Cinta Diujung Timur

Cinta Diujung Timur
episode 22


__ADS_3

"Rasa sakit karena perpisahan membuatku menyadari bahwa kita jauh lebih bahagia saat kita bersama."


setelah mendengarkan penjelasan Lisa kemarin arsen menjadi sosok yang begitu bahagia dan ceria semenjak pulang dari kota hingga pagi hari ini.


saking bahagia membuat arsen menyiapkan sarapan pagi untuk para anggota dan juga membersihkan pos dari dalam hingga di luar halaman pos.hal tersebut membuat semua orang yang ada di pos kalang kabut pasalnya di pagi hari komandan mereka melakukan pekerjaan sendiri tanpa ada yang membantu


"slamat pagi kapten.ijin kapten biar kami yang melakukan pekerjaan selanjutnya"seru Serda Ucok tak enak hati


"tidak perlu biar saya yang melakukannya kalian lanjutkan tidurnya"syok itulah yang di rasakan Ucok mana bisa mereka melanjutkan tidur dan komandan melakukan pekerjaan bisa gawat mereka


"ijin kapten biarkan saya membuang sampahnya"seru Praka Yudi hendak mengambil plastik berisi sampah dari tangan arsen


"tidak usah sudah saya bilang kalian lanjutkan tidar saja ini baru setengah enam"perintah arsen tegas sambil mengangkat plastik berisi sampah


"*aduh kapten kenapa sih bisa begini"guman Ucok dalam hati kare*na sikap sang komandan yang sangat aneh dan tak seperti biasanya


"bagaimana mau tidur kalau begini"batin Yudi


"cepat masuk sana saya mau olahraga"


"siap"


Arsen pun mulai berolahraga raga seperti biasa ia akan melakukan joging pagi tak lupa membawa senjata di dalam bajunya untuk berjaga sebab mengingat ini adalah tempat rawan terjadinya konflik.


"selamat pagi bapa komandan"sapa seorang bapa yang kebetulan juga sedang berjalan menikmati pagi hari


"selamat pagi bapa muro"sapa arsen balik dengan menyebutkan nama karena ia mengenal bapa itu


lisa yang baru bangun segera mencuci wajah lalu bergegas menuju dapur membuat sarapan untuk arsen mengingat pria itu di pagi hari membuat nya bertambah kesal karena pekerjaan nya semakin bertambah.


"masak apa ya"bingung Lisa menatap bahan makanan di depannya


"oh iya gimana kalau buat nasi goreng telor dadar"ide Lisa.


Lisa segera membuat nasi goreng karena nasi semalam masih banyak akhirnya Lisa memutuskan untuk memasak semuanya agar teman-teman nya juga bisa kebagian.


Setelah 20 menit akhirnya selesai...


"selesai waktu nya gue mandi"seru Lisa lalu pergi mandi


Setelah memastikan semuanya beres Lisa berangkat ke sekolah tak lupa ia membawa bekal pesanan arsen.


"selamat pagi Bu Lisa"sapa Serda Ucok


"selamat pagi pak"balas apa Lisa


"kebetulan nih ada pak Ucok bisa sekalian nitip bekal nya"batin Lisa


"pak boleh minta tolong"sopan Lisa

__ADS_1


"bisa Bu Lisa"balas Ucok


"ini pak saya mau nitip pesanan pak kapten tolong di kasih ya pak"ujar Lisa memberikan kresek berisi rantang bekal


"oh baik Bu Lisa saya akan berikan pada kapten"


"trimakasih banyak pak mohon sudah merepotkan"


"sama-sama Bu Lisa"


Di pos begitu ramai dengan suara para anggota di tambah lima danton yang bergosip tentang Sikap kapten mereka alias arsen


"kok bisa ya dia lakukan semua pekerjaan"heran Roy


"heran ya sampai segitunya buat sarapan untuk kita"heran Hendra


"gak papa biar mengurangi beban kita juga"


"semoga ada berita baru untuk kita kalau Remon di naikan"asal Vito


arsen yang baru pulang setelah melakukan olahraga Bergegas mandi karena tubuhnya sudah sangat lengket.


semuanya hanya diam saat arsen melewati mereka...


