Cinta Di Arena Balap

Cinta Di Arena Balap
Perasaan sebenarnya


__ADS_3

Luna langsung bergegas menghampiri andisa begitu dia masuk ke kelas "andisa kak andre masa ngelarang aku buat ke bengkel lagi" keluh luna begitu dia duduk di kursinya


andisa yang mendengar suara luna pagi pagi udah ngeluh gini juga ga bisa ngapa ngapain selain cuma bisa ngasih saran seadanya


"masalahnya apa lagi sih?" tanya andisa


"ga tau, kemarin kan kayak biasa aku nungguin dia di rumahnya eh begitu dia datang aku langsung di usir. katanya lebih baik aku ga datang ke sana lagi" luna bercerita dengan suara yang sedih


"terus?" andisa mulai bertanya tanya mengapa luna begitu merasa sedih hanya karena tidak di izinkan untuk datang ke bengkel lagi


bukannya dia harusnya tidak papa lagi pula luna tidak benar benar menyukai andre kan. seakan baru tersadar sesuatu andisa langsung menebak


"kamu suka ya sama kak andre" tebak andisa


"m-mana ada, apaan sih an kamu ngaco deh"


"boong ni"


"beneran ih apaan sih" luna buru buru mengeluarkan bukunya dan pura pura sibuk dengan bukunya


andisa yang melihat itu juga tidak memperpanjang masalah. mereka langsung memulai pelajaran begitu dosen memasuki kelas


luna yang tidak bisa mendapat jawaban dari andisa merasa murung, dia juga bingung apakah sebenarnya dia telah menyukai andre atau hanya sekedar mulai terbiasa dengan kehadiran andre


mau tidak mau luna hanya bisa pasrah dia tidak lagi pergi ke bengkel dan hanya sibuk dengan tugas kuliahnya


setiap hari luna akan menghabiskan waktunya di kampus mengerjakan tugas ataupun hanya sekedar membaca buku pelajaran di perpus


merasa bosan membaca buku luna pergi ke kantin untuk mengisi perut


hari ini luna tidak bersama andisa entah ke mana perginya temannya tersebut luna juga merasa bahwa hp nya sepi sekali


biasanya akan ada notif pesan dari andre namun sudah 3 hari ini andre tidak pernah menghubunginya


saat tengah sendiri menikmati makanannya sosok doni pun mendekat dan duduk di hadapan luna


"udah jangan sedih terus, kakak bahkan lebih sering bolos waktu semester pertama tapi lihat sekarang kakak tetap bisa naik semester hingga semester empat" doni mencoba menghibur luna


doni mengira luna masih sedih dengan tugasnya yang di tolak oleh dosen sebelumnya


luna juga tidak menanggapi perkataan doni dan tetap memperhatikan hp nya berharap akan ada pesan masuk


rosa yang dari tadi juga berada di sana bersama doni juga ingin mencoba menghibur luna

__ADS_1


"Luna gimana kalo nanti malam kita jalan, katanya di mall ada event kosmetik gitu. yok pergi bareng" ajak rosa


"ga dulu deh ros kamu pergi sendiri aja ya" balas luna


tidak lama kemudian andisa datang menghampiri mereka, andisa yang tau kalo luna masih galau pun menyarankan untuk doni dan rosa meninggalkan mereka berdua saja


rosa dan doni juga tidak keberatan dengan hal itu dan beranjak meninggalkan mereka


"luna kamu diam diri gini aja ga akan merubah apa pun"


"terus aku harus gimana an" tanya luna dengan wajah sedih dia juga bingung rasanya ada yang hilang dalam dirinya


"kenapa ga samperin aja kak andre terus kamu tembak aja dia dengan begitu tidak ada alasan kalian berjauhan lagi"


luna yang mendengar saran andisa pun terdiam sejenak dia juga sebenarnya sudah menyadari perasaan


dan tidak menyangkal lagi bahwa dia menyukai kak andre lalu dengan semangat yang sedikit membara luna mengangguk


