Cinta Diujung Timur

Cinta Diujung Timur
episode 8


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang begitu cerah, sehingga tak ingin di sia-siakan oleh para pasukan Raider xxx untuk melakukan kerja bakti membersihkan pos dan halaman sekitar.


Arsen bersama dengan para anggota nya yang lain mulai melakukan kerja bakti di pagi hari membersihkan Pos dan juga halaman sekitar dengan di bantu oleh masyarakat setempat, sehingga terasa lebih ringan dan berwarna.



"hufff kita gantian pangkas rumputnya ya" seru lettu Hendra


"ku ikuti saja keinginan mu" balas lettu rival di buat-buat


"jijik banget deh"ucap letnan Roy


"tau tuh orang aneh"sambung letnan Vito


para anggota yang sedang memperhatikan perbincangan para danton itu tertawa.


"kopral wendy tolong ambilkan air minum dan bagikan ke masyarakat yang ikut kerja bakti" pinta arsen


"siap kapten!!!" balas kopral wendy


kini kerja bakti yang dilakukan oleh arsen dan para anggota dengan di bantu masyarakat setempat telah usai.


arsen bersama dengan para anggota lainnya beristirahat sejenak menghilangkan rasa lelah yang begitu berat dengan menikmati makan siang bersama dengan masyarakat,


setelah makan siang semuanya,para masyarakat yang tadi ikut dalam kerja bakti mulai berpamitan dan pulang, sedangkan arsen dan para anggota masuk kedalam pos karena hari sudah mulai sore.


malam Hari nya di depan pos, para anggota mulai duduk berbincang,bermain gitar serta ada juga yang melaksanakan piket


"baru sehari disini sudah black kulit ku ini" kata sersan ucok dengan khas bataknya


"alah kau itu memang sudah hitam dari dulu"seru lettu dimas


" mana ada bang aku selalu perawatan kulit,tapi semenjak kita latihan menembak selama satu bulan aku sudah tidak perawatan lagi"jelas sersan ucok


"sok-sokan perawatan,tapi gak ada yang berubah dari kau, apalagi jomblo akut Hahahahh" ejek lettu dimas

__ADS_1


"astaga, Abang berbicara seolah-olah abang juga sudah punya gandengan saja hahah hahhahha bang bang ngaca!!! " balas ejek sersan ucok


"untung sudah bukan jam dinas kalau tidak sudah ku suruh sikap tobat kau cok"kesal lettu dimas


"selow Bang"balas sersan ucok dengan santai


saat keduanya sedang asik tertawa,


sebuah suara menghentikan tawa keduanya itu.


"ucok" panggil Arsen dengan nama karena sudah bukan jam dinas lagi,


Arsen selalu mengatakan kepada para senior dan junior nya bahwa jika jam dinas mereka adalah atasan dan bawah tapi jika diluar jam dinas mereka adalah keluarga dan sahabat.


"siap bang" balas sersan ucok


"Besok kamu dan dimas saya tugaskan untuk bagikan sembako kepada masyarakat yang ikut membantu kita kerja bakti tadi."perintah Arsen


"siap bang"balas ucok semangat.


Tidak terasa sudah seminggu lebih arsen bertugas di papua bersama dengan para prajurit yang lainnya.


mereka yang sudah terbiasa ditugaskan di daerah-daerah terpencil dan rawan bukanlah hal yang sulit bagi mereka untuk menyesuaikannya diri dengan keadaan sekitar.


"siap ijin kapten"seru salah satu anggota serda Yudi


"iya serda Yudi, apakah ada informasi baru? " tanya Arsen


"siap ijin kapten ada, yaitu kepala suku desa dawa ingin bertemu dengan kapten" jelas serda yudi


"kapan kepala suku Dawa ingin bertemu?" tanya Arsen lagi


"Besok kapten" jawab serda Yudi lagi


"baiklah kalau begitu katakan padanya saya akan bertemu dengan nya besok" ujar arsen

__ADS_1


"siap kapten, ijin mendahului kapten" balas serda Yudi dan pamit keluar setelah mendapatkan persetujuan dari Arsen


๐ŸŒคkeesokan Harinya


sesuai dengan ucapan kepala suku Dawa yang ingin Bertemu dengan Arsen yang merupakan pemimpin pasukan satgas.


hari ini keduanya melakukan pertemuan di pos.


kini bapak kepala suku dawa telah tiba di depan pos


"Selamat datang bapak Kepala suku dawa" ucap Arsen


"Terima kasih Bapa komandan" balas kepala suku dawa


"mari silahkan masuk kedalam"ajak arsen dan Kepala suku dawa pun masuk


setelah duduk, Kepala suku pun mulai menjelaskan tentang tujuan kedatangannya menemui Arsen saat ini.


"Bapak komandan, maksud kedatangan saya kesini ingin menyampaikan sesuatu kepada bapa komandan"seru kepala Suku dawa


Arsen mulai mendengarkan dengan seksama


" saya ingin bapak komandan bisa membantu Anak-anak kami di sini membaca, saya ingin agar anak-anak kami juga bisa pintar dan menjadi orang yang hebat kelak"jelas kepala suku dawa dengan wajah yang sendu menjelaskan tujuannya


arsen dan para anggota yang kebetulan berada disitu merasa tersentuh dengan permintaan kepala suku dawa


"bapak jika itu yang bapa inginkan makan saya dan para anggota yang lain akan siap membantu anak-anak disini, kami memang tidak bisa memberi dengan materi tapi kami siap untuk membantu mereka." balas arsen membuat kepala suku dawa meneteskan air mata.


"terimakasih bapa komandan sudah mau membantu anak-anak kami,"ucap kepala suku dawa dengan gembira


"sama-sama bapak, kami siap membantu anak-anak dengan senang hati"kata arsen


setelah Obrolan yang panjang, kepala suku dawa pun pamit pulang,dan arsen yang melihat kepala suku dawa berjalan kaki pun meminta salah satu anggotanya untuk mengantarkan Kepala suku dawa pulang menggunakan motor.


" ***Selamat membaca guys*** "

__ADS_1


โค


__ADS_2