Cinta Jarak Jauh Yang Berujung Miris

Cinta Jarak Jauh Yang Berujung Miris
Pertemuan Ke-2


__ADS_3

Vhirawaty pun yang ditanyai seperti itu terdiam sejenak karna dia fokus membalas chat dari seseorang yang dia temui malam itu.


Sampai dia tak sadar kalau Imarin bertanya kepadanya.


Karna tak kunjung ada jawaban dari pertanyaaannya, Imarin pun memanggil sahabatnya itu teriak dan membuyarkan lamunan sahabatnya yang lagi asyik dengan ponselnya.


"Vhir" panggil Imarin dengan nada keras


Vhirawaty pun kaget dan hampir hp nya terjatuh.


"Ngelamun ajha kamu nih" kata Imarin membuyarkan lamunan sahabatnya itu.


" Ya Allah Im, jantungku bisa copot kalau kamu kaya gitu trus" Sahut Imarin dengan nada ngos-ngosan karna kagetnya.


"Lagian kamu sih Vhir, ditanya malah diam-diam wae, kupikir kamu pingsan tau" Jawab Imarin.


" Hemm, kamu nih ya Im"


"Kenapa Vhir" Tanya Imarin


Tiba-tiba motor melaju didepan motor Imarin secara tiba-tiba yang membuat Imarin hampir menabrak orang tersebut. Sontak Imarin pun mengrem mendadak saking kagetnya.


"Astagfirullah" Ucap Imarin dengan jantung yang berdetak kencang karna saking kagetnya dia.


"Astagfirullah, itu orang nyebrang gak liat-liat motor kiri kanan dulu" Ucap Vhirawaty menimpali ucapan Imarin.


"Hemm,, Itu motor tiba-tiba lewat Vhir tanpa ada klakson" Ucap Imarin memberi tahu sahabatnya itu.


" Bener-bener deh kalau ibu-ibu mah slalu benar memang, mungkin ini jalanan milik nenek moyang nya kali makanya gak hati-hati bawanya" Ucap Vhirawaty ngomel liat tingkah laku ibu-ibu yang tadi nyebrang asal-asalan.


*****


Beberapa menit kemudian setelah kejadian tadi yang membuat jantung Imarin hampir copot.


Tibalah mereka ketempat yang mereka tuju yaitu alun-alun kota.


Kak Rey pun yang kemungkinan semenjak tadi menunggu mereka menghampiri mereka yang baru nyampe dengan balutan kemeja warna cream yang membuat kak Rey terlihat tambah ganteng.


"Dek, ayok kita duduk disana" ajak Kak Rey sambil menunjuk sebuah meja yang mana disana ada seorang laki-laki yang sedang duduk juga.


"Ya kak" Sambil mengikuti langkah Kak Rey sambil malu-malu.


"Silahkan duduk dek" Ucap Kak Rey mempersilahkan duduk.

__ADS_1


"Ya silahkan duduk gak usah malu-malu boasa saja, saya teman nya Rey kok" Ucap temannya Kak Rey mempersilahkan.


" Hehe Terimakasih kak" Sambil segera untuk duduk ditempat yang dipersilahkan sama Kak Rey dan temannya itu.


"Mau minum apa dek?" Tanya Kak Rey


" Apa ajha kak" Jawab Imarin


Kak Rey pun pergi memesan minuman untuk kami berdua beserta dengan beberapa makanan.


Sesaat kemudian setelah Kak Rey memesan, makanan dan minumannya pun datang yang diantarkan oleh seorang penjual yang cantik.


Dan temannya Kak Rey pun menggoda penjual tersebut. Dengan mengatakan boleh minta nomornya dek??


Tapi penjual tersebut, hanya membalas godaan temannya Kak Rey dengan senyum tipis saja sambil berlalu kembali kejualannya.


Dibalik itu Kak Rey tak henti-hentinya menatap wajah Imarin dengan penuh cinta, sedangkan Imarin hanya bisa tertunduk malu tak berani angkat wajahnya.


"Im, ayok makan-makanannya sayang kan dah dibeli kalau kita gak icip" Ucap Vhirawaty.


" Ya betul tuh dek, ayok dimakan makanannya" Ucap Kak Rey mempersilahkan kami untuk menyantap makanan yang dia pesankan.


"Hehe saya kak" Jawab Imarin dengan nada malu-malu gitu.


