Cinta Jarak Jauh Yang Berujung Miris

Cinta Jarak Jauh Yang Berujung Miris
Penasaran


__ADS_3

Disaat Vhirawaty yang masih bingung dengan ketidakhadiran nya Imarin beberapa hari ini.


Tiba-tiba Rahel mengetuk pintu rumah nya Vhirawaty. Dan Vhir pun langsung menuju pintu untuk membukakan Rahel pintu nya.


Dan Vhirawaty kaget melihat kedatangan Rahel yang tiba-tiba ke rumah nya.


"Assalamualaikum Vhir" Ucap Rahel sambil tersebut.


"Wa'alaikumussalam" Jawab Vhir dengan muka heran melihat kedatangan nya Rahel.


"Maaf ya ganggu Vhir, ini ada sedikit buah untuk mama mu" Ucap Rahel sambil menyodorkan buah nya ke Imarin.


"Terimakasih banyak ya Hel, ngga usah repot-repot gini" Sahut Vhir sambil mengambil buah yang dibawa oleh Rahel.


"Ngga repot kok Vhir itu hanya sedikit oleh-oleh kecil ajha untuk mama mu" Ucap Rahel


"Sekali lagi terimakasih ya Hel, besok-besok kalau mau berkunjung tidak usah repot-repot Hel, InsyaAllah pintu rumah ku selalu terbuka untuk mu" Ucap Vhirawaty sambil tersenyum.


"Ya makasih Vhir, Gini Vhir niat kedatangan ku disini ada yang mau ku tanyakan ke kamu sedikit" Rahel ngomong nya agak tersendat-sendat dan jeda nya lumayan lama.


"Ada apa Hel, kamu mau nanya apa ke aku?" Tanya Vhirawaty, tapi sebenarnya Vhirawaty mengerti arah pertanyaan nya Rahel kemana.


"Gini Vhir, kamu kan lumayan dekat dengan Dania, gimana hubungan Dania sama Andi saat ini" Tanya Rahel agak ragu untuk mengatakannya.


"Gimana ya Hel, aku kurang tau tuh. Emang ya sih aku dekat sama Dania. Tapi masalah pacar nya aku kurang tau Hel. Bukannya kamu mantan nya Andi ya??" Tanya Vhirawaty.


"Emm ya Hel, tapi Andi mutusin aku setelah semua nya kuberikan ke dia dan alasan dia mutusin aku hanya karna dia sudah tidak tertarik lagi dengan ku karna dia mencintai Dania" Jawab Rahel menjelaskan alasannya diputusin sepihak oleh Andi.


"Walahh,, jadi Andi mutusin kamu secara sepihak Hel??" Tanya Vhirawaty kaget mendengar penjelasannya Rahel.


"Ya Vhir, Andi mutusin gue secara sepihak dengan alasan yang tidak bisa kuterima sama sekali" Ucap Rahel sambil menitikkan air matanya


"Kejam sekali ya Andi, bisa-bisa nya dia begitu sama kamu. Habis manis sepah di buang kaya kata pepatah lama, Hel" Ucap Vhirawaty prihatin mendengar penjelasan nya Rahel.


"Mungkin dia bukan jodohmu Hel, Jadi ikhlasin saja lah Dia. InsyaAllah Allah akan mengganti Dia dengan yang lebih baik" Lanjut Vhirawaty menguatkan Rahel atas tindak semena-mena nya Andi.


"Emang sih Andi termasuk cowok paling ganteng dan tajir di sekolah, tapi sikap nya yang seperti itu bikin ilfel saja palagi sikap suka morotin cewek-cewek nya" Ucap Batin Vhirawaty menggerutu.


"Vhir kamu ngapain ngelamun?" Tegur Rahel ke Vhirawaty yang bengong.


"Astagfirullah" Ucap Vhirawaty kaget.