"slamat pagi semuanya"sapa Serda Ucok melihat mereka yang ang sedang sarapan


"eh Cok apa tuh di dalam kantong"tanya Dimas


"ya elah pengen di patok manja nih Ucok"kesal Roy


"hehehehe maaf dan"cekikan Ucok


"susah amat tinggal jawab doang kok"gemas Hendra penasaran


Para anggota yang lain pun ikut tertawa melihat para danton yang sedang di buat penasaran.


"ini titipan buat kapten dan"jelas Ucok


"hah dari siapa?"kaget mereka semua


"oh ini dari i..."belum selesai menjawab Ucok sudah di panggil


"Ucok bawa kesini sekarang"panggil arsen dari dalam


"siap kapten ai coming"Serda Ucok pun pergi dan meninggalkan jiwa penasaran bagi mereka semuanya.


"belum selesai ngomong sudah main pergi saja"kesal Roy


"ini kapten dari Bu Lisa"jelas Ucok

__ADS_1


"masih Ucok,ini buat kamu tapi ingat jangan beri tau siapapun ini hanya kita berdua"seru arsen menerima bekalnya dan tak lupa memberi tip kepada Ucok


"oh iya Ucok mulai sekarang kamu yang ngambil titipan ku Kalau gak sempet oke"


"siap laksanakan kapten"


"trimakasih banyak Cok"


"silahkan kamu boleh keluar dan nikmati sarapan buatan saya"


Ucok pun keluar dengan wajah bahagia tak lupa memasukkan selembar uang mereka kedalam sakunya.


Sedangkan arsen segera menyantap bekal buatan Lisa...


"akhirnya setelah sekian lama bisa merasakan nya kembali"


"aku akan berusaha agar hubungan kita kembali seperti dulu, bahkan jika aku harus membayar kesalahan ku dulu. Akan kulakukan agar bisa bersamamu selamanya"


Ucok yang baru keluar malah di tatap semua orang yang sedang duduk....


"hei Ucok ngapain senyum-senyum"tanya vito karena Ucok yang tersenyum lebar setelah keluar dari ruangan arsen


"gak ada dan"bohong ucok


"Cok kau pikir kami ini anak kecil hah yang bisa engkau dustakan"ujar Roy dengan logat Batak


"mana adalah dan cobalah tengok wajah ku ini"balas Ucok dengan logat Batak hingga membuat semuanya tertawa terbahak-bahak


"sudah ku tengok wajah mu dan ternyata memang penipu"jawab Roy asal


"Ucok Ucok kau ini sudah mulai berdusta ternya kepada kami"seru Hendra


"ku berdusta karena ini adalah misi rahasia"


"terserah kau Cok makin pusing kepala ku jika berbicara dengan mu"pasrah Roy


Ucok pun tertawa kecil lalu pergi menuju dapur untuk mengambil sarapan pagi.


Di sekolah


"anak-anak sebelum kita belajar ibu guru minta satu orang memimpin kita dalam doa"seru Lisa


"saya ibu guru"ujar seorang anak perempuan


"iya Ika ayo silahkan ke depan dan pimpin doa"


Setelah berdoa pelajaran pun di mulai, anak-anak yang dulunya kesusahan mengenal huruf sekarang lebih pintar,Lisa sangat bahagia melihat wajah anak-anak kecil yang memiliki semangat belajar yang tinggi namun terhambat karena kekurangan tenaga pendidik.


"ya Tuhan tolong lindungi anak-anak ini"doa Lisa dalam hati

__ADS_1


"ibu guru trimakasih sudah mengajar kami"tutur seorang murid pada Lisa tiba-tiba


"terima kasih juga anak-anak murid ku yang manis karena kalian ibu guru bisa belajar banyak hal disini,jika suatu saat kalian menjadi anak-anak yang sukses jangan pernah lupakan ibu ya"ucap Lisa dengan mata berkaca-kaca mengingat beberapa bulan lagi ia tugasnya akan di sini akan berakhir.


__ADS_2