
"jangan pegang, lo mau mati" ucap Mila sewot sambil menepis tangan laki-laki tersebut.
"sory.. gue cuma bercanda" ucap laki-laki tersebut.
"dia Lia temen SD gue di Bogor, jangan sampai gue melihat dari kalian menyentuhnya" ucap Mila sedikit kesal.
"ya gue nggak bakal menyentuhnya tapi sebagai gantinya gue pengen nyentuh lo" ucap laki-laki yg baru datang sambil menaruh kedua tangannya dibahu Mila dan Mila pun langsung menghindar dari cowok tersebut.
"sudah gue bilang jaga batasan lo" ucap Mila yg kesal sambil mencekal kerah cowok tersebut.
Aku melihat Mila yg sudah banya berubah, memang dulu Mila orangnya tidak peduli dengan sekitarnya begitu pun sekarang, tapi perubahan ini sangatlah drastis dari sifatnya cara bicaranya, mungkin karena pergaulan disini.
"Mila.." panggil ku lalu Mila menoleh kepada ku.
"ada apa??" tanya Mila.
"kita pulang yuk, sudah jam 5" ajak ku.
"sebentar, aku akan memperkenalkan mu pada teman-teman ku" ucap Mila sambil menarik tangan ku ke arah teman-temannya duduk.
Teman Mila sangatlah banyak, aku sulit untuk mengenalinya, mungkin karena aku baru pertama kali melihat mereka.
__ADS_1
"Lia ini teman-teman ku, duduklah dengan mereka dulu, aku akan memesan minuman" ucap Mila lalu pergi meninggalkan ku bersama teman-temanya.
Aku hanya bisa melihat mereka yg sedang bercanda, sampai akhirnya wanita yg disebelah ku berbicara "Lia kan??" tanya wanita tersebut dan aku pun mengangguk.
"gue Caca teman SMP Mila" ucap Caca yg memperkenalkan diri.
"apa lo tau Mila punya banyak teman??" tanya Caca lagi dan aku hanya menggelengkan kepala.
"ternyata lo sangat polos ya.. ohh ya ini Indah trus disebelahnya lagi itu Rani dan yg make up itu Amel, lo harus ingat mereka ya" ucap Caca yg memperkenalkan temannya.
"ok aku akan mengingatnya, terimakasih sudah memberitahu ku" ucap ku sambil tersenyum pada Caca.
"Lia ini minumannya" ucap Mila tiba-tiba sudah dibelakang entah kapan datang.
Setelah minuman ku habis, aku pun pulang diantar oleh Mila sesuai dengan yg dikatakannya. Di pertengahan jalan aku melihat Kak Renno masuk ke sebuah hotel bersama seorang wanita "Lia bukankah itu Kak Renno??" tanya Mila yg sedang melihat Kak Renno juga.
Aku melihat Kak Renno dari kejauhan, aku tau persis style Kak Renno seperti apa, atau bisa juga itu bukan Kak Renno, kepala ku jadi pusing memikirnya, tapi kenapa Kak Renno ke hotel?? hati ku terasa sakit melihat Kak Renno pergi bersama wanita lain.
"kau salah lihat Mila.." ucap ku lalu pergi mendahului Mila.
Entah perasaan apa ini?? kenapa dada ku terasa sesak setelah melihat Kak Renno bersama wanita lain?? saat ini aku hanya bisa meyakinkan diri ku sendiri.
__ADS_1
Di apartemen aku terus memikirkan Kak Renno, sampai aku tak merasa ada yg menelpon ku. Tertera hanya kontak asing, aku pum mengangkat "halo" panggil ku.
"hai.. aku Indra, masih ingat yg tadi disekolah??" ucap Indra.
"ohh Kak Indra.. kenapa Kak??"
"kamu sibuk?? aku mau mengajak mu ke pasar malam" ajak Indra.
"baiklah, untungnya Lia lagi nggak sibuk" jawab ku.
"benarkah?? kalau begitu aku akan menjemput mu" ucap Indra yg senang karena Lia menerima ajakannya.
"Lia akan share alamatnya ya, Kak indra tunggu didepan" ucap ku.
"baiklah, sampai ketemu nanti" ucap Indra lalu mengakhiri panggilannya.
____________________________________________
jangan lupa like ya..
makasih..
__ADS_1
^~^