Cinta Aprilia

Cinta Aprilia
Begok


__ADS_3

Teman SD?? aku sungguh lupa dengan teman-teman SD ku.


"maaf aku lupa"


"dasar *****" ucap wanita itu mengingatkan ku pada seseorang.


Aku terus mengingat kata '*****' cuma ada satu orang yg mengatai ku seperti itu "ahh kau Mila kan teman SD ku"


"huhh dari tadi.." ucapnya kesal.


"maaf aku lupa, ternyata kau sekolah disini juga ya"


"kau kenapa pindah dari Bogor??" tanya Mila.


Mila yg hendak bertanya kepada ku malah mendapat teguran guru "yg dibelakang, kenapa berbicara??"


"maaf buk.." ucap kami berdua.


Aku pun mendengarkan guru yg menerangi, tapi Mila tertidur karena bosan. Sebenarnya yg dikatakan Mila itu ada benarnya, aku memang ***** di saat harus peka, dan dalam pelajaran aku tidak ***** malah aku ini cerdas (sombong sedikit gpp dh ya..) kecuali pelajaran matematika, aku tak pandai sama sekali dalam bidang itu.


Bel istirahat berbunyi "Lia, ayo ke kantin keburu penuh" ucap Mika yg entah kapan ia bangun dari tidurnya itu.


"oke sebentar" ucap ku yg sedang mengambil kita makan.

__ADS_1


"kau bawa makanan??" tanya Mila.


"iya, memang kenapa??" tanya ku balik.


"tidak, ya sudah yuk" ucapnya.


Kami berdua pergi menuju kantin, sampai disana benar kata Mila kantinnya penuh. Apa sebanyak ini siswa di sini?? berbeda sekali dengan di Bogor. Mila yg sedang sibuk mencari tempat untuk duduk, aku yg melihatnya seperti sedang mengusir seseorang. Apa ini teman ku?? aku tak percaya punya teman seperti itu.


Setelah mendapatkan tempat kami berdua duduk berhadapan "aku pasan makanan dulu, kau duduk diam disini, jangan beru tempatnya pada orang lain" ucap Mila lalu pergi begitu saja.


Seperti biasa saat aku SD dulu Mila selalu mengajariku tentang apa yg tidak aku ketahui, aku jarang sekali keluar rumah karena Kak Lindo tak memberi ku. yahh walaupun Mila tau semuanya tapi ia tak mengajari ku tentang kenakalan.


Kami berdua memang berpisah selama 4 tahun tapi kami masih dengan sifat yg sama, tak ada perubahan dalam diri Mila kecuali tubuhnya itu. Saat ini Mila mempunyai tubuh seperti model dan cantik, tak seperti dulu yg burik seperti tak pernah merawat dirinya sendiri.


Aku terkejut mendengarnya, siapa yg gk terkejut mendengar seseorang teriak padahal di depannya "iss apaan sihh, kebiasaan banget dehh teriak"


"hehe maaf" ucapnya sambil nyengir.


"habisnya di panggil dari tadi gk nyaut juga, budeg??" lanjut Mila.


"aku gk budeg" ucap ku cepat.


"dah makan, huh aku laper banget nii" ucap Mila hendak makan.

__ADS_1


Aku yg melihat Mila senang karena teman ku kembali juga, teman yg aku rindukan selama ini. Aku benar-benar bersykur mempunyai teman seperti Mila, aku tak butuh banyak teman jika teman yg banyak itu tidak setia, aku membutuhkan teman yg seperti Mila.


Mila yg duluan selesai makan, aku heran makan sebanyak itu cepat banget selesainya, sedang aku makanan yg hanya sekotak kecil ini saja belum habis.


"Mill, kau makan banyak gk takut gendut??" tanya ku.


"enggak, percuma makan sedikit kek atau makan banyak badan aku gk pernah berubah" ucapnya.


"tapi Mill bentuk tubuh kau itu bagus, apa kau olahraga??" tanya ku lagi.


"aku tak pernah olahraga, dh lah jangan tanya lagi, kau saja belum menjawab pertanyaan ku" jawabnya.


____________________________________________


haii semua..


jangan lupa like dan komen ya..


aku tunggu..


terima kasih..


^~^

__ADS_1


__ADS_2