Cinta Dalam Gengsi Dan Cemburu

Cinta Dalam Gengsi Dan Cemburu
Episode 3


__ADS_3

Cecil begitu fokus pada layar laptop nya tanpa menyadari ada seorang pria yang tengah menatap nya tak kalah serius .


" Aaakkhh...akhir nya selesai juga !." Cecil merentangkan kedua tangan nya yang sudah pegal ,lalu menutup laptop nya .


" Aa,,aabang ". Cecil menutup mulutnya tak percaya dengan apa yang di lihat nya ia begitu terkejut bahkan sangat terkejut .Mengapa tiba tiba saja ada Arka di hadapannya, Andai saja itu Arga mungkin ia sudah memeluknya , tapi di depannya ini Arka orang yang di sukainya tetapi teramat cuek padanya .


" Abang kenapa ada di sini ?." Dengan sedikit gugup Cecil bertanya .


" Sedang ada urusan ." jawab nya datar .


" Ooh,,,abang sama siapa ?." Cecil menengok kanan dan kiri mencoba mencari seseorang yang mungkin saja dia kenal.


" Tuh..." Arka menunjuk seseorang yang sedari tadi berdiri dengan setia di dekat pintu keluar .


Cecil mengikuti arah pandang Arka namun itu membuat hatinya mencelos. melihat wanita cantik berambut panjang tersenyum manis padanya juga Arka.


" Aaah,,,sakit nya ." Cecil mengepalkan dengan erat tangan nya . Namun hanya sesaat , setelahnya Cecil justru melambaikan tangan nya dengan fahira.


" Sini ." Cecil memberi kode dengan tangan nya agar fahira mendekat.


" Abang kok gitu sih ,masa cewe di suruh berdiri kaya gitu !!."


Seperti biasa tak ada tanggapan apa apa dari Arka, selain wajah datar nya .


" Selamat sore nona, saya Fahira sekertaris pak Arka ." Ucap fahira memperkenalkan diri .


" Sudah jangan terlalu formal Ka , aku Cecil,,, aku...." Cecil bingung ingin memperkenalkan pada Fahira siapa dia


" Dia adik ku !."


" Aaah,,,iya aku adik nya Pak Arka." Ada rasa yang berbeda di hati Cecil ketika Arka memperkenalkan dirinya sebagai adiknya .


" Kalian menginap di hotel mana ?." Tanya Cecil basa basi.


" Hotel yang tidak jauh dari Bandara !."


Ponsel Cecil berbunyi , dengan segera Cecil menggeser tombol biru .


Arka hanya memperhatikan saja wajah Cecil yang menurutnya semakin cantik saja , dengan rambut pendek yang sedikit mengekspos leher jenjang nya yang mulus , dan bibir mungil yang pernah ia rasakan manisnya walau hanya sekali tetapi rasanya masih dapat ia rasakan sampai sekarang .


" Abang,,,Abang ." Cecil melambaikan tangan nya di depan wajah Arka yang melamun sejak tadi .


" Ekheemm..." Arka berdehem guna menghilangkan rasa malu nya .


" Abang , maaf yah, sepertinya aku harus pulang ,sudah ada teman ku yang menjemput di depan , Nanti aku akan mampir ke hotel tempat abang menginap , soalnya aku masih ada urusan setelah ini .!" Cecil berkata dengan sedikit tidak enak.


" Apa seperti ini cara mu menyambut ?."


" Bu,,bukan seperti itu bang , aku ga tau loh kalau abang mau kesini , kalau aku tau pasti aku sudah memanggil drumband untuk menyambut abang ." Ucap Cecil dengan wajah yang sedikit tertawa lucu . Dan itu membuat fahira juga ikut tertawa walaupun ia sedikit menahan nya .


 " Abang ikut dengan mu !!!." Arga sudah berdiri .


" Ttapii bang !!."

__ADS_1


" Maaf Pak Arka 2 jam lagi kita akan ada pertemuan , dan mungkin sampai jam makan malam !!.'


" Tuh kan bang, abang pasti sibuk kan di sini ,biar nanti aku saja yang mampir ke hotel !!."


Arka hanya menghela nafas saja , ia hampir lupa dengan tujuan utama nya ke sini .


" Ka fahira aku pamit ya , bay,,,abang ....!" Cecil melambaikan tangan nya pada Arka sembari berjalan cepat ke arah pintu keluar .


Sekilas Arka melihat seorang lelaki bule membukakan pintu mobil untuk Cecil. Tangan Arka mengepal kuat .


***


Pukul 9 malam waktu Amerika .Arka mencoba berkali kali menghubungi Cecil namun belum juga terhubung. Itu membuat Arka mengeram kesal mondar mandir di dalam kamar .


Terdengar suara ketukan pada pintu kamar hotelnya ,dengan segera Arka membuka pintu ,berharap Cecil lah yang mengetuknya.


" Ada apa ?." Arka sedikit kecewa karena fahira lah yang mengetuk pintu itu .


" Mmaaf pak, saya hanya membawakan makan malam ,karena bapaknya kan tadi tidak sempat makan .!"


" Apa saya menyuruh mu !!." Tanya Arka dengan mimik wajah tak suka .


