
suasana di dalam mobil begitu sunyi tanpa ada suara hingga yang terdengar hanyalah suara mesin mobil sedangkan di bagian belakang mobil begitu ramai dengan candaan para anggota dan relawan.
Lisa begitu kesal namun hanya diam dan fokus menatap lurus ke depan.
arsen yang terlalu fokus akhirnya menyadari ada seseorang di sebelahnya dan hendak membuka suara sambil berbalik.
"silahkan kalau mau putar la...."seru arsen terpotong saat melihat siapa yang ada di samping nya.
Degh.....
Lisa hanya diam melihat wajah arsen...
"gak usah"jawab Lisa
"hmmmm"cuek arsen sambil melirik Lisa
"kenapa gue baru sadar kalau dia yang di samping"batin arsen
keadaan kembali menjadi sunyi seperti semula,Lisa yang orangnya super aktif semakin tidak betah berlama-lama.
"ehem kira-kira sekitar berapa jam untuk sampai di kota"tanya Lisa
Arsen yang mendengar diam sesaat lalu lima
detik kemudian baru menjawab
"dua jam"jawab arsen to the poin
Lisa diam sesaat tiba-tiba muncul ide untuk menjelaskan kejadian Masa lalu yang menyebabkan perpisahan mereka.
"bisakah aku menjelaskan tentang waktu itu"ijin Lisa karena takut arsen marah
"tidak perlu"tukas arsen dengan tegas
"aku mohon, setelah itu terserah kamu masih marah padaku atau tidak,aku tidak ingin menjadi orang yang selalu di benci oleh kamu"ujar Lisa mengeluarkan isi hatinya
arsen terus diam tanpa mengatakan apapun
ia juga sebenarnya sangat penasaran namun tetap diam.
"dengarkan aku......."
Flash back
di sebuah restorant berkumpul sekelompok para perwira muda AD yang menghabiskan waktu liburan bersama teman, kekasih bahkan keluarga.
Disini arsen hanya datang sendiri tanpa membawa kekasih nya yang saat itu adalah Lisa karena saat itu Lisa tidak bisa ikut dengan nya dikarenakan acara keluarga.
"bro cobain deh pasta nya uenak"seru Hendra
"iya, duluan saja kamu" balas arsen
"habis baru nyesel"peringatan Roy
__ADS_1
"masa bodoh"cuek arsen
teman-temannya pun menikmati pasta itu..
"oh iya entar kalian jadi mau pergi sama kekasih kalian"tanya vito memastikan para sahabatnya arsen,Hendra, Dimas,rival dan Roy
"jadilah sejak kapan kita ingkar janji"ujar Roy pede
"alah paling keliling taman bermain doang"ejek Hendra
"gila lu kartu gue di bongkar"omel Roy
"sok-soan mau ajak ke mall tanggal 10 ajah dompet udah nangis hahahaha"balas ledek Vito
"iya itulah kita walaupun gaji gak seberapa yang penting negara ini terjamin keamanannya"seru Dimas santai
arsen yang mendengar ucapan para sahabatnya hanya memasang wajah masam
saat mereka sedang asyik bercerita tiba-tiba arsen melihat seorang wanita yang di kenali nya.
"Lisa..."batin arsen
"siapa pria yang bersamanya itu"batin arsen
"bro gue ke toilet dulu"bohong arsen pada sahabat nya karena ingin mengikuti lisa
"woke bro jangan kelamaan"pesan Roy
Arsen pun berjalan mengikuti lisa yang masuk ke dalam tokoh perhiasan bersama seorang pria asing itu.
"bagus banget ini"puji Lisa
"oke Kalau gitu.apapun yang kesayangan ku pilih aku tetap setuju"ujar pria itu mengelus kepala Lisa
Arsen yang melihatnya mengepal kuat tangannya untuk menahan emosi
"Dasar wanita pembohong katanya acara keluarga tapi malah berduaan dengan pria lain"emosi arsen dalam hati
"makasih kesayangan Ica"balas Lisa memeluk lengan pria itu
Arsen yang tidak tahan menghampiri Lisa
"oh ini yang kamu bilang acara keluarga"sinis arsen
"ma sss..."kaget Lisa melihat arsen di depannya
"ck kaget aku bisa lihat kebohongan kamu"seru arsen dengan sinis sambil menatap Lisa dan pria yang di sebelahnya bergantian
"kebohongan apa yang kamu maksud mas"kaget Lisa mendengar ucapan kekasih nya
"gak usah pura-pura bodoh kamu,sudah jelas-jelas selingkuh dengan pria lain masih saja berbohong"tukas arsen
"Mas!! Kamu salah paham dia itu..."
