
"Luna besok ikut kumpul bareng kan? senior yang lain nyuruh buat kamu ikutan" seru andisa
"iss males banget pasti pada mau mabok mabok kan, aku ga suka lah" pasalnya ini bukan pertama kali seniornya mereka mengadakan pertemuan bertema reuni yang berakhir dengan pesta minum minum
"ga kok, asal tau aja katanya kak andreas bakal dateng juga kamu kan belum liat orang nya aku jamin pasti begitu kamu kenal sama kak andreas kamu pasti suka" jelas andisa berusa membujuk agar luna mau ikut pada acara malam ini
luna yang malas menanggapi perkataan andisa pun hanya mengiyakan dan akhirnya mereka setuju akan pergi bersama.
keesokan harinya andisa memberi kabar bahwa dia tidak bisa pergi karena harus menemani ayahnya cek up kesehatan
Luna yang memang sudah terlanjur janji pun mau tidak mau berangkat seorang diri "terpaksa berangkat sendiri deh kalo gini"
hanya dengan pakaian santai dan bermodal dompet kosong Luna pun berpamitan kepada ibunya "mam luna jalan dulu ya" seru Luna sambil bersalaman mencium tangan ibunya
"iya hati hati jangan pulang malam loh ya" setelah itu luna langsung bergegas dan sesaat kemudian dia pun sampai pada alamat cafe yang sudah menjadi titik temu mereka
"Luna sini" baru memasuki pintu masuk Luna sudah di sambut dengan seruan yang memanggil namanya, terlihat Rosa yang ternyata ada di sini juga
Luna berjalan mendekati Rosa dan mengambil tempat duduk di samping rosa "loh kok sendiri andisa mana?"
"dia ga bisa ikut, katanya mau nemenin ayahnya periksa. mau gimana lagi aku juga kasian sama ayahnya ga ada yang nemenin jadi aku biarin aja andisa ga ikut" jelas luna
"kasian juga semoga ayahnya andisa cepet membaik ya kondisinya" "amin"
setelah itu tidak ada lagi yang membahas andisa semua sibuk dengan topik masing masing hingga tiba tiba terdengar suara
"akhirnya sang bintang utama kita sudah tiba ayo semua sambung kehadiran Andreas prakarsa, tepuk tangan semua" seru Aldo menyambut kedatangan Andreas
Luna yang mendengar itu pun langsung menoleh dan betapa terkejutnya dia bahwa Andreas adalah orang yang sama yang telah membantu nya dulu
dengan masih dalam keadaan terkejut Luna berkata "kamu?" dengan menunjuk kearah Andreas
Andre yang melihat luna mengerutkan alis "apakah kita kenal?" setelah mengatakan itu Andre langsung bergabung dengan teman temannya
__ADS_1
Luna yang merasa malu karena tidak di anggap pun langsung kembali ke posisi awal dengan begitu kegiatan terus berlanjut Luna juga terus mencuri curi pandang menatap ke arah andre
seakan sudah tidak berminat lagi dengan acara itu luna pun izin dengan seniornya untuk pulang terlebih dahulu
dengan alasan takut di cari ibunya luna pun di izinkan pulang oleh para senior nya dan tidak menunggu lama Luna langsung keluar cafe
sangat tidak terduga ternyata hari sedang hujan deras luna yang memang membawa mobil langsung lari ke arah parkiran dan bersiap untuk pergi
namun sudah beberapa kali mencoba mobilnya tetap tidak bisa menyala dengan perasaan marah luna memukul stir mobilnya
"ini kenapa lagi sih mobilnya males banget deh kalo udah gini, terus aku gimana mau pulang kalo ga bisa idup?"
