
Cecil memejamkan matanya merasakan bibirnya di sentuh dengan sesuatu yang lembut , jantungnya lagi lagi berdetak mengalahkan kecepatan detik jam .Ia tak berani membuka matanya ,ini baru pertama kali merasakan ciuman seperti ini , ooh ,,tidak tidak ini sudah kedua kalinya dengan orang yang sama ,namun kali ini berbeda , Arka memperlakukan bibirnya seperti ice cream hingga cecil meremas jas yang di kenakan Arka karena rasanya seperti hendak jatuh begitu ringan ia rasakan tubuhnya ini . Hingga suara ketukan mengagetkan kedua nya.
Arka melepas kan ciuman itu ,mengelap bibir mungil yang membengkak karena ulah nya ," Ini milik abang !!!." lalu Arka berdiri dan membukakan pintu .
Cecil merapikan Rambutnya yang sempat di remas oleh Arka, dengan tangan yang sedikit tremor...
" Ini hasil rapat tadi pak. " ternyata fahira yang mengetuk tadi , Arka berjalan menuju kursi nya dan Fahira mengikuti di belakang , namun ia baru sadar kalau di ruangan itu masih ada Cecil, " Cecil kamu masih di sini ?." Tanya Fahira karena hampir 3 jam dari kepergiannya ternyata Cecil masih di sini .
" Iya ka ." Cecil tersenyum kikuk
Namun Fahira hanya tersenyum saja lalu duduk di hadapan Arka dan membahas hasil rapat tadi .Cecil ingin sekali keluar dari ruàngan itu ,tetapi kalau ia tak pamit pada Arka nanti pasti jadi masalah .Akhirnya ia beranikan diri untuk berpamitan " Permisi pak ,boleh saya keluar ?."
" Hemmm,,,"
Cecil keluar dengan geram mendengar jawaban Arka tadi ,bahkan ia tak menatap nya, " Aaah,,,,murahan sekali aku ." kini Cecil menyesal telah melakukannya, ia dan Arka tak memiliki hubungan apapun , yah ia merasa di rendahkan sebagai seorang wanita , namun Cecil juga menyalahkan dirinya sendiri kenapa dengan mudahnya menerima ciuman itu tanpa penolakan sedikit pun , Mungkin jika Cecil mau melakukan nya karena memang ada Rasa, tapi kalau Arka selama ini ia tak menunjukkan apapun bahkan mengabaikannya . Kini Cecil sudah ada di kamarnya ,ia pulang pukul 5 sesuai jam kantor ia tak tau Arka pulang atau tidak ia tak perduli , namun ia teringat akan pesan Arka " Jangan mengabaikan ku di MANA PUN ." Cecil di buat bingung dengan sikap Arka pada nya .
" Cecil ,,,sayang apa kamu tidur nak ?." Diana mengetuk pintu Cecil yang semenjak pulang kerja belum juga keluar.
" Tidak mah ,aku baru mandi !." jawab Cecil dari dalam kamar.
" Kalau sudah turun yah, kita makan malam."
" Iya mah .!"
Sandy ,Diana ,dan juga Cecil tengah makan malam bersama sesibuk apapun Sandy dan Diana selalu menyempat kan diri untuk makan malam serta sarapan bersama .
" Bagaimana kerjamu hari ini nak ?." Tanya Sandy sambil mengelus rambut putrinya yang tengah berbaring di pahanya sambil bermain ponsel.
" Lancar pah ."
" Apa ada yang membuat mu tidak nyaman ?."
" Enggak sih pah ,biasa biasa aja !."
" Apa ada yang kamu sukai di kantor ?." Ucap Diana
" Apaan sih mah , kantor itu isinya bapak bapak semua.. hahahah ." jawab Cecil sambil tertawa .
" Apa kamu belum punya pacar ?." Kini Sandy yang bertanya ,
__ADS_1
Cecil meletakkan ponselnya di dada dan menatap ke atas melihat papah nya , "Papah apaan sih nanya nanya begitu ."
" Papah ga keberatan loh kalau kamu punya pacar , kamu juga sudah dewasa !."
" Cecil males pah ,cuma bikin pusing ." Dalam hati Cecil dia belum bisa membuka hatinya untuk lelaki lain selain manusia es yang sudah dua kali mencium nya .
Diana dan Sandy saling pandang , " Apa kamu mau mamah kenalkan dengan teman bisnis mamah ?."
Cecil langsung duduk dan berhadapan dengan sang mamah " Mamah plis ,mamah jangan seperti di sinetron sinetron yah ." Cecil menangkupkan kedua tangan nya dengan wajah memohon terapi terlihat lucu hingga Sandy tersenyum sambil geleng geleng.
" Kamu ngomong apa sih sayang ?." Diana tak mengerti,
" Aku ga pingin mamah kaya yang di sinetron menjodohkan anak nya agar dapat pewaris perusahaan.!"
" Hahaha ,,,,." Diana dan Sandy tertawa bersamaan ...
" Heeeiii,,,,Apa yang kalian tertawakan ?, kenapa bersenang senang tanpa mengajak kami .!" Ucap Intan yang baru masuk bersamaan dengan bu Ida dan mamah Elen .
" Nenek nenek ku sayang , Cecil kangen ." Cecil berlari kecil menuju kedua nenek itu sambil merentangkan kedua tangan nya
" Bagaimana kabar cucu nenek ini ?." Mamah Elen sambil memeluk Cecil .
