
tibalah mereka semua di pos,Lisa yang begitu kesal pada teman-teman relawannya hanya diam mengikuti mereka.
para anggota yang melihat kedatangan mereka begitu kaget melihat Lisa.
"selamat pagi pak"sapa Marvel mewakili semuanya
"iya selamat pagi"balas para anggota
"mohon maaf pak, apakah ada pak kapten kami ingin bertemu dan menyampaikan bahwa teman kami Lisa telah kembali."jelas Marvel
"baiklah.tunggu sebentar saya akan memanggil kapten"balas Sersan Ucok lalu berjalan kedalam memanggil arsen
tak lama kemudian datanglah arsen dengan diikuti oleh Vito,rival,Hendra,Roy,dan Dimas.
Lisa yang melihat tatapan arsen yang begitu tajam membuat jantungnya berdegup kencang.
"*astaga kenapa mereka semuanya menatap ku begitu"batin Lisa
"ehem nona Lisa akhirnya anda kembali dengan selamat"seru Vito namun arsen dan yang lain hanya diam tanpa berkata.
"ah iya pak, tapikan saya tidak pergi ke tempat berbahaya"sahut Lisa karena dirinya memang tidak ketempat berbahaya dan hanya pergi jalan-jalan saja .
ucapan Lisa itu ternyata membuat emosi arsen naik.begitu pun dengan anggota yang lain
"Anda terlalu menganggap remeh sesuatu yang berbahaya nona.saya mulai meragukan pekerjaan anda yang merupakan seorang guru"arsen
Lisa yang mendengarkan ucapan arsen begitu syok apalagi para anggota dan sahabatnya itu mereka justru sangat kaget dengan ucapan arsen
"maaf ya pak anda boleh meragukan saya.asalkan murid-murid saya tidak meragukan saya "balas sinis Lisa
"Dan satu lagi pak.jika terjadi sesuatu Dengan saya karna ulah saya sendiri itu berarti bukan urusan bapa dan semua anggota bapa.itu urusan saya "Sambung Lisa menatap arsen
"Bagus kalau begitu.namun ingat ulah kamu itu jangan coba-coba menyeret nama saya dan para anggota saya.jika hal itu terjadi maka bersiaplah nona"tegas arsen dengan kalimat ancaman
"saya pastikan itu tidak akan terjadi.Dan trimakasih banyak pak kapten arsen yang terhormat bersama dengan para teman-teman Bapa yang telah direpotkan oleh teman-teman saya untuk mencari saya.
__ADS_1
kalau begitu kami pamit, Permisi "tutur Lisa kemudian pergi tanpa menunggu balasan arsen karena mengigat hatinya yang begitu sakit mendengar ucapan arsen.
"astaga Kaka tungguin donk"kejar Marvel saat melihat Lisa berjalan meninggalkan mereka
sedangkan arsen tidak berbicara lagi, namun para anggota yang lain saling memandang satu sama lain.
"hadeh beginilah jadinya kalau duri ketemu duri kita hanya akan menjadi penonton"kesal rival.ucapanya itu ternyata membuat nya mendapatkan tatapan tajam dari para sahabatnya.
"siap suruh jadi penonton.noh piket masak kan hari ini buruan masak sana keburu siang.entar lambung lagi kita"Vito
"asin benar.yuk yang merasa piket bersama rival ganteng mari kita berperang di dapur"rival
"siap dan"balas beberapa anggota yang piket bersama rival
"cus gengs"ajak rival
arsen hanya diam tanpa berkata.dirinya begitu kesal melihat sikap Lisa yang keras kepala.
"Wanita itu terlalu keras kepala"Guman arsen
malam harinya.
Lisa sedang menikmati makan malam bersama para relawan...
"kak lain kali gak boleh kayak gitu lagi sama pak kapten"tutur Marvel
"kenapa emangnya"tanya Lisa
"Dia kan sudah melindungi kita,jadi hargailah kak,aku tuh kasihan"jawab Marvel
"biarin supaya gak sombong tuh orang"kesal Lisa mengingat ucap arsen kepadanya
"terserah deh,"pasrah Marvel
"astaga Marvel temenin Kaka ke depan jalan ya Kaka mau hubungi orang tua Kaka kasihan udah beberapa hari belum ngasih kabar ke mereka"panik Lisa
__ADS_1
"baiklah kak ayo"Marvel
Lisa mulai mengeluarkan ponselnya dan menghubungi nomor dengan nama mama
"yeah terhubung"senang Lisa saat sang mama mengangkat panggilan darinya.
"mama hiks kangen"tangis Lisa tanpa memperdulikan Marvel yang menatap kaget melihat Tingkah Lisa
.......
" iya mam doain yah biar cepat pulang,Lisa pengen peluk mama"rindu Lisa
......
" ih mama kalau mau jodohkan Lisa harus cowok yang lebih ganteng dan kaya dari punya Lisa dong"tutur Lisa. namun tanpa disangka ucapan Lisa itu ternyata di dengar oleh arsen yang saat itu lewat di samping Lisa bersama Hendra dan Roy.
"masih seperti dulu"Guman batin Arsen
...........
"walaikumsalam mah pah selamat beristirahat"
panggilan pun berakhir.lisa pun mengajak Marvel untuk kembali pulang
"kita balik"ajak Lisa pada Marvel
keduanya pun pulang dengan melewati arsen dan kedua sahabatnya itu.
"permisi selamat malam pak"sapa Marvel Lisa yang mendengarkan memutar bola matanya.
"iya selamat malam"balas sapa mereka
"mari pak kami duluan ya"Marvel
"iya* "
__ADS_1