
"aku kan cuma mau percaya sama Kak Renno" ucap ku.
"denger nasehat gue ya.. lo boleh percaya sama Kak Renno, tapi lo juga harus berhati-hati, ya.. bagaimana pun juga lo baru kenalkan sama Kak Renno, gue takut lo kenapa-napa" nasehat Mila.
"tapi Mil.. gimana kalau aku sudah jatuh cinta sama Kak Renno??" tanya ku.
"ya.. mau gimana lagi Lia.. cinta itu datang kapan saja tanpa kita ketahui. gue mau tanya sesuatu sama lo.." ucap Mila
"apa?"
"lo ngerasain yg aneh nggak sih kalau dekat sama Kak Renno?? seperti jantung berdetak kencang atau grogi??" tanya Mila.
Jantung berdetak?? grogi?? itu semua yg aku alami saat bersama Kak Renno. Apa aku sudah cinta sama Kak Renno?? tapi kapan?? kapan perasaan ini datang?? aku tak tau kapan perasaan ini datang?? huh pikiran ku penuh dengan pertanyaan sampai kepala pusing "Mil.. apa itu cinta??" tanya ku.
"iya.. kalau sudah mengalami itu berarti perasaan cinta itu sudah muncul" jawab Mila.
Artinya aku sudah jatuh cinta pada Kak Renno, tapi mengapa aku bisa cinta sama Kak Renno?? padahal aku hanya menganggapnya sebagai seorang Kakak saja. Aku bahagia dekat dengannya, aku takut hubungan ku dengan Kak Renno merenggang hanya karena masalah percintaan bahkan sampai berpisah, aku sungguh takut dengan hal itu.
"sudahlah, jangan dipikirkan hal seperti itu.. mending lo ikut gue nongkrong biar plong tuh pikiran" ajak Mila saat sudah di depan gerbang sekolah sambil merangkul ku.
Aku tersenyum pada Mila "ok" ucap ku menyetujui ajakan Mila.
__ADS_1
Di sekolah aku benar-benar nggak fokus dengan pelajaran, aku terus memikirkan Kak Renno. Sampai pulang sekolah pun aku masih memikirkan Kak Renno. Selesai membereskan buku ku, aku pun keluar kelas yg ditunggu oleh Mila "yuk" ajak ku.
Tiba-tiba seseorang dibelakang kami berdua mengatakan "permisi.." Kami berdua pun berbalik melihat ternyata seorang laki-laki tampan dan keren, tak lupa laki-laki tersebut sopan.
"kenapa??" tanya Mila dengan jutek.
"Mila aku tak bertanya dengan mu" ucap laki-laki tersebut pada Mila.
"pekenalkan nama ku Indra, kelas 12. Dari kemarin aku melihat mu dengan Mila, apa kau murid baru??" ucap Indra sambil berjabat tangan dengan ku.
"Lia.." ucap Ku lalu menarik tangan ku.
"bisa minta kontak mu??" tanya Indra menyodorkan handphonenya.
"terimakasih nanti akan ku hubungi, sampai jumpa" ucapnya sambil tersenyum lalu pergi.
Setelah melihat Indra pergi aku pun bertanya pada Mila "Mila apa kau mengenal??"
"teman SMP" jawab Mila lalu pergi dan aku pun menyusulnya.
"tak kusangka kau punya banyak teman laki-laki ya.." ucap ku.
__ADS_1
"itu buat gue muak, ahh.. sudahlah ayo gue ajak lo tempat tongkrongan" ajak Mila.
Sesampainya ditempat tongkrongan, aku melihat dari luar seperti gubuk kecil tapi pembelinya ramai dengan anak sekolahan "ayo masuk!" ucap Mila dan aku pun mengikuti Mila dari belakang.
Sesusah masuk, banyak orang yg menyapa Mila "kemana saja lo?? sombong amat lo" ucap salahsatu dari mereka.
"gue sibuk, nggak seperti kalian bisanya bolos mulu" jawab Mila.
"ohh ya.. lo bawa siapa nih?? cantik bener" ucap laki-laki yg hendak menyentuh ku.
"jangan pegang, lo mau mati" ucap Mila sewot sambil menepis tangan laki-laki tersebut.
____________________________________________
hai semua..
maaf nggak pernah up karena author lagi sibuk..
jangan lupa like dan vote ya..biar author semangat lagi buatnya:-)
terima kasih..
__ADS_1
^~^