" Tadi pagi ,tapi katanya sekarang kamu sudah bekerja , jadi nenek tahan deh kangen nya .!' Kali ini bu Ida yang menjawab. Seluruh keluarga sangat menyayangi Cecil apalagi mamah Elen tak memiliki cucu perempuan begitupun dengan Bu Ida .
" Di mana kakek ?." Cecil tak melihat pak Kuncoro
" Di rumah sedang mengobrol sama Arka, kakek mu tidak asik, ngobrolnya hanya soal bisnis saja .! " Ucap mamah Elen
" Ooh iya, Apa yang kalian bicarakan tadi sampai sampai salam kami tidak di jawab?." Tanya Intan
" Ini loh si Cecil mau aku kenalkan sama anak rekan bisnis ku , masa jawab nya aku menikahkan nya hanya karena ingin mendapatkan yang pewaris perusahaan ,,,ada ada saja anak mu itu Intan ...!" Diana dan Intan pun tertawa .
" Anak ku memang lucu ,kamu tidak kekurangan harta sayang , jadi jangan berfikir seperti itu....!". Sambung Intan
" Tapi aku ga mau di jodohin bun, !."
" Apa cucu nenek yang cantik dan baik hati ini belum punya pacar ?." Tanya bu Ida
Cecil menggeleng malu .
__ADS_1
" Nenek tidak yakin kalau tidak ada lelaki yang mau sama kamu , nenek rasa justru kamu yang tidak mau di dekati !." ucap Mamah Elen
" Hehehehe,,,ga gitu juga nek , mereka semua seumuran dengan ku , aku maunya yang seperti ayah Rafa juga bunda Intan." Cecil berjalan mendekati Intan dan duduk di pangkuan nya .
" Cecil kamu sudah berat ." Intan mendorong tubuh Cecil agar duduk di samping nya .
" Hehehe maaf bunda aku lupa ."
" Jadi kamu mau memiliki suami seperti om om gitu ?." Ledek Intan.
" Yah seperti ayah Rafa kan seperti om om sama bunda , ." Cecil di ceritakan oleh Sandy dan Diana kisah cinta antara Intan dan Rafa .
" Siapa yang bilang ayah Rafa ini kaya om om !." Ternyata Rafa , Arka dan pak Kuncoro menyusul ke rumah Sandy .Hanya Arga saja yang tidak ada .
" Ini loh ayah anak mu ini ingin jodohnya seperti om om , agar bisa di manja .!" Ucap Intan sambil tersenyum meledek Cecil yang ada di samping nya .
" Pas banget kalau begitu ,ayah akan kenalkan kamu dengan teman bisnis ayah ,yang sudah mapan, tampan pokok nya the best deh , Mau ?."
Cecil menelan ludah nya ketika mendapat kan tatapan tajam dari Arka yang ada di belakang Rafa, tatapannya seperti hendak menerkam sesuatu .
" Berarti kamu hanya tinggal memilih sayang , mau yang mamah pilihkan atau ayah Rafa pilihkan !." Sambung Diana
" Ooh iya nenek juga punya satu kandidat , pah papah tau kan anak nya pak joko pemilik kebun teh rekanan kita , dia itu punya anak laki laki loh , tampan banget, lulusan luar negri juga sama kaya Cecil ,tapi nenek lupa namanya ." Ucap mamah Elen dengan raut wajah seperti mengingat ingat, Sambil melihat ke arah pak Kuncoro , namun hanya di balas naiknya dua bahu suaminya, dan itu membuat seluruh orang yang ada di situ tertawa lepas, keluarga mereka memang selalu harmonis di tambah Cecil yang selalu membuat mereka tertawa . Karena kebetulan malam ini semua keluarga berkumpul Diana membuat kan cemilan dadakan ,mamah Elen,bu Ida , Diana , dan Intan sedang sibuk di dapur.Sedangkan pak Kuncoro ,sandy juga Rafa sedang bermain catur .
Kini tinggal lah Arka dan Cecil yang berada di depan Tv . Cecil merasa canggung karena Arka menatap nya dengan tajam , yah lelaki dingin itu kesal mendengar Cecil akan di jodohkan apalagi saat mendengar Cecil lebih menyukai pria yang berumur ,sedangkan dirinya dan Cecil hanya terpaut tiga tahun . Secara otomatis dirinya tidak masuk dalam kriteria Cecil, itu yang membuat Arka kesal.
Cecil merasa terselamatkan karena deringan ponsel yang di genggam nya hingga ia berjalan menuju kamar guna menghilang dari hadapan Arka .
" Eemmm..." Arka membekap mulut Cecil yang hendak berteriak karena terkejut saat Arka mengikutinya ke dalam kamar . Arka mengunci pintu juga mengunci pergerakan Cecil di tembok ,wajah mereka begitu dekat hingga cecil memalingkan wajahnya .
" Awas saja kalau kamu menerima perjodohan itu ." Ucap Arka dengan penuh penekanan . Cecil tak terima dengan ucapan Arka tadi
" Aku wanita bebas , tak terikat dengan siapapun, jadi aku bisa menerima salah satu yang di jodohkan dengan ku !."
" CECILIAAA.....!!!.
-
-tbc
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejak yah kakak kakak biar othor semangat nulis nya 😊😊