Cinta Diujung Timur

Cinta Diujung Timur
episode 16


__ADS_3

setelah kejadian dimana Lisa meluapkan emosi nya pada arsen,ia tak lagi menampakkan diri, setiap pergi ke sekolah Lisa langsung pulang.


"kak,gak bosan apa di rumah terus?"tanya Marvel karena Lisa sudah seminggu di rumah saja


"bosan iya tapi mau gimana lagi"jujur Lisa menatap Ade angkat nya


" bosan tapi masih betah"heran Marvel


"biarin,Kaka kok pengen makan bakso"


"hah tapi gak ada yang jual kak, gimana dong?"


"hmm,gimana kalau kita buat bakso nya"ide Lisa


"aku sih yes,kalau Kaka bisa"


"ck kamu ragu hah sama kemampuan Ku"decak Lisa


"ya elah gak kok"


"ya sudah ayok kita beli bahan-bahannya dulu"ajak Lisa tak lupa membawa tasnya lalu mengajak Marvel


"e anu kak,beli dimana dan pake apa"bingung marvel karna tidak mungkin di kampung mereka tinggal menjual bahan yang mereka butuhkan


"hehehe beli di kota lah,ayok kita ke kota"


"what!! Serius kak"kaget Marvel karena selama tinggal ia belum pernah turun ke kota,dan biasanya semua kebutuhan sudah ada teman nya dari tim kesehatan yang akan menyiapkan dari bahan makan,uang dan sebagainya.


"serius lah,ayok cepat kalau gak mau ikut ya sudah"ancam Lisa


"eh ikut lah sekalian jalan-jalan"


Keduanya pun akhirnya pergi bersama dengan beberapa masyarakat yang kebetulan juga akan pergi ke kota menggunakan mobil pedesaan, namun mereka masih menunggu mobil angkutan di pinggir jalan.


Sambil menunggu Lisa meminta Marvel untuk mengambil gambarnya agar setibanya di kota ia ingin memposting di media sosial nya.


"kurang bagus nih"seru Lisa


"astaga kak sudah tiga kali jepretan loh"heran Marvel


"belum 100 kan, pokoknya harus bagus "


cekrek....

__ADS_1


"nih lihat kak"


"nah gini kan bagus, makasih ya"senang Lisa


"dokter Marvel mau kemana?"tanya Serda Ucok yang kebetulan lewat dan melihat Marvel dan lisa


"eh pak saya mau ke kota sama kak lisa"jawab Marvel dengan senyum


"apakah sudah ijin, karena setahu saya para relawan dilarang pergi tanpa ada pengawasan,dan bukannya setiap kebutuhan sudah ada yang di berikan tanggung jawab"ujar ucok tegas menatap kedua orang tersebut.


Lisa dan Marvel saling menatap satu sama lain keduanya bingung untuk menjelaskan tujuan mereka.


Pasalnya ucok heran saat Marvel mengatakan mereka akan ke kota,dan sesuai keputusan tidak di perbolehkan bagi para relawan Untuk pergi ke kota tanpa pengawasan dari para anggota tentara.


"bisa di jelaskan"tanya Ucok kembali untuk memastikan rencana keduanya


"cih nih orang ngapain bisa muncul sih"gerutu batin Lisa


"begini pak kebetulan saya dan Marvel ingin membeli sesuatu "jawab Lisa ramah


"baiklah kalau begitu mari ikut saya untuk laporan di pos,agar kami bisa mengetahui jika terjadi sesuatu "tegas ucok


Keduanya pun mengikuti Roy dari belakang dan saling melirik kesal.


"Slamat siang"balas arsen masih fokus memperbaiki lampu


"ijin kapten,ada dua relawan yang ingin turun ke kota"seru Serda Ucok menatap arsen yang masih sibuk memperbaiki lampu


"hah bukannya kemarin baru ke kota membeli kebutuhan mereka"bingung arsen menghentikan pekerjaannya


"saya tidak tau kapten tetapi katanya mereka ingin membeli kebutuhan"


"dimana dua orang itu"arsen mulai mode serius Ucok pun menuntun arsen menemui Marvel dan lisa.


Lisa dan Marvel sedang menyusun kata-kata untuk menjelaskan


"aduh kak sial banget kita"pusing Marvel


"iya ah,udah pokoknya bilang saja mau beli kebutuhan oke "


"tapi kak, kalau di tanya kebutuhan apa?"


"ah iya apa ya?...hah bilang saja kalau kebutuhan wanita oke"ide Lisa

__ADS_1


" oke kak"


"mereka yang mau ke kota kapten "tunjuk Ucok.


Arsen mengkerut dahi saat melihat Lisa


"nona bisa kah anda tidak semena-mena melakukan sesuatu"arsen to the poin


Lisa yang sudah terbiasa dengan sikap arsen hanya tersenyum kecil dan bersikap baik


"mohon maaf kapten karena saya selalu menyusahkan"ujar Lisa ramah tapi tidak hatinya yang ingin mencaci pria itu


"sudah tau menyusahkan tapi masih saja melakukan"


"oh tolong,sabar Lisa sabar"seru Lisa dalam hati


"iya kapten karena saya selalu menyusahkan,maka saya akan pergi ke kota dan tidak ingin menyusahkan kapten dan juga


Teman-teman kapten yang lain"balas Lisa


"kena kan"


arsen yang mendengarkan tentu saja tak terima.


"ini cewek selalu ngakak ribut"kesal arsen Dalam hati


"Serda Ucok sudah jelaskan tentang tanggung jawab kita kepada para relawan "tanya arsen sengaja dengan menatap anggota nya


"siap sudah kapten"


"sudah dengarkan nona"seru arsen penuh penekanan


"kapten saya bisa menjaga diri saya sendiri"tegas Lisa


"sekali tidak maka tidak!!"tegas arsen dengan nada keras


"saya bisa menjaga di..."seru Lisa terpotong


"CUKUP LISA CUKUP!!"Marah arsen keras membuat para anggota termasuk ke lima sahabatnya berlari keluar melihat keadaan kapten Mereka


Marvel kaget bukan main melihat wajah merah emosi kapten di depannya,dan Lisa jangan di tanya rasanya ia ingin menangis mendengarkan ucapan arsen.


"baik kapten,saya minta maaf"seru Lisa dengan suara kecil lalu pergi meninggalkan tempat itu

__ADS_1


__ADS_2