"oke bakal aku tembak hari ini juga" setelah itu luna langsung buru buru pergi untuk bertemu dengan andre


"semoga berhasil kawan" andisa hanya bisa mengharapkan yang terbaik untuk luna


sementara itu di bengkel terlihat Anderson yang tengah sibuk memeriksa keadaan mesin sebuah mobil


"ada angin apa ni sang pembalap mampir ke sini?!" sapa anderson


"angin puyuh kayaknya sih hahaha" canda edgar


anderson yang mendengar itu juga seketika tertawa dan mereka pun langsung bergerak menuju ruang tunggu bengkel untuk lanjut berbincang bincang


"andre mana kok kaga keliatan?" tanya edgar yang memang tidak melihat kehadiran andre


"lah dia ga cerita sama lu, dia kan lagi di luar kota buat proyeknya"


"kaga ada. tumben banget dia yang pergi biasanya juga nyuruh staf lain"


"kayaknya lagi berantem sama luna jadi mau menghindar deh"


"kenapa lagi mereka, gua kira cuma kisah cinta gua doang yang rumit ternyata mereka juga"


"ya biasalah"


setelah itu mereka melanjutkan pembicaraan tentang balapan dan masih banyak lagi hingga tidak terasa waktu sudah sore

__ADS_1


edgar juga memutuskan untuk pulang, anderson juga lantas melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda


baru sebentar bekerja anderson bisa melihat mobil luna memasuki area bengkel bisa anderson tebak bahwa luna ingin mencari andre


Luna yang sampai di bengkel juga langsung turun dari mobil dan menghampiri anderson yang kebetulan langsung dia liat begitu turun dari mobil


"kak anderson kak andre nya ada?"


"ga ada lun, dia lagi di luar kota udah dari 2 hari yang lalu perginya"


luna terkejut dia bahkan tidak tau bahwa andre ternyata tidak ada di sini jadi dengan terpaksa dia mengurungkan niatnya untuk menyampaikan perasaannya


"yaudah deh kak, oh iya ini aku bawa makanan buat kakak aja" luna memberikan makanan yang sengaja dia beli untuk andre


namun berhubung andre tidak ada luna memberikan makanan tersebut ke anderson karena tidak mungkin jika dia membuangnya


"makasih luna" anderson yang mendapat makanan gratis tidak menolak sama sekali walaupun dia tau ini bukan untuk nya namun masa bodoh yang penting dia makan kan


setelah itu luna meninggalkan bengkel dia berniat untuk pulang saja. sesampainya di rumah luna membersihkan diri dan selesai membersihkan diri dia termenung di kasurnya sambil menatap hp nya


dia ragu ragu untuk menghubungi andre dia juga tidak bisa menunggu lagi akhirnya dengan menggumpulkan keberanian luna menghubungi andre


menunggu beberapa saat hingga luna mendengar suara "halo"


"k-kak a-andre apa kabar?"


"baik"


"eemnm tadi aku ke bengkel kakak ga ada, tapi tapi tugas aku udah selesai semua kok kak aku ga akan telat lagi" luna menjelaskan takut jika andre akan menyinggung tentang tugasnya lagi


"bagus, besok aku pulang"


luna yang mendengar itu seketika senang "aku besok boleh ketemu kakak ga?" tanya luna dengan harap harap cemas semoga andre mau bertemu dengannya


"pastikan tugas kamu selesai baru kita akan ketemu"


"iya pasti kok kak, jadi kita ketemu besok malam ya"


"iya, kamu mau di bawain apa nanti aku cariin di sini makanan nya enak enak"


"ga perlu kak, yang penting kakak pulang dengan selamat itu aja udah cukup. kalo gitu luna tutup dulu ya kak bye"


luna langsung mematikan teleponnya dia sudah tidak sabar ingin bertemu segera dengan andre dan mengungkapkan perasaannya

__ADS_1


__ADS_2