Cinta Kayla

Cinta Kayla
Bab.25


__ADS_3

Kayla menghela nafas sepenuh dada demi menetralkan kembali perasaan nya yang begitu bergemuruh dan menyesakkan dada.


Tangan Kayla pun hingga terkepal kuat demi manahan cairan bening yang meronta ronta ingin keluar dari tempatnya bersembunyi.


"Nah Kay perkenalkan ini Bapak Bagasditya Prasmono Aji,beliau ini yang akan menjadi atasan kita terlebih kamu Kay.Dan Pak Bagas perkenalkan ini Kayla Maheswari,sekertaris yang akan membantu Bapak mulai saat ini"jelas Rizal yang membangunkan Kayla dari lamunan nya dan hal itu Kayla pergunakan untuk menetralkan perasaan nya.


"Baiklah,terima kasih atas penjelasan nya dan untuk kamu selamat bergabung diperusahaan kami semoga kita bisa bekerja sama dengan baik"ujar Bagas masih dengan nada dingin nya.


"Iya Pak,terima kasih sambutan nya"jawab Kayla mencoba sekuat tenaga menampilkan senyuman yang seolah olah tidak pernah terjadi apa apa diantara mereka.


"Baiklah kalau begitu jika tidak ada lagi yang bisa kami bantu,kami permisi dulu Pak"Rizal pun kembali membawa Kayla keluar dari ruangan yang begitu menyesakkan dada untuk Kayla.


Keduanya pun keluar dari ruangan itu setelah Bagas menganggukan dari kepalanya sebagai jawaban untuk Rizal.


"Nah Kay selamat bekerja ya semoga pekerjaan kamu lancar hari ini,saya pamit kembali keruangan saya"

__ADS_1


"Iya Pak,terima kasih bantuan nya"


Rizal pun meninggalkan Kayla untuk kembali keruangan nya dan Kayla pun mencoba mengalihakan perasaan nya pada setumpuk pekerjaan yang sudah menunggunya di atas meja.


Sedangkan Bagas sendiri masih termenung dikursi kebesaran nya.Jujur Bagas cukup syok dengan kehadiran Kayla dikantornya apalagi saat ini gadis itu bekerja sebagai sekertaris yang merupakan orang kedua setelah Rizal yang akan terus berada disamping nya.


Dan hal itu cukup membuatnya risau kala disudut hatinya yang terdalam masih tersimpan nama gadis itu.Bahkan kehadiran Sandra pun tak mampu menghapus nama nya dari dalam hati Bagas.


Bagas pun segera meraih berkas yang sudah ada di atas meja nya guna mengalihkan pikiran nya terhadap keberadaan Kayla saat ini.Dimana Bagas tinggal membuka pintu ruangan nya untuk bisa menatap wajah cantik nan ayu milik Kayla.


Kayla merenggangkan seluruh otot tubuhnya yang begitu terasa pegal setelah seharian hanya duduk dan menatap layar laptop yang diperuntukan untuk membantu Kayla dalam menjalankan tugasnya.


Sebuah senyuman tampil diwajah cantiknya saat sebuah panggilan telpon dari orang yang selama ini mendukungnya dan begitu mencintainya muncul dilayar ponselnya dengan nama My ❤ tertera dilayar ponsel itu.


"Assalamualaikum Mas"ucap Kayla saat sambungan telpon itu sudah tersambung setelah Kayla menekan tombol hijau.

__ADS_1


"Wa'alaikumsalam sayang,makan siang yuukk.Aku tunggu dibawah"jawabnya yang menambah binar bahagia diwajah cantik Kayla.


"Baiklah,aku turun sekarang ya"Kayla pun meraih tas slempang miliknya dan bergegas beranjak menuju ke lift yang akan membawanya kelantai bawah dimana Daniel sudah menunggunya.


Saat Kayla masuk kedalam lift bertepatan dengan Bagas yang keluar dari ruangan nya.Bagas mengernyitkan dahinya saat melihat meja tempat Kayla bekerja sudah kosong.


"Kemana dia?"tanya nya bergumam sendiri lalu melanjutkan langkah nya menuju keruangan sang asisten.


"Zal,Kayla kemana?"tanya Bagas begitu masuk kedalam ruangan milik Rizal yang membuat si mpunya ruangan terlonjak kaget.


"Ya Ampun Gas,bisa nggak kalau masuk ruangan orang tuh ya ketuk pintu dulu?bikin kaget saja.Lagian mana aku tahu dia kemana,inikah jam makan siang pasti dia pergi kekantin atau nggak ke cafe diluar buat makan siang"gerutu Rizal yang benar benar dibuat kaget oleh Bagas.


"Kamu juga bisa nggak sih panggil atasan itu yang benar?lagian itu sekertaris baru kok nggak sopan banget sih?atasan masih kerja dia sudah main kabur aja"gerutunya lagi yang entah kenapa begitu kesal saat tidak mendapati Kayla di mejanya.


"Kamu kenapa sih?ga sopan apanya?dia melakukan itu sudah sesuai dengan prosedur kontrak kerja.Lagi pula sejak kapan sekertaris makan siang nunggu dulu atasannya keluar?ya mending kalau keluar kalau atasan nya gila kerja kaya kamu bisa mati itu anak orang nungguin atasan nya keluar ruangan cuma buat ngisi perut"jawab Rizal yang tidak kalah kesal dengan ulah Bagas yang begitu aneh menurutnya.

__ADS_1


__ADS_2