Cinta Di Arena Balap

Cinta Di Arena Balap
Makanan


__ADS_3

andre yang menyadari bahwa luna sudah tidak sedih lagi pun langsung berjalan mendekati luna dia duduk di samping luna


"udah malam lebih baik kita istirahat" andre lantas membawa luna berbaring bersama


luna juga tidak membantah dia merasa berada di dekat andre dapat mengembangkan semangatnya


dalam derasnya hujan malam itu luna memeluk erat andre mereka berbagi kehangatan tubuh bersama


mereka terlelap dengan pulas hingga pagi menjelang andre yang bangun terlebih dahulu langsung menyiapkan sarapan


tidak lupa dia juga sudah menyiapkan bubur untuk luna jaga jaga jika luna sakit, selesai membuat sarapan andre kembali ke kamar untuk membangunkan luna


dapat andre lihat mata sembab luna pertanda bahwa gadis itu banyak menangis kemarin dengan lembut andre mengusap kepala luna


"luna bangun" usapan di kepala luna mampu membangunkan


"mari sarapan setelah itu aku akan mengantar mu pulang" andre membantu luna bangun dari tempat tidur


mereka bersama sama turun kebawah dan sarapan bersama selesai sarapan andre langsung membawa luna pulang


setelah itu luna langsung masuk rumahnya keesokan harinya seperti biasa kegiatan kampus luna berjalan lancar


setelah mendapatkan ceramah dari dosen kiler luna sudah tidak berani lagi telat untuk menggumpulkan tugas


kuliah seperti biasa luna juga seperti biasa akan langsung menuju bengkel tempat andre berada.


di bengkel terdengar suara derum motor mendekat andre yang sedang memeriksa mobil pun seakan sudah tau siapa yang datang jadi dia tidak repot repot menyambutnya


dalam sekejap motor biru sudah terparkir di halaman bengkel, pengendara motor tersebut turun dari motor dan membuka helmnya


sambil berjalan edgar mendekati andre, benar sekali yang datang adalah edgar sudah lama dia tidak berkunjung ke bengkel kawannya ini


dia juga ingin mendiskusikan tentang motornya sudah dekat dengan andre Edgar lantas menyapa "Yo bro pa kabar!"


andre yang melihat edgar lantas meroling matanya seakan malas melihat sosok edgar


"jangan sok dekat lu, lagian kita baru ketemu kemaren" balas andre memang benar mereka sering bertemu


tidak hanya di tempat biasa mereka juga sering bertemu di arena balap dengan edgar sang pembalap dan andre sang otomotif


seperti sudah menjadi aturan jika edgar bertanding akan ada andre yang membantu memeriksa kesiapan motor edgar


"santai bro gua cuma lewat doang, sekalian mau ngasih tau jadwal Minggu depan di udah jadi malam Jumat"

__ADS_1


"mendadak?" jadwal yang mereka bahasa adalah jadwal balapan memang sudah lama mereka mengikuti balapan tersebut


biasanya balapan tersebut akan di adakan sebulan 2 kali dan setiap saat akan di adakan malam sabtu namun entah mengapa tiba tiba berubah


"mana gua tau yang nggubah si alex noh" seru edgar


dengan berani andre memukul edgar "pake pak, gitu gitu dia lebih tua dari lu, sopan dikit"


"cih" edgar tidak perduli setelah menyampaikan kabar tersebut Edgar lantas pergi


andre juga tidak ambil pusing dengan kepergian edgar toh sudah biasa edgar datang tak di undang pulang tak di antar


luna sedang dalam perjalanan menuju bengkel andre dia juga tidak lupa membawa makanan untuk dia makan bersama andre


tidak lama kemudian dia sampai dan langsung turun dari mobil tidak lupa membawa makanannya


saat sedang jalan ke area bengkel luna melihat anderson jadi dia mampir sebentar untuk menyapa


"kak anderson hai" sapa luna


anderson yang sedang mengerjakan motor pun langsung berhenti dan menoleh ke arah luna sambil tersenyum anderson berdiri dari duduknya


dia mendekat ke arah luna "nyari andre ya?" tebak anderson karena sudah pasti selain andre tidak ada alasan lain luna akan datang kemari


"iya hehe kak andre nya ada kan!"