Vhirawaty yang kaget karna lamunannya dibuyarkan oleh Rahel yang menepuk pundak nya. Langsung berdiri untuk mengambilkan Rahel minuman karna sejak tadi mengobrol dia belum menyuguhkan minum untuk Rahel.


"Bentar ya Hel, aku ambilkan kamu minum dulu" Ucap Vhir


"Ngga usah repot-repot Vhir" Jawab Rahel.


"Ndak merepotkan kok Hel, hanya nyuguhin minuman doank" Ucap Vhirawaty sambil menuju ke dapur rumah nya untuk mengambil air minum untuk Rahel.


Rahel pun duduk manis sambil menunggu Vhirawaty pergi mengambil minum.

__ADS_1


Disaat Rahel melihat salah satu foto yang terpajang disana, Dia heran kenapa disalah satu foto itu, ada foto Arif sedang duduk berdua bersama dengan Vhirawaty.


Rahel pun syok melihat foto tersebut dan heran ada hubungan apa Vhirawaty dengan Arif kenapa mereka bisa foto berdua dan dipajang di ruang keluarga.


Vhirawaty pun kembali dengan membawa beberapa minuman dan snack.


"Hey, Hel. Liatin apa sih kok kaya orang heran gitu" Tanya Vhirawaty ke Rahel.


"Emm, liatin foto kamu dengan laki-laki itu Vhir"Jawab Rahel.


"Owchhh foto itu, itu mah foto lama Hel. Tapi masih di pajang ajha sama mama" Jawab Vhirawaty singkat.


" ngomong-ngomong laki-laki yang disamping kamu yang difoto itu siapa Vhir?" Tanya Rahel.


"Owchhh itu Kak Arif, Hel" Jawab Dania.


" Maksudnya itu kak loe, Vhir?" Tanya Rahel ke Vhirawaty lagi.


"Ya Hel dia kakak kandung ku,tapi..." Perkataan Vhirawaty terhenti.


"Tapi kenapa Vhir?" Tanya Rahel penasaran.


"Tapi dia sudah meninggal, Hel" Jawab Vhirawaty sedih.


"Kalau boleh tau meninggalnya karna apa Vhir?" Tanya Rahel penasaran.


Karna dulu saat kelas satu Rahel pernah berpacaran dengan Arif kakak nya Vhitawaty. Tetapi Rahel memutuskan Arif demi bisa bersama dengan Andi.


Jadi sekarang Rahel seakan kena karma nya karna memperlakukan Arif seperti itu.


Sekarang dia diperlakukan seperti itu juga sama Andi.


Yang mana Andi lebih memilih Dania dan meninggalkan dirinya hanya untuk bisa bersama dengan Dania.


Dan karna dia diperlakukan seperti itu sama Andi. Dia pun kesel sama Dania karna sudah membuat Andi meninggalkan dirinya.


*****


Saat Rahel bertanya seperti itu ke Vhirawaty, Vhirawaty terdiam. Dia bingung harus menjawab apa karna pertanyaan Rahel seakan mengingatkan nya terhadap penyebab kematian kakak nya itu.


"Vhir loe kok diam, maaf ya kalau pertanyaan gue mengingatkan loe terhadap kakak loe" Ucap Rahel merasa bersalah karna sudah bertanya seperti itu kepada Vhirawaty.


"Ndak apa-apa Hel, Tapi maaf aku belum bisa menceritakan penyebab kematian kakak ku Hel. Karna kematian nya tidak wajar" Jawab Vhirawaty memberitahu Rahel kalau kakak nya meninggal secara tidak wajar.


"Maaf ya Hel. Aku bertanya seperti itu" Ucap Rahel meminta maaf ke Vhirawaty.


"Ya Hel, gak apa-apa. Ayok diminum Hel minumannya" Sambil menyodorkan minuman beserta makanan yang dia bawa tadi.


"Makasih Vhir, aku minum ya minumannya" Ucap Rahel sambil mengambil minuman yang disuguhkan oleh Vhirawaty.


Rahel pun meminum minuman yang disuguhkan oleh Rahel.

