lupa daratan dan tanggung jawab.'' Sahut Yola dari samping
Cia menoleh ke arah Yola dengan tatapan kecewa " Apa maksud kamu Yol? bukannya kamu tadi bilang ke aku ya? ''
Sialan lu Cia! Awas lu ya. Maki Yola dalam hati.
"Gua? Sejak kapan gua bilang? Orang gua dari tadi gak bersama lu. Gila ya lu. Apa jangan-jangan lu sedang pacaran dengan orang diam-diam di taman Cia? ". Fitnah Yola memberikan seulas senyum sinisnya
"Apa maksudmu Yol!? " Tanya Cia ketakutan. Baginya tak mungkin dia pacaran di tengah lokasi syuting. Pak Hendra hanya menatap Cia dengan malas dan marah.
__ADS_1
"Cia, Katakan yang sebenarnya. Jujurlah.. Kamu tau bukan jika aku tak menyukai kebohongan. " Ujar pak Hendra
"Cia yang benar pak.. Karena Yola lah yang tadi menjebak Cia.. ". Ujar seseorang dari belakang.
Ya, Datanglah seorang laki-laki yang merupakan bintang besar juga. Dia adalah Caesar Gin Xaverius. Di tengah masalah yang dihadapi Cia, Caesar datang dari belakang membela Cia.
"Apakah yang kamu katakan benar Caesar Gin? " Tanya Pak Hendra
"Ya pak, semua yang saya katakan adalah benar. " Jawab Caesar dengan tegas
"Ceritakan semua padaku Caesar Gin. " Perintah Pak Hendra
"Baiklah, Seperti yang saya katakan tadi pak jika Cia dijebak oleh tipu muslihat Yola pak.. ". Ujar Caesar mengatakan kebenarannya
"Atas dasar apa kamu mengatakan kebohongan itu! Dan mana buktinya Caesar Gin! " Maki Yola melototkan matanya pada Caesar saat mendengarkan perkataan Caesar yang mengatakan kebenarannya. Yola merasa geram lalu menantang balik pada Caesar.
"Aku melihatnya sendiri dengan mata kepalaku dan buktinya ada di Video ponselku ini. Mau ku tunjukkan Yola? " Tantang Caesar pada Yola sembari menunjukkan ponselnya di hadapan Yola dan Pak Hendra
"Tunjukkan padaku Caesar.. ". Ucap Pak Hendra
"Baiklah pak.. ".
Caesar membuka ponselnya dan memutarkan video rekaman dimana Yola yang menipu Cia. Semua terlihat jelas dan kini Yola terlihat gusar nan pucat wajahnya. Pak Hendra telah melihat semuanya. Ia menatap mata Yola dengan marah.
"Tidak ku sangka kamu melakukan semua ini Yola! Demi apa kamu fitnah Cia!?" Tanya Pak Hendra dengan tegas
"Tidak pak.., saya hanya.. ". Ujar Yola terbata-bata
"Syuting hari ini kita tunda dan kamu Yola ikut saya ke kantor sekarang! " Titah Pak Hendra
Semua para kru syuting bubar dari lobby. Dan mulai membereskan semua perlengkapan syuting. Yola mengikuti langkah pak Hendra sedangkan Cia terdiam melihat semuanya. Melihat seorang laki-laki yang selama ini ia kagumi membelanya.
Caesar menghampiri Cia. Ia memegang bahu Cia dengan lembut
"Kamu pasti cape bukan? Ayo kamu ganti baju dulu.. Setelah itu kamu mau gak makan bareng aku? " Tanya Caesar dengan Memberikan perhatian lembut Pada Cia. Cia menganggukkan kepalanya dan mulai mengikuti langkah Caesar dari belakang. Karena langkah pelan Cia, Caesar mensejajarkan langkahnya dan menggandeng tangan Cia. Cia hanya bisa terdiam menahan perasaannya. Hangatnya genggaman tangan Caesar membuat hati Cia kian merasakan Berseminya Cintanya.
Hai Kamu, Sosok yang membuatku mulai menyadari perasaan. Perasaan yang sangat hangat hingga aku menyadari bahwa kamulah sosok bahagiaku..
__ADS_1
Sekarang maupun di masa depan...