
saat yang di nanti pun akhirnya terjadi saat ini luna sedang dalam perjalanan menuju lokasi balapan pada minggu ini, tidak seperti sebelumnya yang dia harus mengendap ngendap untuk memasuki arena saat ini dia bisa tenang masuk melalui pintu depan
Luna memperhatikan sekitar dia baru sadar tidak hanya yang mengendarai mobil atau motor yang sedang mengantri untuk masuk namun juga ada pejalan kaki yang juga mengantri
seperti saat ini luna sedang mengantri di dalam mobil bersama andre
"ini bener aku boleh masuk kak?!" Luna bertanya sambil tetap memperhatikan sekitar dan juga melihat betapa ketatnya keamanan di sini
Andre yang melihat itu lantas tersenyum ke arah luna dan mencolek hidungnya
"tentu saja boleh, kamu kan masuk bareng aku di sini ga ada yang bakal ngelarang kamu masuk selama kamu nyebutin kata ajaibnya"
"apa kata ajaibnya?"
"saya luna pacar andreas setelah mengatakan itu kamu pasti bebas kemana pun"
"ishh apaan sih" luna memalingkan wajahnya malu jika harus terus menatap andre
andre juga tidak masalah dia merasa bahwa luna sangat imut, tidak lama setelah itu mereka sudah di persilahkan masuk
andre lantas memarkirkan mobilnya di parkiran khusus staff
setelah itu mereka berjalan berdua sambil bergandengan tangan, luna masih tidak henti hentinya melihat sekeliling dan merasa takjub
saat pertama kali dia mencoba menyusup dia tidak sempat memperhatikan sekitar dan hanya sibuk melarikan diri dari kejaran pihak keamanan
namun saat ini dia bisa dengan leluasa melihat sekeliling, dia bisa melihat muda mudi yang sedang sibuk mengobrol
maupun yang sedang melihat motor motor yang sedang di pajang di sepanjang jalan arena
"motor di sana punya siapa kak?"
"motor motor itu punya pak alex sengaja di pajang di sana agar bisa di pakai bagi yang mau balapan"
"loh kirain balapan nya bawa motor sendiri"
"ga sayang, agar menjaga tidak terjadi nya sabotase motor jadi motor di sediakan dari sini dan para pembalap bisa membawa mekanik kepercayaan mereka untuk mengecek keadaan motor nya dan bisa di pastikan semua motor di sini dalam keadaan baik"
"wahh aku baru tau loh"
andre tersenyum dia mengelus kepala luna "ayo aku kenalin sama temen temen aku"
mereka berjalan dengan senyum yang terukir jelas di wajah masing masing. andre juga memperkenalkan para sahabat dekatnya ke pada luna
__ADS_1
luna juga memperkenalkan diri dengan kata ajaib sesuai dengan yang andre inginkan
teman teman andre rata rat sudah tau bahwa andre memiliki kekasih namun tidak sedikit juga yang terkejut dengan kabar hubungan andre dan luna
setelah berbincang bincang sedikit dengan teman temannya andre lantas membawa luna ke camp tempat dia biasa menemani edgar balapan
di sana dia bisa melihat edgar dan juga anderson sedang berbicara
"ada apa ni" tanya andre begitu tiba di tempat dia bisa melihat sekilas edgar dan anderson sedikit bertengkar
"ini ndre motor yang seharusnya edgar pake malam ini tiba tiba ga bisa dateng, sementara dia ada tanding sama beberapa penantang" ujar anderson
andre yang mendengar itu juga seketika ikut panik mereka tidak mungkin mengunakan motor pribadi edgar selain itu melanggar aturan itu juga bisa di bilang curang
karena motor edgar sudah di modifikasi sedemikian rupa sehingga performanya melebihi motor motor yang di pajang di sini
saat tengah kebingungan berfikir tiba tiba gibran datang "ada apa andre?" gibran bertanya karena merasa ada hal yang tidak beres