__ADS_1


"Wahh, seger banget minumannya Vhir" Puji Rahel.


"Ya donk, kan itu dibuah nya diambil langsung dari hasil kebun sendiri" Jawab Vhirawaty.


"Hah kebun sendiri?" Rahel kaget mendengar jawaban Vhirawaty.


"Loe punya kebun buah-buahan, Vhir?" Tanya Rahel.


"Ya Hel. Aku punya kebun buah-buahan dibelakang rumah. Jadi kalau mau bikin juz tinggal aku petik buah nya kebelakang rumah" Ucap Vhirawaty.


"Loe mau lihat kebun buah ku, Hel" Tanya Vhirawaty menawarkan Rahel untuk melihag kebun buah nya


"Waduh aku takut melihat nya, Vhir. Takut hya aku pengen petik ntar buah nya buat kubawa pulang" Ucap Rahel.


"Hahaha kubawa buah untuk mu dan kamu memberikan buah juga untukku" Ucap Rahel sambil menepuk jidatnya pelan.


"Ya gak apa-apa, Hel" Ucap Vhirawaty sambjl menarik tangan Rahel menuju kebun buahnya.


Sampai dikebun buah, Rahel terkesima melihat pemandangan yang indah karna kebun tersebut dipenuhi dengan berbagai pohon buah dan bunga-bunga indah.


"Woww, indah sekali pemandangan nya Vhir" Ucap Rahel kagum melihat kebun buah nya Vhirawaty yang begitu indah ditambah bunga-bunga yang ditanam disetiap sisi pohon buah tersebut.


Sehingga menambah keindahan kebun tersebut. Ditambah dengan kicau burung yang hinggap di ranting-ranting tersebut, membuat kebun tersebut semakin terlihat sejuk dan indah dipandang mata.


Rahel sangat kagum melihat pamandangan yang indah tersebut. Sehingga menyuruh Vhirawaty untuk mengambil gambar nya beberapa kali untuk mengabadikan momen nya pertama kali ke kebun buah nya Vhirawaty.


"Tapi ingat ya Hel" Ucapan Vhirawaty tiba-tiba terhenti karna tak enak hati untuk memberitahu Rahel tentang pantangan nya disaat sudah memasuki kebun tersebut.


"Ada apa Vhir?" Tanya Rahel


"Ndak ada apa-apa kok, Hel"Jawab Vhirawaty.


Rahel heran melihat tingkah Vhirawaty yang tiba-tiba berubah kaya orang ketakutan setelah mengambil gambar dirinya berfose di kebun milik nya.


"Kamu kenapa Vhir?, Kok kaya orang takut gitu" Tanya Rahel kebingungan.


"Emm, ntar q jelasin Hel. Ayok kita balik ke rumah Hel" Ajak Vhitawaty.


"Ayok Vhir, toh intinya aku sudah dapat gambar momen di kebun indah mu Vhir" Sahut Rahel bangga karna udah mendapatkan potret momen nya di kebun Vhirawaty.


Karna jarang-jarang dia berkunjung ke rumah Vhirawaty. Apalagi sih Vhirawaty adalah teman dekat nya Dania.


Jadi dia tidak mau ketemu dengan Dania. Disaat sedang berkunjung ke rumah Vhirawaty.


Karna kalau melihat Dania, rasa nya dia pengen menjambak rambut gadis itu . Karna Rahel belum terima kalau dirinya diputusin hanya karna Andi tertarik dengan Dania.


Alasannya sungguh tidak bisa diterima oleh Rahel. Karna dirinya sudah berkorban banyak untuk Andi.


Dan Andi sama sekali tidak pernah menghargai perjuangan Rahel tersebut.


Selama dua tahun menjalin hubungan ternyata Andi hanya menjadikan Rahel sebagai ATM pribadi nya yang kapan saja bisa dia gunakan untuk membayar keperluan nya.

__ADS_1


__ADS_2