
"Kau anak baik, Kakak tau kau dari tadi bersedih menahan air mata mu, apa yg bisa kakak lakukan itu karena mu, Kakak masih harus berjuang untuk mu, untuk masa depan mu" ucap Kakak.
"Nanti saat kau bersama Kak Renno jangan manja, ikuti apa yg dia katakan fokuslah buat belajar, jangan berusaha mencari pekerjaan, Kakak tau kau bekerja paruh waktu, Kakak mohon jangan itu akan mengganggu belajar mu" lanjut Kak Lindo.
Aku menangis mendengar Kak Lindo mengetahui semuanya, padahal aku sudah berusaha menutupinya. Aku mencari pekerjaan paruh waktu hanya untuk membantu kakak, agar kakak tidak terlalu terbebani.
Aku menangis tersedu-sedu "maaf kak" hanya itu yg aku katakan pada Kak Lindo.
"Jangan pernah pulang terlalu malam, jam 8 sudah harus di apartemen, Kakak akan menelpon mu pada jam 8, ya sudah kakak harus berangkat sekarang, jagalah kesehatan mu jangan sakit" ucap Kak Lindo.
"Apa kakak tak bisa membatalkannya, Lia tak ingin berpisah dari Kakak, Lia tak bisa hidup dengan orang lain kakak" ucap ku sambil menangis sig-sigan.
"Maafkan Kakak ini untuk mu juga, Kakak masih harus berjuang jadi kau juga harus berjuang demi kakak ya, jangan menangis kakak akan bersedih jika kau menangis, kakak harus berangkat, jaga diri mu baik-baik" ucap Kak Lindo sambil mengelus rambut ku.
__ADS_1
"Tolong jaga adik ku, aku hanya bisa mengandalkan mu" lanjut Kak Lindo pada Kak Renno.
Kak Renno hanya menjawab dengan menganggukan kepalanya. Setelah Kak Lindo mengucapkan perpisahan ia pergi, aku benar-benar tak menyangka, apa aku bisa hidup dengan orang lain. Selama ini aku hanya hidup dengan Kak Lindo saja, tak ada orang lain diantara kita berdua.
Aku masih dalam keaadan menangis sambil berdiri, Kak Renno tiba-tiba merangkul ku, menepuk-nepuk bahu ku seperti sedang menenangkan ku.
"Ayo pulang" ucap Kak Renno singkat.
Aku hanya bisa menuruti kata Kak Renno karena itu yg di katakan Kak Lindo tadi. Di dalam mobil, aku hanya terdiam memikirkan Kak Lindo sesekali menjatuhkan air mata dan mengusapnya. Sampai akhirnya aku tak merasa bahwa aku sudah tertidur di dalam mobil.
Aku pun turun dari ranjang pergi menuju meja makan, melihat meja makan kosong aku pun pergi ke dapur membuka kulkas untuk mencari bahan yg bisa di masak, aku terkejut melihat isi kulkas yg penuh dengan bahan masakan mungkin Kak Renno suka memasak.
Aku mengambil bahan yg diperlukan untuk memasak dan mulai memasak. Aku bisa memesak karena Kak Lindo yg mengajari ku, Kak Lindo melarang ku memakan makanan cepat saji.
__ADS_1
Tak lama kemudian aku pun selesai memasak, aku membuat nasi goreng udang kesukaan ku. Aku lupa karena ini apartemen Kak Renno jadi mencari Kak Renno sambil memanggil Kak Renno.
Aku benar-benar tak tau dimana kamar Kak Renno, apartemen ini mempunyai banyak ruangan. Tiba-tiba Kak Renno keluar dari ruangan yg paling pojok.
"Kau mencari ku??"
____________________________________________
haii...
jangan lupa tinggalkan jejak ya...
Terima kasih...
__ADS_1
^~^