"boleh deh, makasih ya kak aku tunggu di ruang tunggu bengkel" selepas itu luna langsung beranjak menunggu andre


anderson juga langsung masuk untuk memanggil andre dapat Anderson lihat andre yang sedang sibuk memperbaiki mesin mobil


dia berjalan mendekat ke arah andre "calon lu dateng tu"


andre menoleh dan melihat anderson tidak berani membalas andre langsung membersihkan tangannya dan berniat pergi menemui luna


namun sebelum itu "oh iya jadwal minggu depan di ganti lu udah tau kan" tanya anderson


"hm udah tadi edgar yang ngabarin"


"bagus deh, lu ga mau ngajak luna minggu depan biar dia tau gimana kehidupan lu" anderson memberi saran


andre menggeleng "tidak perlu"


setelah itu andre pergi, andre bukannya tidak mau membawa luna bersamaan saat tengah menghadirkan balapan dia hanya merasa luna belum siap untuk dia bawa

__ADS_1


anak itu masih terlalu ceroboh untuk masuk ke dunianya saat ini. andre dapat melihat luna yang sedang duduk menunggunya sambil bermain hp


saking seriusnya bermain luna tidak sadar bahwa andre sudah ada di sebelahnya


"jangan terlalu dekat saat sedang bermain hp" Andre memperingatkan luna


luna yang sadar akan keberadaan andre pun tersenyum "hehe iya maaf"


luna mengambil kantong berisi makanan dan memperlihatkannya pada andre "liat aku bawa apa? ini makanan kesukaan aku" jelas luna sambil mengeluarkan isi kantong tersebut


"kok bukan makanan kesukaan ku?" andre bertanya


"lah kakak ga pernah ngasih tau aku makanan kesukaan kakak apa jadi aku bawa makanan kesukaan aku aja"


andre menggeleng pelan "katanya mau bikin bertekuk lutut makanan kesukaan aku aja ga tau"


"loh apa hubungannya mau bikin kakak bertekuk lutut sama makanan kesukaan kakak ?!" luna bertanya sambil memiringkan kepalanya dan menaruh telunjuknya di dagu


ini merupakan posisi berpikir luna, andre yang melihat itu tidak bisa menahan gemas dan langsung mencubit pipi luna


"aduh sakit kak" Luna memukul tangan andre yang baru saja mencubit pipinya dengan sebal luna mengusap pipinya yang sakit


"makanya jangan lucu lucu"


"apaan sih kak ga jelas udah mendingan makan aja ayo, aku laper"


setelah itu tidak ada perdebatan antara luna dan andre mereka sama sama menikmati makanan tersebut


dan sesekali andre akan menjahili luna yang berakhir dengan luna yang kesal dan memukul mukul andre


namun andre tidak masalah karena pukulan luna tidak berasa sama sekali padanya


selesai makan luna menemani andre memperbaiki mobil. tidak bukan untuk menemaninya sesungguhnya namun untuk mencari cari kesempatan agar bisa mengerjai andre


seperti saat ini luna iseng menyenggol tempat oli yang berada di kap depan mobil sehingga jatuh tumpah mengenai andre yang memang tepat berada di bawahnya


sambil tertawa luna langsung kabur takut takut kalo andre mengamuk


setelah puas bermain main luna lantas berpamitan untuk pulang ke pada anderson dia tidak mau pamitan ke andre karena andre saat ini sedang membersihkan diri


dia juga takut kalo nekat berpamitan malah dia akan di usili kembali oleh andre. anderson juga tidak masalah dengan kelakuan luna


dia malah merasa senang karena ada yang bisa mengerjai andre selain dirinya

__ADS_1


setelah mendapatkan izin luna langsung bergegas pergi karena memang hari sudah menjelang malam


takut takut kalau ibunya akan khawatir kalo luna belum juga pulang.


__ADS_2