Cinta Di Arena Balap

Cinta Di Arena Balap
Prolog


__ADS_3

Dalam heningnya malam terdengar sayup sayup suara bergema, suara kendaraan beroda dua dengan banyaknya sautan dari berbagai suara yang mendukung satu nama


dalam kegelapan terlihat dua gadis mengendap-endap mendekati asal suara terlihat dari kejauhan gemerlap lampu malam yang menyinari jalan


"Luna kita balik aja yok aku takut" Andisa mencoba menarik tangan gadis yang berjalan di depannya


"bentar dis aku mau liat ke sana dulu" tanpa memperdulikan perkataan andisa. Luna langsung berlari menuju arena


andisa yang melihat itu hanya bisa pasrah mengikuti dari belakang namun ada rasa takut dalam dirinya bagaimana jika hal buruk terjadi pada sahabatnya itu, mau tidak mau andisa tetap pasrah dan berdoa agar tidak ada yang terjadi pada Luna


di lain sisi terlihat luna semakin mendekati arena dapat luna lihat dengan jelas banyaknya muda mudi yang berkumpul di sana bahkan tidak jauh dari sana dia juga melihat banyak motor motor terparkir rapih


seakan tidak kenal takut luna semakin berani maju ke depan tanpa dia sadari bahwa ada pria berbaju serba hitam yang mendekati dirinya


saat tengah asik melihat sekeliling Luna di kejutkan dengan sebuah tangan yang tiba-tiba memegang pundaknya dengan sedikit gugup Luna menoleh dan melihat seorang pria yang berpenampilan seperti seorang penjaga keamanan


"nona muda dengan siapa anda disini"

__ADS_1


"a-aku s-sedang mencari temanku kami datang bersama tadi iya betul lalu tiba tiba kami terpisah" dengan gugup Luna menjawab


"bisa sebutkan nama temanmu"


seakan sudah kehabisan akal Luna sejenak berpikir dan saat melihat ada celah dia langsung melarikan diri menjauh


"Berhenti disana" dengan cepat pria itu mengejar luna dia segera menghubungi teman temannya untuk mengejar luna


sementara itu tidak jauh dari sana terlihat dua orang pemuda sedang berbincang bincang santai "malam ini udah pasti gua bakal menang lagi" terdengar edgar membanggakan dirinya


"iyadah si paling menang terus" Andre menjawab dengan nada mengejek


Edgar dan Andreas adalah teman seperjuangan mereka sudah berteman sejak bangku SMA dan masih terjalin erat sampai saat ini


saat sedang serius berbicara mereka mendengar suara orang berteriak


"berhenti disana"

__ADS_1


edgar yang mendengar suara itu pun langsung menoleh "wih ada ribut apaan tu"


Andre yang juga melihat itu pun mengerutkan kening karena melihat sosok familiar yang sedang di kejar kejar tersebut


tanpa banyak bicara Andre langsung berlari ikut mengejar sosok wanita itu dan dalam sekejap Andre berhasil menangkap Luna


dengan erat Andre memeluk Luna dan tersenyum "hai bayi kelinci kok ada di sini?"


Luna yang dipeluk pun segera melihat siapa yang memeluknya saat sudah mengetahui siapa yang memeluknya luna terkejut dan melebarkan matanya sambil tergugup luna menjawab "kak a-andre"


"maaf tuan andreas apakah anda kenal siapa nona muda ini" terlihat pria itu bertanya


"dia datang bersamaku" dengan tegas andre menjawab


"baiklah jika begitu kami undur diri" setelah itu para pria itu pun kembali ke posisi masing-masing dan meninggalkan luna yang masih dalam pelukan andre


"sekarang harus aku apakah gadis nakal ini" dengan senyum nakal andre membawa luna pergi

__ADS_1


luna yang merasa terancam pun berusaha melepaskan diri namun rasanya percuma saja "aku ga tau kalo bakal gini jadinya andisa tolong aku, aku menyesal semua ini berawal pada hari itu".


__ADS_2