Cinta Di Arena Balap

Cinta Di Arena Balap
Pertemuan Pertama


__ADS_3

suatu malam yang sepi di bawah guyuran hujan luna sedang berkendara dengan santai sambil mendengarkan alunan musik rock


saat sedang asik bernyanyi mengikuti musik tiba tiba mobil yang dia kendarai mengalami mati mesin Luna yang kebingungan pun merasa tidak ada yang bisa dia lakukan


"ihh gimana ni kok pake mogok segala sih terus aku gimana pulangnya aku kan ga ngerti mesin" dengan terpaksa luna keluar dari mobil untuk mengecek keadaan mobilnya


hanya bermodal memegang payung di bawah guyuran hujan deras luna membuka kap mobilnya dan melihat bahwa ternyata mesin mobilnya mengalami mati mesin


Luna melihat sekitar dan tidak menemukan adanya bengkel yang buka dia pun merasa kebingungan bagaimana cara untuk memperbaiki mobilnya


saat sedang bingung dan panik luna mendengar suara motor berhenti di belakang mobilnya dan melihat seorang pria turun dari motornya dan mendekati luna


"mobilnya kenapa dek" dengan suara sayup pelan yang tersamarkan derasnya hujan luna mendengar pria itu bertanya


"kayaknya mati mesin deh kak" Luna menjawab seadanya


"mau saya coba cek dulu mesinnya" mendengar perkataan itu dengan senyum Luna menjawab "boleh kak makasih ya"


setelah itu pria itu membuka helm nya dan memberikan pada Luna untuk minta tolong di pegangkan


Luna yang melihat itu pun langsung dengan sigap mengambil helm tersebut dan juga membagi payungnya dengan pria tersebut


Luna tidak bisa melihat dengan jelas rupa wajah pria tersebut karena pria itu mengenakan masker sehingga sebagian wajahnya tertutup


saat sedang asik mengamati rupa pria di depannya luna mendengar suara "ini kayaknya udah harus di ganti mesin baru, udah ga layak pakai ni mesinnya"


Luna yang mendengar itu pun menjawab "terus gimana kak masih bisa di perbaiki ga?" karena luna tau mobilnya ini memang sudah tua dan sudah seharusnya melakukan service total namun Luna sering kelupaan sehingga belum juga melakukan service


"kalo sekarang sih masih bisa di perbaiki, udah selesai ni coba di hidupkan kembali"


Luna yang mendengar itu pun langsung masuk kembali ke mobilnya dan mencoba menghidupkan mobilnya


dengan keajaiban mobil luna hidup kembali Luna yang senang pun turun dari mobil dan hendak mengucapkan terimakasih


"makasih ya kak kalo ga ada kakak aku ga tau lagi deh harus gimana"

__ADS_1


terlihat pria itu membuka maskernya Luna yang melihat itupun hanya bisa tersipu malu melihat ketampanan pria di depannya ini


"sama sama lain kali jangan lupa buat cek mesin mobilnya dan juga ganti ban mobilnya itu udah harus di ganti"


"iya kak"


"kalo begitu saya pergi dulu kamu juga cepetan pulang ga baik perempuan sendirian malam malam gini"


setelah mengucapkan hal itu pria itu langsung mengambil helm nya dan segera mengendarai motornya menjauhi mobil luna


luna yang belum sempat merespon pun merasa menyesal belum sempat menanyakan siapa nama pria itu namun sudah terlambat dia sudah keburu menjauh


Luna pun masuk kembali kedalam mobilnya dan melanjutkan perjalanannya untuk pulang


setelah sampai rumah luna langsung membersihkan diri dan langsung tidur karena besok pagi dia ada jam kuliah pagi.


pagi pun menjelang luna sudah bersiap dan akan berangkat ke kampus sambil berjalan menuruni tangga luna berteriak "mam luna berangkat dulu"


dari arah dapur ibu luna menjawab "sarapan dulu sayang" "ga ma Luna udah telat ni nanti di kampus aja luna makan"


setelah mengatakan itu luna langsung meluncur ke kampus menggunakan mobilnya sampai di halaman parkir kampus luna langsung memarkirkan mobil dan berjalan menuju kelasnya