"oh iya aku coba telpon derek aja. tapi aku ga punya nomor nya ck, oh aku minta montir aja. tapi ga ada nomornya juga"
Luna yang frustasi pun tanpa sengaja membunyikan klakson mobilnya karena dia terus memukul mukul stir mobil
"uah copot copot kaget" lalu terdengar ketukan dari kaca mobil luna menoleh dan melihat sosok andre
"mobilnya kenapa lagi?"
mendengar itu Andre akan pergi namun di cegah oleh Luna "kak andre tolongin dong" Andre yang melihat luna kesulitan pun langsung menelepon derek dari bengkelnya
"aku udah panggil derek tunggu aja ntar ada yang datang" saat berniat pergi lagi lagi Andre di cegah oleh Luna
"kak andre masa tega ninggalin aku di sini sendirian" bukan bagaimana Luna yang tidak ingin sendirian terlebih lagi dia cukup takut dengan keadaan sekitar area parkir yang terbilang cukup sepi
"ya terus maunya apa?" seru Andre
dengan wajah memelas Luna menjawab "ikut"
tidak sia sia luna memasang wajah memelas andre pun setuju untuk mengajak luna pulang "tapi aku pake motor ga masalah kalo kehujanan ?"
"gapapa kok aku tahan hujan" seru Luna
__ADS_1
dengan itu Luna berhasil pulang dengan andre namun Andre tidak mengantar Luna pulang melainkan membawanya ke apartemennya
Luna yang tidak tau pun hanya mengikuti Andre memasuki apartemen Andre "kita kok kesini sih ga langsung anterin aku pulang "
"apart aku lebih deket dari pada maksain mau pulang yang ada kamu sakit liat itu kamu udah menggigil" seru Andre sambil memberikan handuk dan juga pakaian ke Luna
"sana ganti baju dulu ntar kalo kamu sakit aku juga yang bakal repot" Luna yang mendengar itu tanpa membalas langsung bergegas mengganti pakaiannya
karena tidak ingin menutupi kenyataan bahwa dia kedinginan selesai berganti baju Luna langsung keluar dari kamar mandi dan melihat andre sedang bermain hp
melihat luna sudah selesai berganti baju andre langsung menarik Luna untuk duduk di sampingnya dan dia membantu Luna mengeringkan rambutnya
Luna yang di perlakukan seperti itu hanya menerima saja karena memang dia terlalu malas untuk mengeringkan rambutnya
"mobil kamu udah di bengkel paling ga lusa udah bisa di bawa balik, terus juga malam ini kamu nginep di sini aja dulu" seru Andre
Andre tidak mendapat balasan saat melihat ternyata Luna sedang terpejam seakan tersihir wajah cantik Luna Andre mendekat dan mencium leher Luna
Luna yang kaget pun langsung berdiri dan menunjukkan Andre sambil berkata "ngapain kamu!"
Andre yang melihat itu langsung menarik tangan luna dan menindih tubuh Luna di atas kasur "jangan sok jual mahal lah aku tau dari di cafe tadi kamu terus natap aku, jujur saja kamu suka sama aku kan" selesai mengatakan itu Andre kembali menyerang leher Luna
memberikan kecupan kecupan kecil di leher Luna, Luna yang merasa geli berusaha untuk mendorong Andre dan mencoba melepaskan diri dari tubuh Andre
"L-lepas in a-aku kak" Luna berseru
Andre yang mendengar itu bukannya berhenti malah semakin gencar mencium leher Luna, seakan mendapat kekuatan lebih Luna mampu mendorong Andre dan langsung berdiri
"kamu jangan sembarangan ya aku g-ga mungkin suka sama kamu jangan kepd an deh jadi orang"
setelah mengatakan itu luna bersiap akan pergi namun di cegah Andre "kamu mau ke mana? mau balik dalam keadaan hujan lebat gini? emang bakal ada taksi jam segini" sambil mendekati luna Andre membawa bantal dan langsung melemparkan ke sofa
"kamu tidur di sofa aja malam ini besok baru aku antar balik" setelah mengatakan itu Andre langsung berbaring di tempat tidur dan tertidur
__ADS_1
Luna yang melihat itu mau tidak mau hanya bisa pasrah dan langsung mengambil posisi tidur dan berusaha untuk terlelap.