__ADS_1
"Cukup sekali pembohong tetap pembohong dengar mulai hari ini detik ini dan saat ini hubungan kita berakhir!!"seru arsen tegas dengan wajah marah
"tidak mas dengar dulu penjelasan aku"mohon Lisa yang hendak mengejar arsen namun di tahan oleh pria itu
"tidak usah mengejar nya kamu seorang wanita yang mempunyai harga diri"ujar pria itu tegas
"tapi kak Ica harus jelasin dulu sama mas arsen kalau yang dia pikirkan itu salah kak"sedih Lisa hendak berusaha melepaskan tangan sang Kaka
Ya pria itu adalah YUDHA BASKARA anak dari adik laki-laki papanya, Yudha merupakan Kaka sepupu Lisa yang sangat menyayang Lisa seperti adik kandungnya begitu juga mama dan papanya.
Yudha yang akan melakukan pertunangan dua hari lagi memutuskan untuk mengajak Lisa membeli cincin pertunangan setelah acara keluarga selesai.
"Ica kalau dia benar-benar tulus sama kamu seharusnya dia itu mendengarkan dulu penjelasan kamu tanpa menyimpulkan terlebih dahulu.Pegang ucapan Kaka dia akan menyesal suatu saat nanti dan kamu jangan berikan kesempatan dengan mudah kepada nya"ucap Yudha memeluk erat adik kesayangannya
"iya kak"jawab lisa membalas pelukan kakanya
setelah cerita yang panjang.....
Arsen yang mendengarkan penjelasan Lisa terdiam begitu lama tanpa bersuara.
Ada rasa tak percaya dan percaya yang muncul dalam dirinya.
"apakah dia jujur"batin arsen
"aku tidak perlu pendapat mu,aku hanya menjelaskan kebenaran saat itu.terserah kamu mau percaya atau tidak, tetapi aku mohon berhentilah untuk membenci ku,aku hanya ingin tenang dalam hidupku dan biarlah selama aku di sini aku bisa melakukan tugas dengan baik tanpa harus seperti orang yang selalu salah"seru Lisa panjang
"tetapi kenapa harus kamu yang memilih cincin pertunangan Kaka mu bukan seharusnya kekasihnya?"penasaran arsen
"kamu benar harusnya kekasih nya, tetapi saat itu kekasih kak Yudha sedang sakit di rumah sakit sehingga aku yang di minta untuk mengukur cincin nya"jawab Lisa
"lalu kenapa tidak menghubungi ku"tanya arsen lagi
"cih menghubungi aku saja di blokir hahahaha"tawa Lisa mengingatkan arsen yang merutuki kebodohannya
"aku rasa masalah ini selesai"
"sejak kapan aku mengatakan masalah ini selesai"sahut arsen menatap kesal Lisa
"hah jadi aku belum di maafkan"kaget Lisa
"bisa di bilang seperti itu"cuek arse
"astaga.... percuma saja kalau begitu aku cerita panjang lebar"gerutu Lisa menatap arsen dengan kesal
"kalau mau aku maafin kamu harus melakukan sesuatu untuk aku itu bisa di bilang syarat"ujar arsen memberikan syarat
"ck syarat apaan?"judes Lisa
"setiap pagi buat aku sarapan dan itu harus di lakukan selama kamu berada di sini"jawab arsen membuat Lisa kaget mengingat kebiasaan nya yang dulu selalu membuatkan arsen bekal dan arsen akan datang membawanya.
"tidak bisa aku harus mengajar setiap pagi jam 7"tolak Lisa
"baiklah kalau begitu permohonan maaf di tolak"ancam arsen
__ADS_1
"ck Baiklah"terima Lisa dengan paksa sehingga membuat hati arsen bahagia