"untung ga telat" luna menghela nafas


andisa yang melihat luna datang pun langsung menyapa sambil tersenyum "tumben ratu telat kita ga telat"


luna yang mendengar itu pun tersenyum dan menjawab "abis dapat duren runtuh makanya ga telat" maksud dari kalimat duren runtuh sering luna gunakan saat dia mengalami kejadian yang menyenangkan atau saat dia mendapatkan keberuntungan


"ada cerita apa ni" andisa yang mendengar kode duren runtuh pun langsung penasaran


"semalam kan mobil aku mogok gitu terus mana hujan gelap ga ada bengkel sepi pula, aku udah mau nangis aja rasanya eh tiba tiba datang cowok pake motor warna merah dengan gagahnya menawarkan bantuan mana cakep banget lagi suka deh" Luna bercerita dan menjelaskan kejadian semalam


andisa yang mendengar itu pun menghela nafas dan memutar matanya ke arah lain malas mendengar ocehan bocah puber


"berarti kamu udah ga suka lagi ya sama kak doni"

__ADS_1


luna yang mendengar itu pun segera membantah "enak aja aku tetep setia sama kak doni biar bagaimanapun kak doni tetap di hati"


saat sedang asik bercerita dosen pun masuk dan pelajaran pun di mulai luna dan andisa mulai serius memperhatikan arahan dosen


hingga tidak terasa waktu pelajaran telah berlalu dan jam istirahat pun di mulai luna yang memang belum sempat sarapan dan merasa lapar langsung mengajak andisa makan bersama


sesaat sampai di kantin luna langsung bergegas memesan makanan dan andisa bertugas mencari tempat duduk


saat sudah selesai memesan luna bertemu dengan rosa adiknya kak doni dengan modus mendekatkan diri dengan calon adik ipar Luna mengajak rosa makan bersama


rosa juga tidak menolak dan disinilah mereka makan bersama dan sambil bercerita ria selayaknya wanita kalo sudah kumpul


"eh tau ga kak andreas lulusan terbaik tahun kemarin katanya bakal main ke kampus kita tau" Rosa memulai pembicaraan


luna yang tidak mengenal Andreas pun cuek saja dia lebih tertarik dengan topik yang menyangkut kak Doni


"yang bener kamu kok aku ga tau" Andisa membalas perkataan rosa


"bener lah aku dengar langsung dari kak doni semalam kalian kan tau kak doni deket banget sama kakak tingkat angkatannya"


"terus emangnya kenapa" Luna mulai tertarik mengikuti topik Andreas ini


"kamu ga tau lun Andreas prakarsa lulusan terbaik jurusan desain grafis banyak perusahaan besar yang pengen ngontrak kerja dia tapi semua di tolak sama dia, denger denger karena bisnis keluarganya jadi dia ga perlu kerja di bawah naungan orang lain"


"bisnis keluarganya apa?" luna bertanya


"ga ada yang tau apa bisnis keluarganya yang pasti kak andreas ini terkenal kaya banget kampus kita bahkan pernah di bantu membayar hutang tau" rosa semangat sekali menceritakan sosok andreas ini


Luna yang mendengar itu juga sedikit tertarik dengan topik ini namun langsung di tepis dengan mengatakan "paling tetep kerenan kak doni"


"pftt hahaha mana ada kak doni itu ga bisa di bandingkan sama semua prestasi yang udah kak andreas capai tau"


Luna yang mendengar bahwa pujaan hati di hina pun tidak senang biar pun yang berkata seperti itu adalah adiknya Doni sendiri dengan tegas Luna berkata "Andreas itu ga lebih dari sekedar anak sendok emas ga bisa di bandingkan sama kak doni aku. cukup ya"


setelah itu luna langsung pergi dari sana dengan perasaan marah dan juga kesal, Andisa yang melihat itupun langsung berusaha menyusulnya

__ADS_1


"maafin luna ya ros kayaknya dia lagi pms"


setelah itu andisa pergi meninggalkan Rosa dan mengejar luna, Rosa yang di tinggalkan sendiri tidak merasa keberatan dan melanjutkan makan sendiri.


__ADS_2