Cinta Aprilia

Cinta Aprilia
Marah


__ADS_3

"emm bukankah kita seperti sedang kencan" lanjut Kak Indra sedikit gugup.


"kencan??" ucap ku terkejut.


Sebenarnya kencan itu apa?? aku sungguh tak mengerti hal seperti ini. Apa benar ini kencan??


Aku pun tertawa hambar "Kak Indra" panggil ku.


"iya??" jawab Kak Indra kebingungan.


"kencan itu apa??" tanya ku seperti orang bodoh, tapi ya sebenarnya memang tak tau tentang kencan.


Kak Indra tertawa, entah apa yg di tertawakannya "kau itu lucu sekali" ucapnya yg masih tertawa.


Aku benar-benar seperti orang bodoh di depan Kak Indra, aku malu karena menanyakan pertanyaan bodoh itu.


"Kencan adalah suatu bentuk pacaran, yang terdiri dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pasangan, apa kau pernah berpacaran??" tanya Kak Indra dan aku menjawab dengan gelengkan kepala.


"aku ingin tanya.. apa kau ingin menjadi pacar ku??" tanya Kak Indra.


Pacar?? tapi kenapa aku mengingat Kak Renno?? yg menembak ku saat ini ialah Kak Indra bukan Kak Renno.


...*****...

__ADS_1


Aku yg saat ini sudah di depan gedung apartemen, diantar oleh Kak Indra. Aku keluar dari mobil Kak Indra dan berjalan perlahan-lahan sambil memikirkan hal tadi.


"Lia" panggil Kak Indra yg keluar dari mobilnya dan aku pun berbalik.


"aku akan menunggu jawaban mu" lanjut Kak Indra sambil tersenyum pada ku.


Aku pun menjawab dengan senyuman lalu berbalik mengarah pintu apartemen.


Entah aku harus menjawab apa?? aku masih bingung, aku sama sekali tak punya perasaan pada Kak Indra tapi Kak Indra orangnya baik jadi aku tak tega untuk menolaknya. Aku sungguh lelah.


"ini lift kenapa lama amat sih" suntuk ku sampai akhirnya lift pun terbuka, aku terkejut karena Kak Renno ada di lift tersebut.


Dengan tatapan dinginnya itu membuat ku takut, aku pun langsung menundukkan kepala lalu masuk ke dalam lift.


"apa kamu tau sekarang jam berapa??" tanya Kak Renno.


Jam?? dari tadi aku tak melihat jam sama sekali "nggak Kak" ucap ku dengan ketakutan.


"dari mana kamu??" tanya lagi Kak Renno.


Ohh tuhan, Lia harus jawab apa sekarang?? jika Lia ngomong keluar sama cowok, Kak Renno pasti marah "Lia habis keluar sama Mila" ucap ku dengan gemetaran karena berbohong.


Aku takut Kak Renno ngadu sama Kak Lindo. Tiba-tiba tubuh ku ditaruk oleh Kak Renno sampai bersandar pada dinding lift. Tangan kiri Kak Renno menempel pada dinding lift.

__ADS_1


"jangan berbohong pada Kakak" ucapnya.


Apa Kak Renno tau?? bagaimana ini?? "siapa laki-laki itu??" tanya Kak Renno.


Aku terkejut mendengar Kak Renno mengetahui bahwa aku jalan dengan seorang laki-laki "itu.. itu Kakak kelas Lia" jawab ku karena tak bisa lagi berbohong.


Aku tau Kak Renno pasti marah mendengar ku, aku tau kesalahan ku saat ini. Dari pulang larut malam dan berjalan dengan laki-laki.


Setelah lift terbuka, tangan ku ditarik oleh Kak Renno sampai ke dalam apartemen Kak Renno. Kak Renno menggenggam tangan ku dengan erat sampai aku merasa kesakitan "Kak Renno" panggil ku dengan nada tinggi.


Karena tak dihiraukan aku pun melepaskan tangan ku dari tangannya "kamu sudah berani membantah Kakak??" ucap Kak Renno.


"nggak, bukan itu maksud Lia" bela ku.


____________________________________________


hai..


ingat untuk like ya..


terima kasih..


^~^

__ADS_1


__ADS_2