Cinta Aprilia

Cinta Aprilia
Jantung ku


__ADS_3

Sesampainya di apartemen..


Aku langsung masuk ke kamar ku, entah apa yg harus aku lakukan, bagaimana busa Kak Renno mencintai ku hanya dalam 2 hari?? aku tak mengerti tentangnya. Jantung ku terus berdetak sangat kencang, ya ampun.. sebanarnya ini perasaan apa?? semenjak Kak Renno mengatakan bahwa ia mencintai ku jantung ku terus berdetak sangat kencang.


Apa aku harus pergi dari sini saja?? tapi aku harus kemana?? aku bahkan tak tau rumah Mila. Mending aku telpon Kak Lindo saja, saat menelpon Kak Lindo tak mengangkatnya. Kak Lindo bagaiman disana?? apa Kak Lindo baik-baik saja??.


Mungkin mulai besok aku harus mencari pekerjaan paruh waktu saja, waktu ku disini sangatlah senggang, aku tak tau harus melakukan apa setelah pulang sekolah, jadi aku harus menyibukkan diri. Dan berangkat sendiri ke sekolah tanpa menyusahkan Kak Renno lagi. Aku harus menghindar dari Kak Renno itu lebih baik.


Aku harus tidur agar pikiran ku jernih, setelah mandi dan mengganti pakaian ku, aku pun tertidur.


Entah sudah berapa lama aku tertidur, tapi terasa hanya sebentar. Tiba-tiba terdengar suara bel, siapa yg bertamu malam-malam seperti ini. Saat melihat jam ternyata sudah jam 11.44 aku pun turun untuk membuka pintu "Kak Renno??" ucap ku terkejut.


Terlihat Kak Renno yg bersama temannya itu entah siapa aku tak kenal "Kak Renno kenapa??" tanya ku pada temannya itu yg tengah membawa Kak Renno ke ruang tamu dan menidurkan Kak Renno di sofa.


"dia terlalu banyak minum sampai mabuk" jawabnya setelah menaruh Kak Renno di sofa.

__ADS_1


"apa kau Lia??" tanya orang tersebut.


Kenapa dia bisa tau nama ku?? darimana dia bisa tau nama ku?? "iya, saya Lia" jawab ku sedikit gugup.


"dari tadi dia memanggil mu" ucap nya.


"memanggil ku kenapa??"


"karena dia mencintai mu" jawabnya.


"jangan pernah berpikir negatif tentangnya, ohh ya aku lupa memperkenalkan diri, nama ku Satya, aku temannya dari SMP jadi aku mengenalnya dengan baik. 2 hari ini entah apa yg membuatnya semangat, aku mengetahuinya saat ia minum tadi, ia terus memanggil mu dan mengatakan bahwa ia mencintai mu. Apa kamu baru saja menolaknya??" jelas Kak Satya.


"iya Karena Lia hanya menganggapnya Kakak" jawab ku sedikit gugup setelah mendengar penjelasan dari Kak Satya.


"cobalah mengerti perasaan mu, aku yakin kau tak hanya menganggapnya Kakak saja, kau juga pasti memiliki perasaan, aku pamit mau pulang" ucap Kak Satya lalu pergi.

__ADS_1


Setelah Kak Satya pergi, aku masih memikirkan ucapan Kak Satya tadi. Apa benar aku memiliki perasaan pada Kak Renno?? bagaimana bisa secepat itu?? nggak mungkin ini pasti hanya terkejut saja.


Aku pun mendekati Kak Renno yg sedang tidur, benar kata Kak Satya, Kak Renno terus memanggil nama ku. Jantung ku lagi-lagi berdetak sangat kencang mendengar Kak Renno memanggil nama ku.


Apa benar ini cinta??


____________________________________________


hai..


ingat untuk like dan komen ya..


terima kasih..


^~^

__ADS_1


__ADS_2