" Walah-walah malu-malu toh karna ada kita berdua disini??" Tanya temannya itu dengan nada menggoda


"Biasa ajha lah ngapain harus malu sama kamu" Jawab Kak Rey


"Ya kali ajha kan mau ngmong serius jadi gak jadi efek kita berdua yang ada disini" Jawab Vhirawaty sambil tertawa.


"Aisss Vir kami ini baru kenalan kemaren laj jadi biasa ajha lah" Jawab Imarin memberitahu sahabatnya itu.


****


Setelah berbincang-bincang berempat tak sengaja Kak Rey mata nya menatap menuju kelokasi yang lampunya remang-remang dan disana Kak Rey tidak sengaja melihat dua muda-mudi yang sedang asyik memadu kasih berdua saling adu jotos.


"Hey hey liat coba ke arah remang-remang disana" Kata Kak Rey menginstruksikan ke teman-temannya secara berbisik-bisik


Imarin dan kawan-kawannya pun sontak semuanya menoleh ke arah sana dan ternyata disana terlihat dua pemuda-pemudi yang sedang memadu kasih sampai tidak memperhatikan kalau ada orang lain yang memperhatikan tingkah mereka.


"Astagfirullah" ucap Imarin


"Wishh asyik betul mereka tuh ya?" tanya Vhirawaty

__ADS_1


"Ya asyik betull, padahal ini kan tempat umum meskipun gelap kan tatap kelihatan apa yang mereka lakukan" Jawab Kak Rey.


"Amit-amit deh gue kaya gitu" Ucap Vhirawaty


"Jangan bilang amit-amit kita doakan saja lah mereka agar mendapat hidayah Allah" Ucap Imarin memberi nasehat ke Vhirawaty.


" Ya ya Bu Ustazah" Jawab Vhirawaty mengiyakan apa yang dikatakan oleh sahabatnya itu.


"Maaf ya dek, mengajakmu ketempat yang pemandangannya kurang mengenakkan" Ucap Kak Rey meminta maaf karna telah mengajak kelokasi yang dimana kami mendapatkan pemandangan yang tak layak dipandang mata dan tak sepantasnya untuk dilakukan.


"Bukan Kak Rey yang salah, tapi merekalah yang tidak tau mau melakukan hal yang seperti itu di tempat yang tidak layak" Jawab Imarin meyakinkan kalau Kak Rey gak salah apa-apa.


"Ya betul tuh kata Imarin, Kak Rry gak salah sama sekali tapi merekalah yang salah" Ucap Vhirawaty meyakinkan Kak Rey dan membenarkan apa yang dikatakan sahabatnya itu.


Setelah beberapa jam berbincang tak terasa jam pun sudah menunjukkan pukul 10.00 malam dan waktunya untuk pulang.


Setelah meneguk minuman dan mencicipi beberapa makanan yang sudah dipesankan oleh kak Rey.


Imarin dan Vhirawaty pun pamit untuk pulang dan memberi salam pamit kepada Ka Rey dan temannya yang super lucu itu.


"Ya dah kak kita pulang dulu ya?" Ucap Imarin pamit.


" Ya dek, hati-hati dijalan ya kapan-kapan bisa ketemu lagi kan?" Tanya Kak Rey berharap bisa ketemu lagi dilain waktu


"InsyaAllah ya kak jika waktunua mendukung" Jawab Imarin.


"Semoga ajha waktunya mendukung dek untuk kita bisa berjumpa lagi" Ucap Kak Rey penuh harap untuk bisa bertemu lagi.


" Emm, tenang ajha kak ntar saya yang paksa Imarin untuk ketemu sama kak lagi kalau dia gak mau" Ucap Vhirawaty menimpali Kak Rey smabil tertawa terbahak-bahak.


"Hey kamu minta nomor mu donk, kita dah berbincang dari tadi tapi lupa minta nomormu saking asyik nya mengobrol sama kamu" ucap temannya Kak Rey sambil menyodorkan hp nya ke arah Vhirawaty.


"Emm, nih kutulis nomorku jangan hanya dijadikan pajangan ya nomor ku di hp mu" Ucap Vhirawaty.


" Ntar q hubungi ya!" Jawab temannya kak Rey.


Tiba-tiba segerombolan genk motor datang dan sontak membuat Imarin, Vhira, Kak Rey dan temannya Kak Rey melirik kearah suara genk motor itu.


Dan tiba-tiba saja genk motornya tepat berhenti didepan kami.


Entah apa yang menyebabkan genk motor itu tiba-tiba berhenti di depan Kak Rey, temannya kak Rey, Imarin dan Vhir.


Penasaran nantikan jawabannya diepisode berikurnya ya!

__ADS_1


__ADS_2