
Erika Riani gadis cantik dengan tinggi 162 cm dan memiliki postur tubuh yang kurus. Erika Riani kadang memacari satu genk. Yang mana jika dia putus dari pacar sebelumnya maka dia akan pacaran lagi dengan temannya mantannya itu.
Terkadang karna sifatnya yang begitu membuat hancur persahabatan seseorang. Karna mantannya yang tidak terima dia berpacaran dengan temannya sendiri.
Tapi hanya satu yang tidak bisa ditaklukkan oleh Erika Riani yaitu Reyhan Diningrat. Yang mana saat ini sedang dekat dengan Imarin. Tapi Imarin masih ragu dengan perasaannya Reyhan terhadapnya.
Padahal Reyhan masih menunggu jawaban dari Imarin mengenai ungkapan hatinya yang dia ungkapkan disaat pertemuan keduanya.
Erika Riani mendengar kedekatan Imarin dengan Reyhan membuatnya cemburu. Karna dia susah-susah mengejar Reyhan dan bahkan dia rela pacaran dengan temannya Reyhan hanya untuk bisa dekat dengan Reyhan.
Tapi sekarang dia malah mendengarkan berita yang tidak enak dari Vhirawaty mengenai kedekatan Reyhan dan Imarin.
Setelah beberapa saat Erika Riani termenung mendengarkan info dari Vhirawaty mengenai kedekatannya Reyhan dengan Imarin.
Imarin pun penasaran dari mana Imarin bisa mengenal Reyhan.
"Apa dari peristiwa malam itu?" Tanya Erika dalam batinnya.
"Tapi kalau dari peristiwa malam itu, aku kan selalu ada bersama mereka. Dan Imarin diam-diam ajha karna malu" Erika bertanya-tanya dalam batinnya.
"Achhhh sial, kenapa harus dekat dengan Imarin sih sahabatku sendiri?" Kesal Erika sambil meremas-meremas daun yang ada ditangannya.
Temannya pun yang sedang duduk bersamanya heran melihat tingkahnya yang aneh yang tiba-tiba meremas daun yang tak bersalah itu.
"Ehh,, Erika loe kenapa?" Tanya Vhira yang melihat muka Erika terlihat kusut.
"Muka loe kaya benang kusut tau, Er" Ledek Risma Aggraeni.
" Ya nih sih, Er. Mutt loe gampang banget sih berubah padahal tadi tertawa terbahak-bahak?" Ucap Ranita Rania Untari.
"Achhhh kalian semua menyebalkan" Ucap Erika kesel lalu meninggalkan teman-temannya yang sedang asyik mengobrol sambil memperhatikan Imarin yang masih mengobrol dengan Pak Budi.
"Dasar mutt tidak jelas" Sahut Risma.
"Aneh banget tuh anak. Kaya orang kesurupan ajha" Ucap Dania sambil geleng-geleng melihat mut sahabatnya itu yang cepat sekali berubah.
"Ada apa ya dengan dia?" Tanya Vhirawaty
__ADS_1
"Entahlah aneh banget tuh anak" Jawab Risma.
"Tunggu Tunggu... tadi kan Vhira ngomongin kedekatannya Imarin dengan Reyhan. Trus muka Erika cemberut gitu pas tau itu dan tingkahnya mulai kelihatan aneh" Ucap Ranita
"Bener juga tuh, aku merhatiin raut wajah Erika berubah setelah Vhira omongin kedekatan Imarin dan Reyhan" Sahut Afiqa.
"Walahhh walahh apa Erika suka ya sama Reyhan?" Tanya Vhira.
"Bisa jadi tuh, Vhir" sahut Risma.
"Bahaya. Jangan sampai persahabatan kita hancur hanya karna mereka berdua menyukai cowok yang sama" Ucap Vhira khawatir.
"Ya jangan sampai deh. Palagi kan sih Erika orangnya gampang emosian gitu" Sahut Afiqa.
"Semoga ajha sih Erika bisa menerima Imarin bersama dengan Reyhan" Timpal Risma.
"Ya semoga ajha deh. Tapi aku yakin kalau Imarin belum ada rasa sama Kak. Reyhan karna sampai sekarang dia belum menjawab perasaannya Kak Rey" Ucap Vhira memberitahu sahabatnya yang lain.
"Ya kita gak tau isi hati anak itu soalnya kan dia introvert orangnya, Imarin gak suka menceritakan masalah pribadinya ke kita-kita dan kalaupun kita tau info paling dari loe Vhir karna dia selalu sama loe" Sahut Risma.
