Cinta Aprilia

Cinta Aprilia
Sok Cool


__ADS_3

Aku pun berbalik melihat apa yg di tunjuk Mila. Dan yg terlihat adalah sesosok Kak Renno dikerubungi oleh banyak siswi, lihatlah gayanya yg sok cool itu, apa Kak Renno nggak sibuk?? bisa-bisanya 3 kali ke sekolah. Pertama antar kesekolah, kedua ke sekolah karena masalah berkelahi, entah dari mana Kak Renno tau kalok aku berkelahi padahal guru belum menelponnya, yg terakhir menjemput ku.


Apa sesenggang itu Kak Renno?? tadi itu pakaiannya resmi banget sedangkan sekarang pakaiannya berubah seperti anak anak remaja malah seperti anak berandal. Kak Renno pun berjalan menuju ke arah ku.



"Lia ayo pulang!!" ucap Kak Renno singkat lalu menarik tangan ku.


Aku hanya bisa menutupi wajah ku dengan satu tangan karena semua orang melihat ku, aku jadi risih kalo kayak gini. Melihat Kak Renno biasa saja, nggak merasa apa yg disebelah itu malu karenanya.


Didalam mobil aku hanya bisa cemberut karena ulah Kak Renno yg buat aku malu, aku paling nggak suka publik liatin aku kayak gitu. "Kak Renno besok-besok Lia jalan sendiri aja, jadi Kakak nggak usah jemput Lia ya.." ucap ku sambil cemberut dan sedikit takut Kak Renno akan menolak.


"memangnya kenapa kalok Kakak jemput kamu??"


"ya.. nggak kenapa-kenapa sih, cuma Kakak nggak liat tadi semua orang liatin Kakak, ya.. nggak cuma liatin Kakak doang, tapi Lia juga diliatian, kan jadi risih Lia" oceh ku.


Kak Renno yg mendengar ocehan ku bukannya jawab malah dahi ku yg di sentil, reflek aku langsung menyentuh dahi ku sambil cemberut.


"iss Kak Renno, dikit-dikit sentil, sakit tau" ucap ku sedikit manja.

__ADS_1


"Kakak tetap akan menjemput mu atau mengantar mu" ucap nya sambil melajukan mobilnya.


Aku yg mendengar Kak Renno seperti itu nggak bisa lagi membantah, karena sepertinya Kak Renno memang nggak suka di bantah.


"ayo makan!!" ajak Kak Renno.


"Kakak nggak mau dengar jawaban ku??" tanya ku.


"nggak perlu, karena kamu pasti lapar"


Aku memang lapar, tadi di sekolah aku hanya memakan bekal ku saja. Tapi Kak Renno seharusnya mendengar jawaban ku dulu.


Setibanya di sebuah restoran, kenapa harus restoran?? aku lebih suka pedagang kaki lima. "turun!!" perintah Kak Renno dan aku pun turun mengikutin Kak Renno dari belakang.


"Lia terserah Kakak saja"


Kak Renno pun langsung memilih makanan yg sama dan pelayan pun pergi. Saat ini aku teringat Kakak, Kak Lindo apa sudah makan?? sekaraang Lia lagi makan enak Kak.. Apa Kakak makan enak juga disana?? aku pengen ngirim foto ke Kak Lindo tapi aku nggak bawa handphone, pasti Kak Renno nawa handphone kan.


"Kak Renno bawa handphone??" tanya ku.

__ADS_1


"bawa, memang kenapa??" tanya balik


"pinjam dong" pinta ku lalu Kak Renno mengeluarkan handphonenya dan memberikannya kepada ku.


Setelah aku memegang handphone Kak Renno, aku pun membuka handphonenya, aku heran di handphone Kak Renno tak ada sosial media sama sekali, hah sudahlah bukan urusan ku.


Aku pun membuka kamera untuk foto dan akan aku kirimkan ke Kak Lindo.



"Kak Renno nanti kirim foto Lia ya!!" pinta ku.


____________________________________________


makasi yg sudah mampir ke karya ku...


jangan lupa like dan komen di bawah ya..


aku tunggu..

__ADS_1


terima kasih..


^~^


__ADS_2