" Maaf Pak kalau saya lancang ." Fahira menunduk dengan ketakutan.


" Huufff.." Taruh saja di meja , Arka merasa dia sudah berlebihan.


Fahira masuk lalu menata makanan yang ia bawa di atas meja . Matanya melirik beberapa baju yang tergeletak di lantai juga ranjang , Setelah selesai menata makanan Fahira secara reflek memunguti beberapa baju yang tergeletak .


Arka yang masih di depan pintu sibuk dengan ponsel nya , melirik apa yang di lakukan sekretarisnya itu malah membuatnya tidak suka ,


" Aahh,,maaf pak ." Dengan segera fahira menaruh kembali pakaian itu , Saat hendak berjalan keluar kakinya justru tersangkut dengan baju yang ia taruh kembali , hingga membuatnya tersungkur Namun itu tidak terjadi karena dengan refleks Arka menahan tubuh Fahira yang hendak menyentuh lantai .


" Aakkhhh...!" Fahira sedikit berteriak karena panik akan terjatuh. Tanpa sadar ia memeluk erat Arka


" Lain kali hati hati ." Ucap Arka dingin dengan fahira yang masih ada di pelukan nya.


" Mmaaf,,,pak ." Fahira segera membenarkan posisinya.


Tanpa mereka sadari adegan itu jelas terlihat di mata gadis yang kini tengah berdiri di ambang pintu yang terbuka.


" eèhh,,,ada nona Cecil ." Fahira menyapa sambil membereskan pakaian nya yang sedikit terangķat. Karena posisi Arka membelakangi pintu jadi tidak melihat keberadaan Cecil .


Arka sedikit terkejut dengan kehadiran Cecil ,


" Apaa aku menganggu ?." Ucap Cecil dengan sedikit gugup, dirinya masih begitu shock dengan adegan barusan .


" Tidak nona , saya hanya sedang merapikan pakaian ini ." Jawab fahira .


Arka tak menjawab, ia justru berjalan ke arah Cecil dan langsung menarik tangan mungil itu dan membawa nya duduk di sofa .


" Kamu bawa apa ?."


" Bukan apa apa , !."

__ADS_1


Arka justru merebut kantung yang di bawa Cecil.


" Biar aku bawa pulang saja , sepertinya abang sudah memesan makanan, ." Cecil melihat beberapa piring makanan di atas meja.


" Saya pamit dulu ya ?." Fahira hendak berpamitan .


" Di sini saja ka , temani kita !." Jawab Cecil.


" Tidak ,terimakasih nona ."


" Panggil saja Cecil ka , tidak perlu nona nona segala ." Cecil tersenyum ramah.


" Tidak ,itu sepertinya tidak sopan !."


" Santai saja , aku ga setua laki laki di sebelah ku kok !." Cecil tertawa kecil, ya Cecil yang selalu ramah dengan siapa pun .


" Baik lah saya permisi pak Arka ,Cecil ." Fahira berpamitan .


Kini tinggal mereka berdua , Arka yang sedari tadi tak menanggapi obrolan antara Cecil dan Fahira ia sibuk memakan puding yang di bawa Cecil.


" Iiih abang, itu punya aku !!."


" Bukan kah kamu membawa ini untuk abang ?."


" Iya , tapi itukan sudah banyak makanan !."


" Bukan abang yang memesan ."


" Ka Fahira yang mengesankan nya ?."


" Hmmm,, " jawab Arka sembari terus memakan puding.


" Paket lengkap ya ,sudah cantik , tubuhnya sempurna ,lemah lembut ,perhatian lagi , dan pastinya pintar , Iya kan bang ?."


" Heemm.."


Terasa nyeri hati Cecil mendengar jawaban dari Arka ,yang membenarkan pujian untuk fahira . Sempat terdiam seperkian detik lalu Cecil menetralkan kembali wajah ceria nya.


Sedangkan Arka sendiri sebenarnya tidak mendengarkan apa yang Cecil ucapkan ,karena sibuk dengan makanan yang ada di hadapan nya , hingga hanya menjawab sekadarnya.


Cecil bercerita tentang banyak hal , dan itulah yang Arka rindukan saat jauh dari Cecil, wajah ceria dan ocehan rendom yang membuat suasana lebih hidup.


" Abang aku mau ke toilet dulu yah !." Cecil beranjak dari duduk nya menuju toilet .


Cecil melihat dirinya dari pantulan cermin.Menatap lekat lekat wajahnya dan tanpa sadar air mata menetes begitu saja dari kedua mata Indahnya .


" Apa aku tidak semenarik dia ?." Cecil menghirup udara dalam dalam sembari menghapus air matanya dan dengan perlahan menghembuskan guna menetralkan perasaannya .Dan tersenyum di depan cermin lalu keluar dari toilet.


" Abang , aku pulang yah ,ini sudah malam!." Cecil melihat jam di dinding menunjukkan pukul 11 malam. Ia langsung mengambil tas yang berada tepat di samping Arka.


" Kamu kenapa ?." Arka menatap lekat wajah Cecil


- Tbc

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak yah kakak kakak semua , supaya othor tambah semangat 😍😍


__ADS_2