"gini bang motor yang harusnya edgar pake sampe sekarang belum datang juga"
"tenang biar abang yang ngurus"
setelah itu gibran lantas menghubungi anak buahnya untuk mengecek sudah di mana motor edgar
"makasih bang gua ga tau kalo ga ada lu gua harus gimana"
"sama sama jangan sungkan jika ada yang bisa abang bantu lagi"
"ga ada bang ini aja udah cukup"
Luna yang dari tadi hanya diam menyimak pun akhirnya mendapat perhatian dari andre, andre lantas memperkenalkan luna pada gibran
"bang kenalin ini pacar gua" ujar andre
"h-halo k-kak aku luna" Luna memperkenalkan diri dengan sedikit gugup
entah mengapa aura yang di keluarkan di sekitar gibran terasa gelap itu membuat luna merasa takut
"halo luna saya gibran sekretaris sekaligus orang kepercayaan pak alex, andre banyak membicarakan tentang mu saya harap kamu menikmati malam ini. kalo begitu saya pamit dulu"
setelah itu gibran meninggalkan mereka luna yang melihat sosok gibran menjauh juga berangsur angsur merasa tenang
andre hanya bisa tersenyum melihat tingkah luna yang ketakutan menurutnya itu lucu
__ADS_1
"jangan takut bang gibran orang nya baik kok"
"a-aku ga takut ya cuma waspada aja"
"bagus pacar aku ga boleh takut sama orang"
setelah itu mereka berbincang bincang sebentar hingga tidak terasa waktu balapan sudah di mulai
motor edgar juga sudah datang ternyata terjadi kecelakaan lalulintas yang menyebabkan mobil yang membawa motor edgar mengalami kemacetan
untungnya hal tersebut bisa di selesaikan dengan segera andre juga sudah mengecek kondisi motor edgar dan semuanya aman
berhubung andre sibuk dengan pekerjaannya sementara luna di temani berkeliling bersama anderson
luna tidak keberatan dia juga tidak ingin mengganggu pekerjaan andre
jadi mereka berkeliling bersama namun saat tengah berkeliling anderson tiba tiba menghampiri dua orang pria yang sedang berbicara
dapat luna dengar bahwa salah satu dari pria itu menyombongkan dirinya bahwa dia jago balapan
jika begitu dengan senang hati anderson menawarkan nya bertanding dengan edgar
"bagaimana kawan? berminat melawan edgar" ujar anderson sambil merangkul pria itu
dengan senyum meremehkan pria itu menjawab "cih boleh saja"
edgar yang memang tidak jauh dari mereka segera menghampiri mereka, anderson yang melihat edgar mendekat juga segera memberi kode
seakan sudah paham edgar lantas tersenyum dan mengangguk. balapan pun di mulai dengan sangat santai edgar mempersilahkan sang penantang untuk mendahului nya dari garis start
namun hal itu dia akan terjadi jika sudah memasuki area garis finis
dengan kecepatan bagai cahaya edgar dengan mudah menyalip motor di depannya dan meninggalkan nya begitu saja
dan seperti yang sudah di pastikan edgar lah pemenangnya dengan santai edgar turun dari motornya dan melirik motor yang baru saja sampai di garis finis
"jangan lupa bayar taruhan lu bro" ujar edgar
pria tersebut tidak terima kalah dari edgar dan mulai mencari keributan "ini ga mungkin lu pasti main curang iya kan" dengan kasar pria tersebut menarik kerah baju edgar
"selow bro mungkin lu aja yang ga bisa bawa motor" edgar tidak diam saja dia juga berusaha untuk melepaskan tangan pria itu dari lehernya
namun sebelum itu terjadi sudah ada andre yang lebih dulu menghempaskan tangan pria itu
__ADS_1
"tolong jangan mencari keributan di tempat ini" ujar andre dengan tegas