Cinta Jarak Jauh Yang Berujung Miris

Cinta Jarak Jauh Yang Berujung Miris
Keterlambatan


__ADS_3

Disaat pikiran dan hatinya Imarin tak sejalan yang mana hatinya menginginkan itu tapi pikirannya menginginkan yang itu.


Tak terasa matahari sudah terik dan dirinya terlambat bangun lagi. Dan jam dinding pun menunjukkan pukul 08.00 itu menandakan dia sudah sangat terlambat untuk masuk sekolah dan akhirnya dia memutuskan untuk tidak pergi sekolah saja.


Seharian dirumah Imarin hanya tidur-tiduran sambil main Hp.


Sepulang orang sekolah Dania berhenti tepat didepan rumah Imarin. Dania diantar pacarnya yang rumahnya dekat dengan sekolah.


Setelah Dania selesai mengobrol dengan pacarnya. Dia pun kerumah Imarin dan bertemu dengan ibu Imarin.


Lalu Dania bertanya kenapa Imarin gak datang sekolah, Ibunya Imarin pun menjawab dia terlambat bangun. Ada tuh dia didalam langsung masuk ajha Dania ke kamarnya.


"Imarin"teriak Dania memanggil nama Imarin


"Masuk Dania" Jawab Imarin dari dalam kamarnya.


"Dasar loh ya, gak gue dateng kerumah loe malah gak datang sekolah kamu"Ucap Dania


"Wishh, loe dah sembuh kupikir kamu masih sakit" Ucap Imarin


"Yang sakit tuh loe, liat ajha loe gak kesekolah" Jawab Dania ngeledek sahabatnya.


"Gak lah aku terlambat bangun ajha tadi, daripada nyampe sekolah aku diomelin ya lebih baik aku gak usah pergi sekolah ajha" Ucap Imarin.


Setelah beberapa saat mengobrol Dania pun pamit pulang karna mau pergi belanja isi kiosnya.


"Ya udah ya Im, aku pulang dulu jangan lupa temanin aku ketemuan ya besok ke Desa B" Ucap Dania meminta Imarin untuk menemaninya ketemuan dengan pacarnya.


"Yes, jemput ajha lah aku" Balas Imarin.


"Baik-baik nyai ratu aku jemput kamu besok jam 09.00 ya?" Kata Dania


"Baiklah ntar q siap-siap dari jam 08.00 deh" Jawab Imarin.


"Ya dah bye, aku pulang dulu jangan lupa besok ajha deh kamu" ucap Dania mengingatkan lagi.


"Baik-baik, hati-hati dijalan loe awas kesandung gak jadi ketemuan kamu besok kalau kecelakaan lagi" Ledek Imarin Ke sahabatnya itu.


Disaat Dania sedang jalan menuju rumahnya, tiba-tiba ada satu cowok menghampirinya untuk meminta nomornya.


"Hello cewek manis boleh minta nomormu gak?" Tanya cowok itu.

__ADS_1


"Emm, maaf kak saya sudah pacar"Jawab Dania


"Walah dah punya pacar toh, ya deh boleh donk jadi selingkuhanmu?" Tanyanya lagi.


"Maaf kak, saya tidak mau selingkuhin paacra saya karna saya sangat sayang sama pacar saya" Ucap Imarin menolak tawaran cowok tadi.


Setelah ditolak beberapa kali, akhirnya cowok itu pun melajukan motornya tanpa pamit dulu.


Dan Dania pun tiba dirumahnya.


Didepan rumah Dania banyak anak-anak kampus depan rumahnya yang datang belanja lalu duduk diteras depan rumahnya sambil memakan snack yg dibeli dari warung Dania sendiri.


"Assalamualaikum" Ucap Dania memberi salam


Lalu segera masuk dan langsung menuju kamarnya dan berganti pakaian agar baju sekolahnya tidak kotor karna akan dipakai lagi besok untuk pergi sekolah.


Setelah Dania berganti pakaian, Dania menunu daput untuk mencari makanan karna sangat lapar sekali dan disana Ibunya tenryata masak daging ayam digoreng crispy.


"Wah mantap nih lauknya"Ucap Dania sambil menurunkan lauknya lalu mengambil nasi yg ada dimegicomnya.


Setelah Dania selesai makan, Dania pun segera mengambil nota belanjaan yang harus dia beli untuk isi kiosnya dan ada banyak barang yang harus Dia beli yang ditulis oleh ayahnya.


Dania pun menyalakan motornya lalu pergi sambil membawa nota belanjaan yang sudah ditulis ayahnya.


Sesampai di toko Dania langsung menujy kasit dan menyerahkan nota yang dikasih ayahnya ke kasir.


Lalu kasir pun memanggip karyawan untuk menyediakan barang-barang yang sesuai dengan yang ada di nota belanjaan yang diserahkan oleh Dania.


