
"kau saja belum menjawab pertanyaan ku" ucap Mila.
"ohh yg tadi, aku dititipkan ke teman Kak Lindo, karena Kak Lindo keluar negeri" jelas ku.
"keluar negeri?? ngapain??"
"pindah tugas, ah aku bakalan bosen banget nih, temannya Kak Lindo bilang jarang pulang jadi aku sendirian di apartemen" ucap ku dengan mengeluarkan nafas kasar.
"emang apartemennya dimana??"
"Dekat sini, nggak tau tuh jalannya dimana"
"dekat sini cuma ada apartemen orang kaya, karena rata-rata orang disini kaya" jelas Mila.
"nggak tau ahh mending masuk kelas yuk" ajak ku dan Mila menganggukan kepalanya.
__ADS_1
Kami berdua pun pergi menuju kelas, tapi ditengah jalan ada segerombolan wanita menghadang jalan kami. Entah siapa lagi ini, aku sebenarnya tak suka jika ada orang yg mengganggu.
"wah wah Mila ternyata punya teman ya" ucap salah satu dari mereka.
Aku menghitung berapa banyak wanita yg menghadang kami, ada 6 orang menurutku semua wanita ini hanya bisa main keroyokan.
Sebenarnya aku bisa berkelahi, karena Kak Lindo yg mengajari ku agar aku bisa melindungi diri sendiri. Jika semua wanita itu bermain kasar, aku juga akan bermain kasar.
Aku yg melihat Mila dengan santai, Mila punya masalah apa sih dengan wanita-wanita ini?? Mila orangnya bodo amat, nggak suka cari masalah berarti wanita-wanita ini yg mencari masalah.
"kenapa diam saja, nggak berani??" ucap wanita yg paling depan sambil menepuk pipi Mila.
"bagaimana bisa aku pergi begitu saja sedangkan kau masih ada disini, tidak jika kau melawan aku juga akan melawan" ucap ku.
Bagaimana bisa hari pertama ku bersekolah disini sudah mendapat masalah, baiklah aku akan menyelesaikan ini.
__ADS_1
"tidak Lia kau tak bisa berkelahi"
"siapa bilang aku tak bisa berkelahi" ucap ku sedikit sombong.
Salah satu dari mereka memulai untuk memukul Mila, tapi Mila bisa menghindar. Kami berdua pun maju, aku tak akan biarkan kalian yg sudah mengganggu Mila. Sampai akhirnya kita berdua menang, walaupun ada beberapa lebam di wajah kita.
Tak lama kemudian guru datang memerintahkan untuk keruang BK. di ruang BK aku harus mendengar guru ceramah "kamu siswa baru disini, apa begini sikap kami, baru pertama kali masuk sudah buat masalah" ucap guru itu sambil menunjuk ku.
"maaf Pak saya bukan buat masalah, jika teman Bapak di ganggu dengan orang berandalan apa yg harus Bapak lakukan" ucap ku menyindir.
"apa kamu mengajarkan saya" ucap guru berterian tidak terima.
"saya hanya buat perumpamaan Pak, saya nggak bisa tinggal diam jika teman saya dikeroyok oleh 6 orang ini, saya saja tidak mengenal mereka, ehh mereka malah asal mukul" cacar ku.
"hehh siapa yg asal mukul, temen lo itu yg sudah buat kita sial" ucap salah satu dari mereka yg tidak terima.
__ADS_1
"sudah sudah saya akan memanggil orang tua kalian semua" ucap guru
Aku yg mendengar guru akan memanggil orang tua berarti Kak Renno, gimana dong?? Kak Renno pasti marah trus kakak bilang ke Kak Lindo. Iss gimana dong, kok aku khawatir ya kan Kak Renno sibuk nggak mungkin kan dia datang. Aku dh bilang untuk tidak merepotkan Kak Renno tapi aku malah ngerepotin Kak Renno, aku harus cegah ni.