Cinta Diujung Timur

Cinta Diujung Timur
episode 30


__ADS_3

Setibanya lisa di rumah ia pun membuka ponsel dan melihat ada begitu banyak pesan di grup "tiga serangkai"


lilis"Guys๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ"


Veni "kenapa woi?,jangan buat panik"


lilis"Gue di dijodohin๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ"


Veni "WHAT!! Serius lu! kenapa bisa?"


lilis"permintaan Bokap๐Ÿ˜ญtau kan gue gak bisa berbuat apa-apa selain menerima perjodohan itu?"


Veni "ya ampun Li gue gak bisa buat apa-apa"


Lilis "doain semoga dia cowok yang baik buat gue"


"Amin amin kita hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk lu"


Dan masih banyak lagi isi pesan,tanpa menunggu lama Lisa menghubungi Lilis karena ia sangat tidak yakin dengan ucapan wanita itu, setelah menghubungi Lilis akhirnya Lisa percaya saat mendengar penjelasan sahabat nya.


Kembali dengan arsen yang pulang ke rumah orang tuanya,saat ini ia sedang menikmati makan malam bersama dengan keluarganya, sesuai dengan aturan saat makan tidak boleh ada satupun pun yang berbicara.


Makan malam selesai dan mereka semuanya berkumpul di dalam ruang keluarga.


"Mah pah boleh gak David kenalin cewek ke mama papa"ijin David menatap keluarga nya


Andri dan haidar yang mendengarkan ucapan anak kedua mereka tentu sangat bahagia.


"Boleh kapan mau di kenalin ke mama sama papa?"tanya Andri excited


"dalam waktu dekat ini sih belum karena David masih sibuk banget"jelas nya

__ADS_1


"Ck ngapain coba pake bilang mau di kenalin,kirain mau di bawah besok"gerutu arsen menatap adiknya itu


"Yaelah kak,kalau aku sih gak papa, justru Kaka itu yang harus secepatnya memperkenalkan calon istri sama kita"serocos David


Andri yang kesal pada anak keduanya langsung tersenyum mendengar penuturan nya.


"Mama setuju banget sama kamu"


"Lah kenapa jadi arsen kan David mah yang mau kenalin duluan"heran arsen


"Iya tapi kan dalam waktu dekat belum jadi mama maklumlah,kalau kamu yah gak ada"


"Ya ampun mah nanti deh arsen masih fokus dulu kerjaan yang padat"alasan arsen


"Sudah kalian ini hanya memperdebatkan sesuatu yang tidak bermutu"omel Haidar menatap anak dan istrinya


"Papa dan mama hanya menunggu kalau datang kami terima tidak datang pun tak apa"jelas Haidar


"Ingat anak-anak kesayangan mama jangan begadang tau kan papa kalau marah"ujar Andri memperingati anak-anaknya lalu mencium kening ketiga anaknya


Di hari Minggu yang cerah di rumah keluarga harasya.


"Mah yuhuu mah....."teriak David mencari Andri.


"Hey ngapain sih teriak lu kira di hutan hah"kesal arsen yang baru keluar dari kamar dan melihat David yang berteriak memanggil sang mama


"Ya ampun kak cerewet amat makanya jomblo terus"heran David menatap Kaka nya


Arsen yang mendengar ucapan sang adik hendak menarik David dan memberi hukuman namun tersangka telah kabur


"David!! Awas lu"teriak arsen keras hingga membuat semua orang rumah dapat mendengar

__ADS_1


"Mah tolong kak arsen ngamuk"heboh David bersembunyi di samping sang mama yang berada di dapur dan sedang menyiapkan sarapan pagi.


"Kamu apakan Kaka mu"tanya Andri ya g pusing melihat kelakuan David yang terlalu aktif


Para art serta beberapa ajudan haidar sangat terhibur dengan tingkah laku David yang sering usil pada seluruh anggota keluarga.


"Sini lu hah cepat"seru arsen yang sudah berdiri depan sang mama


"Mah tolong plis"panik David yang terus menahan pinggang sang mama dari belakang


"David cepat minta maaf sama kakak mu"pusing Andri melihat kedua anaknya


"Maaf kak janji gak ngulang lagi"mohon David masih terus berlari kecil di belakang Andri


Abraham yang baru masuk ke dalam dapur di kagetkan dengan tingkah anak keduanya dan anak pertama arsen berwajah kesal.


"Ada apa ini,David arsen?"tanya Abraham menatap mereka termasuk sang istri


"Pah tolongin deh urus anak-anak mu"


"Anak kita sayang"ralat Abraham


"Pah itu si David adek gak ada sopan santun sama kakanya"kesal arsen mengadu pada papa Abraham


"David minta maaf sekarang juga,atau papa kasih sikap tobat"tegas Abraham menatap tajam David


"Kak maaf janji ngak ngomong gitu lagi"lirih David menyesal


"Oke lu kaka maaf kan tapi ada syaratnya"sinis arsen menatap adiknya yang lesu mendengar persyaratan dari sang Kaka "lu cuci mobil Kaka"sambung arsen tersenyum


Abraham dan Andri hanya diam dan saling menatap kedua anaknya.begitulah mereka sebagai orang tua selalu mendidik anak-anak untuk saling menghargai dan menghormati satu sama lain

__ADS_1


__ADS_2