"Emmm, betul tuh yang dikatakan Risma" Sahut Ranita dan Afiqa membenarkan apa uang diucapkan Risma.
"Ya ya Pak Budi ngomongin apaan sih sama Imarin?" Tanya Afiqa heran juga.
"Entahlah mungkin Pak Budi lagi ungkapin perasaannya kali tuh" Sahut Risma.
"Emmm, Bisa jadi" Jawab Ranita.
"Daripada kalian pada bertanya-tanya sendiri disini, mendingan kalian samperin gih Iamrin ke sana terus tanya langsung apa yang mereka obrolin" Jawab Vhira yang sedari tadi mendengarkan pertanyaan-pertanyaan dari teman-temannya itu.
"Idichhh Vhira nih nyuruh kita ganggu keromantisan orang ajha" Sahut Dania.
"Lah daripada kalian penasaran disini. Kalau nanya nya disini ya mana ada jawabannya, kecuali kalau ada bisikan aneh dari Jin" Pinta Vhira.
Setelah beberapa saat mereka asyik mengobrol dan bertanya-tanya perihal Imarin dan Pak Budi yang mengobrolnya lama banget
Imarin pun datang menghampiri mereka yang sedang asyik membahas dirinya sejak tadi.
__ADS_1
"Loh kok pada diam? Obrolin apa sih tadi aku datang kok tiba-tiba diam kalian??" Tanya Imarin heran karna pas dia mendekat ke sahabatnya malah mereka semua diam tidak bicara lagi.
"Ngomongin gue ya?" Tanya Imarin lagi.
"Ya tuh si Dania penasaran sama isi obrolan loe dan Pak Budi" Jawab Risma.
"Ya, Im. Loe Obrolin apa ajha sih sama Pak Budi kok lama banget?" Tanya Vhira.
"Itu Pak Budi nanya. Gue mau lanjutin kemana? terus dia kasih saran beberapa Universitas terbaik di kota XXX dan dia juga memberitahu aku kalau pergaulan di kota kejam. Jadi, Pak Budi memberi nasehat supaya aku bisa jaga diri baik-baik dikota orang" Ucap Imarin memberitahu apa yang dia obrolin dengan Pak Budi.
"Loh kok Pak Budi ngasih nasehatnya ke loe ajha ya, Im?" Tanya Dania
"Ya ke kita-kita kok gak? Padahal kan kita juga anak muridnya perlu nasehat juga dari Pak ganteng itu" Ungkap Ranita.
"Ya Pak Budi nih pilih kasih ihh" Ucap Afiqa sambil mengerutkan hidungnya.
"Emm mana aku tau Pak Budi, kalian tanya ke orangnya gih. Mumpung orangnya masih duduk disana" Jawab Imarin
" Loe ajha yang nanya, Im. Loe kan anak murod kesayangannya Pak Budi" Titah Risma.
"Malu lah gue, Ris. Tadi ajha pas duduk disamping beliau gue pengen sesegera mungkin pergi dari sana" Jawab Imarin.
Beberapa saat kemudian setelah menjawab beberapa pertanyaan brutal dari sahabatnya. Imarin tersadar kalau Erika tidak ada ngumpul bersama dengan mereka.
"Ngomong-ngomong Erika kemana? kom gak ngumpul bareng kalian?" Tanya Imarin.
"Tadi sih Erika ngumpul sama kita-kita dan asyik becanda-becanda. Tapi saat Vhira omongin kedekatan loe dengan Kak Rey mukanya langsung ditekuk lalu pergi"Jawab Dania menjelaskan kenapa Erika tidak ada bersama dengan mereka.
"Kalian ini ember sih. Jelas Erika kesel lah karna kan dia tub suka sama Kak Rey" Ucap Imarin memberitahu sahabatnya.
"Hah Erika suka sama Kak. Rey? Loe tau darimana?" Tanya Dania kaget mendengarkan apa yang dikatakan Imarin. Karna setahu Dania, Erika berpacaran dengan temannya Kak. Rey.
"Kak Reyhan yang kasih tau" Sahut Imarin
Para sahabatnya pun terdiam mendengarkan apa yang dikatakan oleh Imarin. Mereka seakan tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Imarin barusan benar adanya.
Hello Readerss..
__ADS_1
Jangan lupa like, coment, vote and favorutnya ya!