Sambil menunggu barang-barangnya siap Dania pun menghampiri pacarnya yang sudah ada didepan toko.


"Hey, datang darimana nuh?" tanya dania dengan muka senyum.


"Dari rumah lah sayang, pas kamu telpon langsung on the way kesini aku tau" Jawab pacarnya Dania


"Emm, ya kutelpon kamu karna aku kangen banget lah sama kamu, makanya disela sibukku aku tetap ajak kamu ketemuan meskipun didepan toko gini sih" Ucap Dania sambil tersenyum manja gitu.


" Ya ya sayangku aku juga kangen banget lah sama kamu" Ucap pacarnya Dania sambil mengelus rambut Dania dengan penuh kasih sayang.


"Emmm, pengen dipeluk sayangku" Ucap Dania


"Ihhh, jangan disini sayangku malu lah banyak orang" Ucap cowoknya sambil melirik kanan kiri melihat situasi.

__ADS_1


"Kesana bentar yok sayangku" ajak cowoknya sambil menarik tangan Dania.


"Kemana" Tanya Dania


"Kesana, udah ayok kamu naik" Sambil menarik tangan Dania agar segera naik.


Dania pun naik kemotor pacarnya, lalu pacarnya pun melajukan motornya kearah yang rumahnya.


"Udah nyampe sayang ayok turun" Ucap cowoknya sambil menstandar motornya


Dania pun belum turun juga, lalu cowoknya turun duluan.


Setelah itu cowoknya memeluk Dania dan menunjuk ke arah burung hantu kesayangan nya sambil memegang tangan Dania dan disaat Dania melihat burung hantunya. Andj mencium pipi Dania dengan penuh cinta. Dania pun masih fokus ke burung hantu peliharaan pacarnya itu. Si Andi pun fokus melihat wajah Dania yang sangat cantik dan manis disaat tersenyum yang membuat dia tak bosan memandang pacarnya itu.


Dania pun hanya bisa menikmati pemandangan burung hantu dan dia sangat ingin menyentuh burung hantu nya, dan dia merengek ke pacar nya agar dikasih memegang burung hantu nya atau setidaknya melihat nya dari dekat saja.yang dilakukan oleh pacarnya itu.


Tanpa sadar Sania pun mengarahkan tangan nya ke dalam keranjang burung hantu nya, setelah pacarnya menurunkan dari tempat burung hantu itu digantung.


"achhh sayang" ucap Dania berteriak disaat burung hantu nya mengendus tangan nya.


Mendengar teriakan Dania, pacarnya pun berkata "jangan masukin tangan mu maka nya sayang ntar kamu digigit loh" Ucap pacarnya menakut-nakuti Dania yang tanpa sengaja barusan dia memasukkan tangan nya ke dalam sangkat burung itu di taruh.


Dania pun mengangguk dan tidak melakukan hal itu lagi dan dia hanya memperhatikan burung hantu nya hanya dari luar saja.


Disaat sedang asyik-asyik nya melihat burung hantu tersebut. Dania pun takut melihat burung hantu itu karna tiba-tiba mengeluarkan suara yang serem. Dania pun berteriak memanggil Andi yang pada saat itu sedang duduk dokurai yang tak jauh dari tempat Dania melihat burung itu.


Sontak karna melihat burung hantu tersebut mengeluarkan suara nya Dania pun segera menuju Andi . Andi yang kaget mendengat teriakan Dania pun segera menuju ke Dania karna takut terjadi apa-apa dengan Dania. Saat Dania sudah berada dipelukannya. Andi pun berusaha bertanya kepada Dania.


"Ada apa sayang??"


"Kenapa kamu berteriak tiba-tiba?" Tanya pacarnya heran.


"Burung hantunya mengeluarkan suara serem banget sayang ku, maka nya aku takut dengernya" Ucap Dania dengan nada takut dan mimik wajahnya pun sangat terlihat ketakutan.


"Ya udah sayang, ayok kita balik sudah ya lihat burung hantu nya kalau gitu karna mungkin belanjaanmu sudah siap semua" Ajak cowoknya sambil memegang tangan Dania


"Ayok sayang" Ucap Dania sambil memeluk cowoknya dan melirik lagi ke arah burung hantu itu.


"Apaan sayang, jangan dilihat lagi burung hantu nya ntar kamu teriak lagi. Ntar tetangga pikir aku apa-apain kamu lagi" Ucap Andi sambil menutup mata Dania agar tidak bisa melihat burung hantu nya.


"Aku pengen liat bentar sayang" Rengek Dania

__ADS_1


"Ya udah bentar doank ya jangan lama-lama ntar kamu takut lagi liat burung hantu nya" Ucap cowoknya sambil melepas tangan nya yang menutup mata Dania karna takut Dania ketakutan lagi.


__ADS_2